alexametrics
24.7 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah

SALAH satu dimensi kompetensi kepala sekolah adalah kewirausahaan. Dalam hal ini bermakna untuk kepentingan pendidikan yang bersifat sosial, bukan untuk kepentingan bisnis yang mengkomersilkan sekolah. Kewirausahaan dalam bidang pendidikan yang diperhatikan adalah karakteristiknya, seperti inovatif, bekerja keras, motivasi yang kuat, pantang menyerah, kreatif untuk mencari solusi terbaik, dan memiliki naluri kewirausahaan. Semua karakteristik tersebut bermanfaat bagi Kepala Sekolah dalam mengembangkan, mencapai keberhasilan, melaksanakan tupoksi, menghadapi kendala, dan mengelola kegiatan sekolah.

Kewirausahaan adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru secara kreatif dan inovatif untuk mewujudkan nilai tambah. Kreatif berarti menghasilkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Inovatif berarti memperbaiki, memodifikasi, atau mengembangkan sesuatu yang sudah ada. Nilai tambah berarti memiliki nilai lebih dari sebelumnya.

Tujuan pengembangan kewirausahaan bagi Kepala Sekolah adalah agar kepala sekolah inovatif, kerja keras, memiliki motivasi kuat, pantang menyerah, dan kreatif dalam mencari solusi terbaik sehingga mampu menjadi contoh bagi warga sekolahnya. Kewirausahaan merujuk pada sifat dan ciri-ciri yang melekat pada individu berkemauan keras untuk mewujudkan dan mengembangkan gagasan kreatif dan inovatif ke dalam kegiatan yang bernilai. Jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimiliki oleh usahawan, tetapi juga setiap orang yang berpikir kreatif dan bertindak inovatif.


Menjadi wirausahawan berarti memiliki kemauan dan kemampuan menemukan dan mengevaluasi peluang, mengumpulkan sumber daya, dan bertindak untuk memperoleh keuntungan dari peluang itu. Mereka berani mengambil risiko yang telah diperhitungkan dan menyukai tantangan dengan risiko moderat. Wirausahawan percaya diri dan teguh pada kemampuannya mengambil keputusan yang tepat. Kemampuan mengambil keputusan inilah yang merupakan ciri khas dari wirausahawan.

Baca Juga :  Pembelajaran Cooperative Script Meningkatkan Aktivitas Belajar IPS

Ada dua jenis dimensi kewirausahaan. Pertama, kualitas dasar kewirausahaan meliputi kualitas daya pikir, daya hati, dan daya fisik. Kedua, kualitas instrumental kewirausahaan yakni penguasaan lintas disiplin ilmu. Seseorang yang ingin menjadi wirausahawan sukses tidak cukup hanya memiliki kualitas dasar kewirausahaan, tetapi  butuh penguasaan disiplin ilmu. Kepala sekolah harus memiliki pengetahuan luas di bidang pekerjaan yang menjadi kewenangan dan tanggung jawabnya.

Cara-cara mengembangkan kewirausahaan melalui tahap-tahap berikut. Pertama, melakukan evaluasi diri tentang tingkat kepemilikan kewirausahaan. Selanjutnya ditempuh dengan cara belajar. Selain itu juga dapat dilakukan melalui berpikir sendiri, membaca, kursus pendek, belajar dari wirausahawan sukses, pengamatan langsung, mengikuti seminar, menyimak acara-acara kewirausahaan di televisi, dan sebagainya.

Manfaat kompetensi kewirausahaan bagi Kepala Sekolah antara lain sebagai berikut. Dapat menciptakan kreativitas dan inovasi bagi pengembangan sekolah. Memotivasi untuk bekerja keras dalam mencapai keberhasilan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang efektif. Memberikan motivasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan dalam melaksanakan tupoksi sebagai kepala sekolah. Menjadikan pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala sekolah. Menjadi teladan bagi warga sekolah, khususnya tentang kewirausahaan.

Untuk menjadi wirausahawan yang sukses, Kepala Sekolah harus memiliki tiga kompetensi pokok yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan. Ketiga kompetensi tersebut saling berkaitan. Pengetahuan adalah kumpulan informasi yang disimpan di otak dan dapat dipanggil jika dibutuhkan. Keterampilan adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan. Sikap adalah sekumpulan kualitas karakter yang membentuk kepribadian seseorang. Kepala sekolah yang tidak memiliki ketiga kompetensi tersebut akan gagal sebagai wirausahawan sukses.

