alexametrics
25.9 C
Kudus
Wednesday, May 25, 2022

Tak Ada Sistem Sif, Sekolah di Kudus Gelar US Gunakan Paper

KUDUS – Siswa kelas VI SD dan kelas IX tingkat SMP menjalani ujian sekolah (US) sejak kemarin hingga Sabtu (23/4). Mata pelajaran (mapel) kemarin, bahasa Indonesia serta Pendidikan Agama dan BP. Ujian kali ini, siswa tatap muka. Tidak seperti dua tahun sebelumnya yang daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tiap sekolah sudah mempersiapkan ruang ujian. Kali ini menggunakan paper atau lembar jawab komputer (LJK). Tidak berbasis komputer. Namun, sekolah tetap mempersiapkan Satgas Covid-19 untuk memantau siswa dengan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada mengatakan, US kali ini serentak SD dan SMP. Biasanya jadwal ujian SD pada Mei, tapi sekarang diajukan.


”Baik SD maupun SMP tatap muka semua. Bedanya, kalau SMP sehari dua mata pelajaran. Sedangkan SD sehari satu mapel (mata pelajaran). Yang penting selama menjalani ujian siswa tetap menjaga kondisi, karena bertepatan dengan puasa,” pesan Harjuna.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di SMP 1 Kudus kemarin, sekolah sudah mempersiapkan petugas khusus dari OSIS maupun tenaga kependidikan yang stanby untuk mengontrol situasi sekolah selama US berjalan.

Baca Juga :  Perbaikan Sekolah di Undaan Kudus Tak Masuk Prioritas

Kepala SMP 1 Kudus Ahadi Setyawan mengatakan, sementara untuk kelas VII dan VIII belajar di rumah, karena ruangan digunakan ujian. ”Jumlah siswa kelas IX ada 266 siswa. Ujiannya tidak dengan sistem sif. Semua masuk pagi. Durasi mengerjakan soal selama dua jam dan sehari dua mapel,” ujarnya.

Dia menjelaskan, US ini bukan 100 persen penentu kelulusan. Namun, sebagai syarat kelulusan. ”Jadi, siswa tetap harus sungguh-sungguh dalam mengerjakan ujian,” jelasnya.

Ditambahkan, US kali ini SMP 1 Kudus menggunakan 16 ruang. Masing-masing yang hanya diisi 16 siswa.

Terpisah, Kepala SMP 4 Kudus Supena mengatakan, US di sekolahnya diikuti 209 siswa kelas IX menggunakan 11 ruang. Rinciannya, ruang 1-10 diisi 20 siswa dan satu ruang 11 diisi sembilan siswa. (san/lin)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Siswa kelas VI SD dan kelas IX tingkat SMP menjalani ujian sekolah (US) sejak kemarin hingga Sabtu (23/4). Mata pelajaran (mapel) kemarin, bahasa Indonesia serta Pendidikan Agama dan BP. Ujian kali ini, siswa tatap muka. Tidak seperti dua tahun sebelumnya yang daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tiap sekolah sudah mempersiapkan ruang ujian. Kali ini menggunakan paper atau lembar jawab komputer (LJK). Tidak berbasis komputer. Namun, sekolah tetap mempersiapkan Satgas Covid-19 untuk memantau siswa dengan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada mengatakan, US kali ini serentak SD dan SMP. Biasanya jadwal ujian SD pada Mei, tapi sekarang diajukan.

”Baik SD maupun SMP tatap muka semua. Bedanya, kalau SMP sehari dua mata pelajaran. Sedangkan SD sehari satu mapel (mata pelajaran). Yang penting selama menjalani ujian siswa tetap menjaga kondisi, karena bertepatan dengan puasa,” pesan Harjuna.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di SMP 1 Kudus kemarin, sekolah sudah mempersiapkan petugas khusus dari OSIS maupun tenaga kependidikan yang stanby untuk mengontrol situasi sekolah selama US berjalan.

Baca Juga :  Tak Bisa Kembalikan Uang, Sopir di Kudus Akhiri Hidup Gantung Diri

Kepala SMP 1 Kudus Ahadi Setyawan mengatakan, sementara untuk kelas VII dan VIII belajar di rumah, karena ruangan digunakan ujian. ”Jumlah siswa kelas IX ada 266 siswa. Ujiannya tidak dengan sistem sif. Semua masuk pagi. Durasi mengerjakan soal selama dua jam dan sehari dua mapel,” ujarnya.

Dia menjelaskan, US ini bukan 100 persen penentu kelulusan. Namun, sebagai syarat kelulusan. ”Jadi, siswa tetap harus sungguh-sungguh dalam mengerjakan ujian,” jelasnya.

Ditambahkan, US kali ini SMP 1 Kudus menggunakan 16 ruang. Masing-masing yang hanya diisi 16 siswa.

Terpisah, Kepala SMP 4 Kudus Supena mengatakan, US di sekolahnya diikuti 209 siswa kelas IX menggunakan 11 ruang. Rinciannya, ruang 1-10 diisi 20 siswa dan satu ruang 11 diisi sembilan siswa. (san/lin)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/