alexametrics
26.6 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Gonta Ganti Aturan di Sekolah, Kini Siswa Libur, Guru Masuk

KUDUS – Aturan libur semester gasal tahun ajaran 2021/2022 gonta ganti hingga tiga kali. Namun dalam aturan baru, siswa boleh libur, sedangkan guru tetap masuk.

Sebelumnya, siswa libur kemudian ada SE dari Gubernur Jawa Tengah per 7 Desember 2021 yang menyebutkan siswa tidak ada libur dan terbaru pekan ini keluar SE Gubernur Jateng lagi yang menyatakan siswa ada libur semester gasal.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Afri Sofianingrum mengatakan, berdasarkan SE dari Kemendikbudristek menyatakan siswa libur dan guru tetap masuk.


“Salah satu poinnya yakni satuan pendidikan, tetap melaksanakan pembelajaran, pembagian rapor, dan libur sekolah tahun ajaran 2021/2022 sesuai dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Libur akhir semester gasal tahun ajaran 2021/2022 berlangsung mulai 20-31 Desember 2021 dan tidak menambah hari libur tambahan. Surat terbaru Pemprov Jateng tersebut sekaligus mencabut surat edaran Nomor 420/0017039 yang salah satu poinnya libur sekolah akhir semester gasal ditiadakan.

Baca Juga :  Pentingnya Penggunaan Media Pembelajaran dalam KBM

“Kami sesuaikan dengan SE yang berlaku saat ini. Hari ini (red kemarin) kami edarkan surat terbaru. Siswa libur sesuai kalender pendidikan dan tidak memberikan libur tambahan,” terangnya.

Sementara, untuk guru dan tenaga pendidik masih masuk dan tidak diperbolehkan untuk mengajukan cuti jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Seperti aturan yang pertama dan aturan ini sudah fix.

“Ya sempat bingung juga, tiga kali ganti SE dan diedarkan lagi. Memang kami menyesuaikan aturan pusat dan Provinsi Jawa Tengah. Kami tidak membuat aturan sendiri, sesuai pedoman surat edaran. Mohon untuk sekolah bisa segera diiformasikan dan pembagian rapor tetap 18 Desember 2021,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk pembagian rapor teknisnya masing-masing sekolah. Asal tidak terjadi kerumunan dan protokol kesehatan (Prokes) tetap diterapkan. Bisa di sistem sif sesuai kelas. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Aturan libur semester gasal tahun ajaran 2021/2022 gonta ganti hingga tiga kali. Namun dalam aturan baru, siswa boleh libur, sedangkan guru tetap masuk.

Sebelumnya, siswa libur kemudian ada SE dari Gubernur Jawa Tengah per 7 Desember 2021 yang menyebutkan siswa tidak ada libur dan terbaru pekan ini keluar SE Gubernur Jateng lagi yang menyatakan siswa ada libur semester gasal.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Afri Sofianingrum mengatakan, berdasarkan SE dari Kemendikbudristek menyatakan siswa libur dan guru tetap masuk.

“Salah satu poinnya yakni satuan pendidikan, tetap melaksanakan pembelajaran, pembagian rapor, dan libur sekolah tahun ajaran 2021/2022 sesuai dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Libur akhir semester gasal tahun ajaran 2021/2022 berlangsung mulai 20-31 Desember 2021 dan tidak menambah hari libur tambahan. Surat terbaru Pemprov Jateng tersebut sekaligus mencabut surat edaran Nomor 420/0017039 yang salah satu poinnya libur sekolah akhir semester gasal ditiadakan.

Baca Juga :  Jelang Libur Nataru, Sekolah Di-Warning Tak Berlebihan

“Kami sesuaikan dengan SE yang berlaku saat ini. Hari ini (red kemarin) kami edarkan surat terbaru. Siswa libur sesuai kalender pendidikan dan tidak memberikan libur tambahan,” terangnya.

Sementara, untuk guru dan tenaga pendidik masih masuk dan tidak diperbolehkan untuk mengajukan cuti jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Seperti aturan yang pertama dan aturan ini sudah fix.

“Ya sempat bingung juga, tiga kali ganti SE dan diedarkan lagi. Memang kami menyesuaikan aturan pusat dan Provinsi Jawa Tengah. Kami tidak membuat aturan sendiri, sesuai pedoman surat edaran. Mohon untuk sekolah bisa segera diiformasikan dan pembagian rapor tetap 18 Desember 2021,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk pembagian rapor teknisnya masing-masing sekolah. Asal tidak terjadi kerumunan dan protokol kesehatan (Prokes) tetap diterapkan. Bisa di sistem sif sesuai kelas. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/