Semoga bermanfaat, suskes menjadi Kepala Sekolah yang berjiwa kewirausahaan. (*)

SALAH satu dimensi kompetensi kepala sekolah adalah kewirausahaan. Dalam hal ini bermakna untuk kepentingan pendidikan yang bersifat sosial, bukan untuk kepentingan bisnis yang mengkomersilkan sekolah. Kewirausahaan dalam bidang pendidikan yang diperhatikan adalah karakteristiknya, seperti inovatif, bekerja keras, motivasi yang kuat, pantang menyerah, kreatif untuk mencari solusi terbaik, dan memiliki naluri kewirausahaan. Semua karakteristik tersebut bermanfaat bagi Kepala Sekolah dalam mengembangkan, mencapai keberhasilan, melaksanakan tupoksi, menghadapi kendala, dan mengelola kegiatan sekolah.

Kewirausahaan adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru secara kreatif dan inovatif untuk mewujudkan nilai tambah. Kreatif berarti menghasilkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Inovatif berarti memperbaiki, memodifikasi, atau mengembangkan sesuatu yang sudah ada. Nilai tambah berarti memiliki nilai lebih dari sebelumnya.

Tujuan pengembangan kewirausahaan bagi Kepala Sekolah adalah agar kepala sekolah inovatif, kerja keras, memiliki motivasi kuat, pantang menyerah, dan kreatif dalam mencari solusi terbaik sehingga mampu menjadi contoh bagi warga sekolahnya. Kewirausahaan merujuk pada sifat dan ciri-ciri yang melekat pada individu berkemauan keras untuk mewujudkan dan mengembangkan gagasan kreatif dan inovatif ke dalam kegiatan yang bernilai. Jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimiliki oleh usahawan, tetapi juga setiap orang yang berpikir kreatif dan bertindak inovatif.

Menjadi wirausahawan berarti memiliki kemauan dan kemampuan menemukan dan mengevaluasi peluang, mengumpulkan sumber daya, dan bertindak untuk memperoleh keuntungan dari peluang itu. Mereka berani mengambil risiko yang telah diperhitungkan dan menyukai tantangan dengan risiko moderat. Wirausahawan percaya diri dan teguh pada kemampuannya mengambil keputusan yang tepat. Kemampuan mengambil keputusan inilah yang merupakan ciri khas dari wirausahawan.

Baca Juga :  Mengajar Literasi Numerasi untuk Sukses AKM

Ada dua jenis dimensi kewirausahaan. Pertama, kualitas dasar kewirausahaan meliputi kualitas daya pikir, daya hati, dan daya fisik. Kedua, kualitas instrumental kewirausahaan yakni penguasaan lintas disiplin ilmu. Seseorang yang ingin menjadi wirausahawan sukses tidak cukup hanya memiliki kualitas dasar kewirausahaan, tetapi  butuh penguasaan disiplin ilmu. Kepala sekolah harus memiliki pengetahuan luas di bidang pekerjaan yang menjadi kewenangan dan tanggung jawabnya.

Cara-cara mengembangkan kewirausahaan melalui tahap-tahap berikut. Pertama, melakukan evaluasi diri tentang tingkat kepemilikan kewirausahaan. Selanjutnya ditempuh dengan cara belajar. Selain itu juga dapat dilakukan melalui berpikir sendiri, membaca, kursus pendek, belajar dari wirausahawan sukses, pengamatan langsung, mengikuti seminar, menyimak acara-acara kewirausahaan di televisi, dan sebagainya.

Manfaat kompetensi kewirausahaan bagi Kepala Sekolah antara lain sebagai berikut. Dapat menciptakan kreativitas dan inovasi bagi pengembangan sekolah. Memotivasi untuk bekerja keras dalam mencapai keberhasilan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang efektif. Memberikan motivasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan dalam melaksanakan tupoksi sebagai kepala sekolah. Menjadikan pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala sekolah. Menjadi teladan bagi warga sekolah, khususnya tentang kewirausahaan.

Untuk menjadi wirausahawan yang sukses, Kepala Sekolah harus memiliki tiga kompetensi pokok yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan. Ketiga kompetensi tersebut saling berkaitan. Pengetahuan adalah kumpulan informasi yang disimpan di otak dan dapat dipanggil jika dibutuhkan. Keterampilan adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan. Sikap adalah sekumpulan kualitas karakter yang membentuk kepribadian seseorang. Kepala sekolah yang tidak memiliki ketiga kompetensi tersebut akan gagal sebagai wirausahawan sukses.

Semoga bermanfaat, suskes menjadi Kepala Sekolah yang berjiwa kewirausahaan. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/