alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Pentingnya Penguasaan Teknologi Terintegrasi

KEHADIRAN teknologi informasi dan komunikasi pada abad digital membawa dampak yang besar terhadap paradigma pembelajaran. Dampak yang nyata terlihat pada perubahan perencanaan pembelajaran, strategi, standar dan pola interaksi. Integrasi TIK dalam pembelajaran tidak hanya sebagai alat dalam pembelajaran tetapi juga sebagai sumber dalam pembelajaran.

Dalam dunia pendidikan, tuntutan proses pembelajaran yang berkualitas semakin tinggi dan akan terus berkembang seiring dengan adanya perubahan zaman. Salah satu keterampilan mengajar menjadi fokus kompetensi pembelajaran abad ke-21 yaitu dengan ditandainya penguasaan terhadap teknologi. Sulitnya memahami konsep subnetting merupakan permasalahan utama pada pembelajaran Jaringan Dasar. Sebuah kerangka kerja sangat diperlukan untuk memahami dan menggambarkan jenis pengetahuan yang dibutuhkan oleh seorang guru untuk mengefektifkan praktek pedagogi dan pemahaman konsep dengan mengintegrasikan sebuah teknologi dalam pembelajaran.

Desain pembelajaran dengan menggunakan kerangka kerja yang tepat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut karena dapat mempermudah proses pembelajaran. Desain pembelajaran ini melibatkan teknologi agar siswa dapat lebih mudah memahami pengetahuan konsep Jaringan Dasar. Dalam pembelajaran diabad 21 dimana penguasaan teknologi merupakan sebuah keharusan bagi pendidik. Hubungan antara materi pelajaran, pemanfaatan teknologi dan pedagogi tersebut memiliki kekuatan dan daya tarik untuk menumbuhkan pembelajaran aktif yang berfokus pada siswa, sekaligus mengubah konsep pembelajaran yang awalnya teacher center learning menjadi student center learning.


Pengetahuan pedagogi mensyaratkan pemahaman aspek kognitif, afektif, sosial dan pengembangan teori pembelajaran dan bagaimana teori itu dapat diterapkan di dalam proses pembelajaran. Guru hendaknya memahami secara mendalam dan fokus terhadap pedagogi yang dibutuhkan yakni tentang bagaimana siswa memahami dan mengkonstruksi pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Contoh: konstruksivismeScientificDiscovery LearningProblem based Learning, inkuiri terbimbing, tanya jawab, diskusi, presentasi, observasi, praktikum.

Baca Juga :  Dosen Unisnu Jepara Kenalkan Pembelajaran Tahfiz Berbasis Digital

Dasar-dasar teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mensupport pembelajaran. Contohnya, pemanfaatan software, program animasi, internet akses, model molekul, laboratorium virtual dan lain-lain. Untuk itu, guru membutuhkan penguasaan dalam pemprosesan informasi, berkomunikasi dengan TIK dalam pembelajaran. Serangkaian pemahaman bagaimana perubahan pembelajaran terjadi dengan memanfaatkan teknologi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran secara aktif dan dapat membantu serta mempermudah konsep-konsep materi pelajaran. Pengetahuan dasar, pengetahuan teknologi serta trampil dalam menggunaannya untuk mendukung pemahaman materi pelajaran yang dipelajari.

Kemampuan penguasaan teknologi secara terintegrasi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dari komponen-komponen penyusunnya mensyaratkan terjadinya multi interaksi dan kombinasi antar komponen yakni materi pelajaran, pedagogi dan teknologi. Jadi kompetensi yang harus dimiliki guru saat ini adalah penguasaan materi, pedagogi, dan teknologi. Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi akan meningkatkan perhatian peserta didik dan guru dapat melakukan inovasi dalam pembelajaran. (*)

KEHADIRAN teknologi informasi dan komunikasi pada abad digital membawa dampak yang besar terhadap paradigma pembelajaran. Dampak yang nyata terlihat pada perubahan perencanaan pembelajaran, strategi, standar dan pola interaksi. Integrasi TIK dalam pembelajaran tidak hanya sebagai alat dalam pembelajaran tetapi juga sebagai sumber dalam pembelajaran.

Dalam dunia pendidikan, tuntutan proses pembelajaran yang berkualitas semakin tinggi dan akan terus berkembang seiring dengan adanya perubahan zaman. Salah satu keterampilan mengajar menjadi fokus kompetensi pembelajaran abad ke-21 yaitu dengan ditandainya penguasaan terhadap teknologi. Sulitnya memahami konsep subnetting merupakan permasalahan utama pada pembelajaran Jaringan Dasar. Sebuah kerangka kerja sangat diperlukan untuk memahami dan menggambarkan jenis pengetahuan yang dibutuhkan oleh seorang guru untuk mengefektifkan praktek pedagogi dan pemahaman konsep dengan mengintegrasikan sebuah teknologi dalam pembelajaran.

Desain pembelajaran dengan menggunakan kerangka kerja yang tepat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut karena dapat mempermudah proses pembelajaran. Desain pembelajaran ini melibatkan teknologi agar siswa dapat lebih mudah memahami pengetahuan konsep Jaringan Dasar. Dalam pembelajaran diabad 21 dimana penguasaan teknologi merupakan sebuah keharusan bagi pendidik. Hubungan antara materi pelajaran, pemanfaatan teknologi dan pedagogi tersebut memiliki kekuatan dan daya tarik untuk menumbuhkan pembelajaran aktif yang berfokus pada siswa, sekaligus mengubah konsep pembelajaran yang awalnya teacher center learning menjadi student center learning.

Pengetahuan pedagogi mensyaratkan pemahaman aspek kognitif, afektif, sosial dan pengembangan teori pembelajaran dan bagaimana teori itu dapat diterapkan di dalam proses pembelajaran. Guru hendaknya memahami secara mendalam dan fokus terhadap pedagogi yang dibutuhkan yakni tentang bagaimana siswa memahami dan mengkonstruksi pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Contoh: konstruksivismeScientificDiscovery LearningProblem based Learning, inkuiri terbimbing, tanya jawab, diskusi, presentasi, observasi, praktikum.

Baca Juga :  Tumbuhkan Sikap Percaya Diri Siswa dalam Pembelajaran

Dasar-dasar teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mensupport pembelajaran. Contohnya, pemanfaatan software, program animasi, internet akses, model molekul, laboratorium virtual dan lain-lain. Untuk itu, guru membutuhkan penguasaan dalam pemprosesan informasi, berkomunikasi dengan TIK dalam pembelajaran. Serangkaian pemahaman bagaimana perubahan pembelajaran terjadi dengan memanfaatkan teknologi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran secara aktif dan dapat membantu serta mempermudah konsep-konsep materi pelajaran. Pengetahuan dasar, pengetahuan teknologi serta trampil dalam menggunaannya untuk mendukung pemahaman materi pelajaran yang dipelajari.

Kemampuan penguasaan teknologi secara terintegrasi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dari komponen-komponen penyusunnya mensyaratkan terjadinya multi interaksi dan kombinasi antar komponen yakni materi pelajaran, pedagogi dan teknologi. Jadi kompetensi yang harus dimiliki guru saat ini adalah penguasaan materi, pedagogi, dan teknologi. Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi akan meningkatkan perhatian peserta didik dan guru dapat melakukan inovasi dalam pembelajaran. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/