alexametrics
29.9 C
Kudus
Sunday, July 24, 2022

Siswa Libur, Guru Tetap Masuk

JEPARA – Libur akhir semester gasal bagi siswa TK, SD, dan SMP dimulai sejak kemarin (20/12). Rencananya, para siswa tersebut diberi jatah libur hingga Jumat (31/12). Dalam selang waktu tersebut, para siswa tidak diperkenankan liburan ke luar kota. Sementara bagi guru, terutama guru sekolah negeri tetap masuk ke sekolah. Bila kedapatan liburan, tak segan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Jepara bakal memberi sanksi.

Sanksinya bisa berupa teguran. “Jadi tidak ada libur. Guru kan masuknya pegawai negeri sipil (PNS). Jadi mereka itu ya jam kerjanya tidak boleh dikurangi,” terang Kepala Disdikpora Jepara Agus Tri Harjono kemarin (20/12).

Sebagai dasarannya, Agus telah mengeluarkan Surat Edaran terkait kebijakan libur semester gasal bagi sekolah. Dalam edaran tersebut diatur beberapa hal. “Namun kunci utamanya ada di kepala sekolahnya. Kontrolnya di situ,” imbuh Agus.

Baca Juga :  Sopan Santun dan Hormat pada Guru

Oleh sebab itu, dirinya berharap selama masa libur kali ini bisa dimanfaatkan siswa maupun guru. “Di sekolah itu mungkin guru bisa mengonsep pemberlajaran di semester depan nanti seperti apa. Sementara anak bisa belajar di rumah masing-masing, bisa dari keluarga misalnya,” papar Agus.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Disdikpora Jepara ada beberapa poin yang disampaikan. Mulai dari pembagian rapor siswa bisa dilakukan mulai 18 Desember hingga maksimal 7 Januari 2022. Sementara lama liburnya sekitar sebelas hari. Rencananya, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) awal semester genap tahun ajaran 2021/2022 bakal kembali digelar mulai Senin (3/1) 2022. Semua sekolah dilarang memberikan tambahan hari libur dan memberi libur atau cuti kepada para guru. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Libur akhir semester gasal bagi siswa TK, SD, dan SMP dimulai sejak kemarin (20/12). Rencananya, para siswa tersebut diberi jatah libur hingga Jumat (31/12). Dalam selang waktu tersebut, para siswa tidak diperkenankan liburan ke luar kota. Sementara bagi guru, terutama guru sekolah negeri tetap masuk ke sekolah. Bila kedapatan liburan, tak segan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Jepara bakal memberi sanksi.

Sanksinya bisa berupa teguran. “Jadi tidak ada libur. Guru kan masuknya pegawai negeri sipil (PNS). Jadi mereka itu ya jam kerjanya tidak boleh dikurangi,” terang Kepala Disdikpora Jepara Agus Tri Harjono kemarin (20/12).

Sebagai dasarannya, Agus telah mengeluarkan Surat Edaran terkait kebijakan libur semester gasal bagi sekolah. Dalam edaran tersebut diatur beberapa hal. “Namun kunci utamanya ada di kepala sekolahnya. Kontrolnya di situ,” imbuh Agus.

Baca Juga :  Praktik Baik Guru TK Berdedikasi

Oleh sebab itu, dirinya berharap selama masa libur kali ini bisa dimanfaatkan siswa maupun guru. “Di sekolah itu mungkin guru bisa mengonsep pemberlajaran di semester depan nanti seperti apa. Sementara anak bisa belajar di rumah masing-masing, bisa dari keluarga misalnya,” papar Agus.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Disdikpora Jepara ada beberapa poin yang disampaikan. Mulai dari pembagian rapor siswa bisa dilakukan mulai 18 Desember hingga maksimal 7 Januari 2022. Sementara lama liburnya sekitar sebelas hari. Rencananya, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) awal semester genap tahun ajaran 2021/2022 bakal kembali digelar mulai Senin (3/1) 2022. Semua sekolah dilarang memberikan tambahan hari libur dan memberi libur atau cuti kepada para guru. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/