alexametrics
29.8 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Membangun Bangsa dengan Pendidikan Karakter

PENDIDIKAN merupakan hal yang memang dianggap penting di dunia. Karena di dunia ini, membutuhkan orang-orang yang memiliki pendidikan, supaya bisa membangun dan memajukan negaranya masing-masing. Namun tidak hanya itu. Pendidikan karakter juga begitu diutamakan, karena orang-orang di zaman sekarang ini, tidak hanya melihat betapa tinggi pendidikan atau gelar yang sudah diraih. Tapi untuk karakter dari peribadi dari setiap orang.

Pada awalya proses pendidikan di sekolah bisa dibilang masih banyak yang mementingkan aspek kognitifnya dari pada psikomotoriknya. Tak sedikit guru-guru di setiap sekolah yang hanya mengejar, supaya terlihat formalitasnya. Tanpa mengajarkan etika-etika yang baik yang harus dilakukan yang dapat diterapkan ketika bersosialisasi di masyarakat.

Di dalam buku mengenai Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences) oleh Daniel Goleman dijelaskan, kecerdasan emosional dan sosial di dalam kehidupan dibutuhkan 80 persen, sedangkan kecerdasan intelektual hanya 20 persen. Dalam hal ini, pendidikan karakter dibutuhkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan beradab. Bukan kehidupan yang malah dipenuhi dengan perilaku biadab. Jadi, terpikirlah oleh para ahli apa yang dikenal dengan pendidikan karakter.


Tidak sedikit pilar karakter yang harus ditanamkan kepada anak-anak penerus bangsa, yaitu tentang kejujuran. Memang kejujuran merupakan hal yang sangat utama dan harus ditanamkan ke diri sendiri maupun ke pribadi anak-anak. Ini harus ditanamkan karena memang kejujuran merupakan benteng dari semua hal.

Baca Juga :  Dengan Alat Peraga Belajar Matematika akan Mudah dan Cepat Dimengerti

Tidak hanya itu, tapi juga ada pilar karkater mengenai keadilan. Sekarang seperti yang bisa kita lihat begitu banyak muncul masalah-masalah ketidakadilan. Terutama di negara kita ini Indonesia. Kemudian harus ditanamkan juga pilar karakter, seperti rasa hormat ke kakak kelasnya dan kakak kelas juga akan menyayangi adik adik kelasnya. Juga dengan teman seangkatan mempunyai rasa saling menghargai. Supaya tercipta dunia pendidikan yang ramah dan terhidar dari tawuran antarteman maupun antara siswa sekolah lain.

Namun, saat ini sudah banyak sekolah di Indonesia yang telah mengajarkan pendidikan karakter yang juga menjadi mata pelajaran khusus di sekolah. Para siswa diajarkan cara yang sifatnya untuk ke orang tua, para guru, dan juga lingkungan di tempat hidupnya.

Semoga dengan menerapkan pendidikan karakter di sekolah, semua potensi kecerdasan anak akan berdasarkan karakter. sehingga bisa membawa siswa menjadi penerus bangsa. Seperti negara yang bebas dari korupsi, ketidakadilan, dan masalah masalah yang lain.

Tak hanya itu, tapi juga menjadi bangsa yang berpegang teguh kepada karakter yang kuat dan beradab. Meski mendidik karakter tidak semudah itu, seperti membalikan telapak tangan. Untuk itu, ajarkan kepada anak bangsa pendidikan karakter sejak sedini mungkin. (*)

PENDIDIKAN merupakan hal yang memang dianggap penting di dunia. Karena di dunia ini, membutuhkan orang-orang yang memiliki pendidikan, supaya bisa membangun dan memajukan negaranya masing-masing. Namun tidak hanya itu. Pendidikan karakter juga begitu diutamakan, karena orang-orang di zaman sekarang ini, tidak hanya melihat betapa tinggi pendidikan atau gelar yang sudah diraih. Tapi untuk karakter dari peribadi dari setiap orang.

Pada awalya proses pendidikan di sekolah bisa dibilang masih banyak yang mementingkan aspek kognitifnya dari pada psikomotoriknya. Tak sedikit guru-guru di setiap sekolah yang hanya mengejar, supaya terlihat formalitasnya. Tanpa mengajarkan etika-etika yang baik yang harus dilakukan yang dapat diterapkan ketika bersosialisasi di masyarakat.

Di dalam buku mengenai Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences) oleh Daniel Goleman dijelaskan, kecerdasan emosional dan sosial di dalam kehidupan dibutuhkan 80 persen, sedangkan kecerdasan intelektual hanya 20 persen. Dalam hal ini, pendidikan karakter dibutuhkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan beradab. Bukan kehidupan yang malah dipenuhi dengan perilaku biadab. Jadi, terpikirlah oleh para ahli apa yang dikenal dengan pendidikan karakter.

Tidak sedikit pilar karakter yang harus ditanamkan kepada anak-anak penerus bangsa, yaitu tentang kejujuran. Memang kejujuran merupakan hal yang sangat utama dan harus ditanamkan ke diri sendiri maupun ke pribadi anak-anak. Ini harus ditanamkan karena memang kejujuran merupakan benteng dari semua hal.

Baca Juga :  Peran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Masa Kini

Tidak hanya itu, tapi juga ada pilar karkater mengenai keadilan. Sekarang seperti yang bisa kita lihat begitu banyak muncul masalah-masalah ketidakadilan. Terutama di negara kita ini Indonesia. Kemudian harus ditanamkan juga pilar karakter, seperti rasa hormat ke kakak kelasnya dan kakak kelas juga akan menyayangi adik adik kelasnya. Juga dengan teman seangkatan mempunyai rasa saling menghargai. Supaya tercipta dunia pendidikan yang ramah dan terhidar dari tawuran antarteman maupun antara siswa sekolah lain.

Namun, saat ini sudah banyak sekolah di Indonesia yang telah mengajarkan pendidikan karakter yang juga menjadi mata pelajaran khusus di sekolah. Para siswa diajarkan cara yang sifatnya untuk ke orang tua, para guru, dan juga lingkungan di tempat hidupnya.

Semoga dengan menerapkan pendidikan karakter di sekolah, semua potensi kecerdasan anak akan berdasarkan karakter. sehingga bisa membawa siswa menjadi penerus bangsa. Seperti negara yang bebas dari korupsi, ketidakadilan, dan masalah masalah yang lain.

Tak hanya itu, tapi juga menjadi bangsa yang berpegang teguh kepada karakter yang kuat dan beradab. Meski mendidik karakter tidak semudah itu, seperti membalikan telapak tangan. Untuk itu, ajarkan kepada anak bangsa pendidikan karakter sejak sedini mungkin. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/