alexametrics
27 C
Kudus
Sunday, May 15, 2022

Tugas Kepala Sekolah di Masa Pandemi Covid-19

AKIBAT adanya pandemi Covid-19, proses pembelajaran di sekolah diganti dengan pembelajaran di rumah. Hal ini memaksa guru untuk melakukan pembelajaran daring. Agar proses pembelajaran berkualitas kepala sekolah memiliki peran yang sangat strategis. Kepala sekolah melalui tugasnya sebagai manajer dan pemimpin di sekolah harus memastikan bahwa siswa terlayani dengan baik dan proses pembelajaran terlaksana  dengan berkualitas.

Berdasarkan SE Mendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Langkah Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan”, dan SE Mendikbud No 4 Tahun 2020 tentang “Pelaksanaan Pendidikan pada masa Covid-19”. Selama pandemi Covid-19 siswa belajar di rumah, dan guru mengajar dari rumah. Sehingga harus dilakukan proses perubahan yang sangat cepat dan melakukan penyesuaian yang sangat cepat dengan kondisi ini. Maka peran dari kepala sekolah dalam memfasilitasi, mendukung, mendorong, monitoring jadi sangat penting dalam rangka menjaga kualitas proses pembelajaran yang akan berlangsung. Tanggung jawab kepala sekolah di masa Covid-19 ini hanya ada satu yaitu menjamin kualitas belajar murid di rumah melalui pelaksanaan fungsi manajemen dan kepemimpinan. Maka dari itu kepala sekolah harus melakukan: Seorang kepala sekolah dalam rangka menjamin kualitas pembelajaran siswa yang ada di rumah pertama harus melakukan perencanaan, di mana perencanaan itu harus dimulai dengan koordinasi titik koordinasi dengan guru, KKKS, dinas dan melakukan update informasi yang terkait dengan aturan-aturan yang nanti berdampak kepada manajemen di sekolah. kemudian harus mengambil langkah konkrit yaitu menugaskan guru melakukan pembelajaran daring.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam perencanaan: Pertama, pemberitahuan kepada orang tua bahwa Siswa belajar di rumah dengan pola belajar yang seperti apa. Kedua, mendata kemampuan guru dalam penguasaan TIK termasuk data kemampuan siswa juga mendata fasilitas yang dimiliki oleh siswa. Fasilitas inilah yang menjadi faktor penentu terlaksananya pembelajaran dari rumah. Ketiga, merancang solusi Bagaimana guru guru yang tidak menguasai TIK. Keempat, meminta guru menyiapkan pembelajaran daring, melakukan sosialisasi pembelajaran daring, melaksanakan pembelajaran daring.Kepala sekolah melakukan pengarahan kepada guru dan staf sekolah. Apa yang diarahkan? Mengarahkan agar memberikan tugas tidak terlalu memberatkan siswa, serta kualitas layanan kepada siswa jangan sampai orang tua siswa menyampaikan keluhan tentang anak-anaknya. Kemudian kepala sekolah melakukan koordinasi secara periodik seminggu sekali melakukan diskusi kepada para guru tentang masalah apa yang dihadapi. Serta kepala sekolah memantau dan melakukan supervisi. kepala sekolah memantau Bagaimana cara pembelajarannya, apakah tugas yang diberikan terlalu berat atau tidak menarik sehingga tidak sesuai dengan kurikulum pembelajaran tersebut. Kepala sekolah juga harus memantau Bagaimana kondisi guru dan siswanya, Apakah siswanya mengalami kesulitan dalam melakukan pembelajaran secara daring.

