alexametrics
30.8 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Kasus Covid-19 Meningkat, PTM di Jepara Digelar Dua Sif

JEPARA – Seiring kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tetap mengintruksikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tetap jalan. Hanya saja, dibagi dua sif.

Yakni sif pagi sekitar pukul 07.00 hingga pukul 10.00. Dan sif siang sekitar pukul 10.30 hingga pukul 13.30. ”PTM masih jalan. Tapi terbatas. Dibuat 50 persen,” terang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono kemarin.

Sebelum kegiatan PTM diputuskan lanjut, telah dilakukan evaluasi selama tiga hari sejak Senin (14/2). Itu untuk mengambil kebijakan apakah kegiatan PTM Jepara dilanjut atau dihentikan. ”Hasilnya bagus,” tegas Agus.


Bilamana saat proses berjalan didapati ada siswa yang positif, PTM di sekolah tak serta merta dihentikan. Namun hanya satu kelas di mana siswa itu berasal kegiatan PTM-nya diganti menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, tracing pun tetap digencarkan.

Baca Juga :  Gonta Ganti Aturan di Sekolah, Kini Siswa Libur, Guru Masuk

Hal berbeda justru disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah II Provinsi Jateng Sunoto. Sekolah di bawah naungannya, yakni SMA atau SMK di wilayah Jepara dan Demak akan dihentikan tiga hari PTM-nya bila ada siswa atau guru yang positif. Selanjutnya dilakukan evaluasi. Selama itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) dialihkan lewat PJJ.

”Sejauh ini yang pernah lapor di Jepara ada tiga SMA. Yakni SMAN 1 Jepara, SMAN 1 Tahunan, dan SMAN 1 Welahan. Tiga hari off, tapi ini sudah kembali PTM,” ungkapnya.

Namun sejauh ini pihaknya tetap mengikuti intruksi dari Pemkab Jepara untuk menggelar PTM. ”Saat ini PTM masih berlangsung. Kecuali nanti kalau sudah ada (intruksi) dari Pemda kepada kami,” tegasnya. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Seiring kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tetap mengintruksikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tetap jalan. Hanya saja, dibagi dua sif.

Yakni sif pagi sekitar pukul 07.00 hingga pukul 10.00. Dan sif siang sekitar pukul 10.30 hingga pukul 13.30. ”PTM masih jalan. Tapi terbatas. Dibuat 50 persen,” terang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono kemarin.

Sebelum kegiatan PTM diputuskan lanjut, telah dilakukan evaluasi selama tiga hari sejak Senin (14/2). Itu untuk mengambil kebijakan apakah kegiatan PTM Jepara dilanjut atau dihentikan. ”Hasilnya bagus,” tegas Agus.

Bilamana saat proses berjalan didapati ada siswa yang positif, PTM di sekolah tak serta merta dihentikan. Namun hanya satu kelas di mana siswa itu berasal kegiatan PTM-nya diganti menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, tracing pun tetap digencarkan.

Baca Juga :  Optimalisasi Pendidikan Agama Islam di Sekolah

Hal berbeda justru disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah II Provinsi Jateng Sunoto. Sekolah di bawah naungannya, yakni SMA atau SMK di wilayah Jepara dan Demak akan dihentikan tiga hari PTM-nya bila ada siswa atau guru yang positif. Selanjutnya dilakukan evaluasi. Selama itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) dialihkan lewat PJJ.

”Sejauh ini yang pernah lapor di Jepara ada tiga SMA. Yakni SMAN 1 Jepara, SMAN 1 Tahunan, dan SMAN 1 Welahan. Tiga hari off, tapi ini sudah kembali PTM,” ungkapnya.

Namun sejauh ini pihaknya tetap mengikuti intruksi dari Pemkab Jepara untuk menggelar PTM. ”Saat ini PTM masih berlangsung. Kecuali nanti kalau sudah ada (intruksi) dari Pemda kepada kami,” tegasnya. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/