Baca Juga :  Guling Solusi Tepat Pembelajaran pada Masa Pandemi

Kepala sekolah perlu melakukan evaluasi pengumpulan data pelaksanaan pembelajaran daring. Setelah data terkumpul maka data tersebut dianalisis, dari hasil analisis dapat diketahui bagaimana saja cara pembelajaran yang baik dan tidak baik maka harus dilakukan perbaikan kemudian kepala sekolah merancang tindakan lanjut dalam mengatasi masalah-masalah tersebut untuk menghasilkan pembelajaran daring yang sesuai dan efektif. (*)

AKIBAT adanya pandemi Covid-19, proses pembelajaran di sekolah diganti dengan pembelajaran di rumah. Hal ini memaksa guru untuk melakukan pembelajaran daring. Agar proses pembelajaran berkualitas kepala sekolah memiliki peran yang sangat strategis. Kepala sekolah melalui tugasnya sebagai manajer dan pemimpin di sekolah harus memastikan bahwa siswa terlayani dengan baik dan proses pembelajaran terlaksana  dengan berkualitas.

Berdasarkan SE Mendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Langkah Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan”, dan SE Mendikbud No 4 Tahun 2020 tentang “Pelaksanaan Pendidikan pada masa Covid-19”. Selama pandemi Covid-19 siswa belajar di rumah, dan guru mengajar dari rumah. Sehingga harus dilakukan proses perubahan yang sangat cepat dan melakukan penyesuaian yang sangat cepat dengan kondisi ini. Maka peran dari kepala sekolah dalam memfasilitasi, mendukung, mendorong, monitoring jadi sangat penting dalam rangka menjaga kualitas proses pembelajaran yang akan berlangsung. Tanggung jawab kepala sekolah di masa Covid-19 ini hanya ada satu yaitu menjamin kualitas belajar murid di rumah melalui pelaksanaan fungsi manajemen dan kepemimpinan. Maka dari itu kepala sekolah harus melakukan: Seorang kepala sekolah dalam rangka menjamin kualitas pembelajaran siswa yang ada di rumah pertama harus melakukan perencanaan, di mana perencanaan itu harus dimulai dengan koordinasi titik koordinasi dengan guru, KKKS, dinas dan melakukan update informasi yang terkait dengan aturan-aturan yang nanti berdampak kepada manajemen di sekolah. kemudian harus mengambil langkah konkrit yaitu menugaskan guru melakukan pembelajaran daring.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam perencanaan: Pertama, pemberitahuan kepada orang tua bahwa Siswa belajar di rumah dengan pola belajar yang seperti apa. Kedua, mendata kemampuan guru dalam penguasaan TIK termasuk data kemampuan siswa juga mendata fasilitas yang dimiliki oleh siswa. Fasilitas inilah yang menjadi faktor penentu terlaksananya pembelajaran dari rumah. Ketiga, merancang solusi Bagaimana guru guru yang tidak menguasai TIK. Keempat, meminta guru menyiapkan pembelajaran daring, melakukan sosialisasi pembelajaran daring, melaksanakan pembelajaran daring.Kepala sekolah melakukan pengarahan kepada guru dan staf sekolah. Apa yang diarahkan? Mengarahkan agar memberikan tugas tidak terlalu memberatkan siswa, serta kualitas layanan kepada siswa jangan sampai orang tua siswa menyampaikan keluhan tentang anak-anaknya. Kemudian kepala sekolah melakukan koordinasi secara periodik seminggu sekali melakukan diskusi kepada para guru tentang masalah apa yang dihadapi. Serta kepala sekolah memantau dan melakukan supervisi. kepala sekolah memantau Bagaimana cara pembelajarannya, apakah tugas yang diberikan terlalu berat atau tidak menarik sehingga tidak sesuai dengan kurikulum pembelajaran tersebut. Kepala sekolah juga harus memantau Bagaimana kondisi guru dan siswanya, Apakah siswanya mengalami kesulitan dalam melakukan pembelajaran secara daring.

Baca Juga :  Animaker untuk Pembelajaran Segala Kondisi

Kepala sekolah perlu melakukan evaluasi pengumpulan data pelaksanaan pembelajaran daring. Setelah data terkumpul maka data tersebut dianalisis, dari hasil analisis dapat diketahui bagaimana saja cara pembelajaran yang baik dan tidak baik maka harus dilakukan perbaikan kemudian kepala sekolah merancang tindakan lanjut dalam mengatasi masalah-masalah tersebut untuk menghasilkan pembelajaran daring yang sesuai dan efektif. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/