alexametrics
24.1 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Kenalkan Anak Literasi sejak Dini

TAMAN kanak-kanak (TK) sebagai lembaga pendidikan yang berperan memberikan stimulasi yang baik dan bermakna untuk anak usia dini, khususnya kepada anak usia 5 – 6 tahun dalam menyiapkan anak untuk siap memasuki pendidikan lebih lanjut. Pelaksanaan yang terencana dan terprogram harus dimiliki oleh pendidikan taman kanakkanak sesuai dengan tingkat perkembangan anak, minat, dan kebutuhan anak usia dini. Oleh karena itu proses belajar mengajar dalam meningkatkan kemampuan literasi anak harus direncanakan dengan baik dan memberikan stimulasi yang bermakna untuk anak dengan memberikan kesempatan anak belajar dengan aktif, kreatif, dan menyenangkan

Pembelajaran bahasa merupakan salah satu pendidikan yang dibutuhkan anak usia dini, baik untuk proses komunikasi, mencari informasi, menyampaikan informasi, hingga mencapai kesuksesannya di masa depan. Tujuan dari pembelajaran bahasa salah satunya yaitu meningkatkan kemampuan literasi pada anak. Dalam literasi ternyata tidak hanya kemampuan membaca dan menulis melainkan melibatkan komponen bahasa lainnya yaitu menyimak, berbicara dan proses berfikir hingga mampu memahami bacaan. Kemampuan literasi menjadi kebutuhan pokok dan utama bagi setiap orang, maka dari itu diperlukan pendidikan sejak dini untuk memberikan rangsangan pendidikan yang tepat untuk anak.

Pentingnya kemampuan literasi pada anak usia dini yaitu sebagai dasar penentu keberhasilan belajar anak dan kehidupannya. Pemerolehan kemampuan literasi sejak usia dini diharapkan dapat berdampak positif untuk menjadikan anak mencintai budaya membaca, memahami apa yang dibacanya, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menjadikan orang yang sukses di masa depannya. Kemampuan literasi pada anak harus di dukung dengan kualitas pendidikan yang baik. Kualitas pendidikan yang baik, sangat di butuhkan peran guru yang juga berkualitas

Baca Juga :  Problematika Kesejahteraan Guru Honorer

Tahapan literasi awal yang meliputi bahasa lisan dan tulisan serta pengetahuan mengenai angka dan huruf menjadi kunci keberhasilan anak PAUD dalam baca-tulis. Kemampuan tersebut akan menjadi andalan mereka ketika memasuki sekolah dasar. Perkembangan literasi yang baik sangat berkolerasi dengan prestasi anak pada masa yang akan datang. Berdasarkan hal-hal tersebut, anak yang telah terbiasa dikenalkan dengan dunia literasi memiliki kemampuan belajar dan berkomunikasi yang lebih baik. Kebiasaan literasi itu juga akan mempengaruhi kemampuan anak pada saat belajar di sekolah dasar. Kemampuan tersebut akan lebih baik apabila ditambahkan dengan kemampuan memecahkan masalah logis seperti dalam hal berhitung. Melihat begitu banyaknya manfaat yang bisa didapatkan anak ketika mereka diberi literasi sejak awal, orang tua sudah saatnya menerapkan literasi sedini mungkin. Orang tua dapat menambahkan buku bacaan kepada anak, memotivasi anak dan mengevaluasi kemampuan literasi anak di rumah. Praktiknya bisa dimulai ketika anak sedang berada dalam tahap eksplorasi atau ketika mereka sudah mulai berbicara dan mulai mengekspresikan diri melalui bahasa dan berhitung. Perkembangan sosial-emosional, kognitif, bahasa, dan literasi merupakan aspek-aspek penting yang harus dimiliki anak. Aspekaspek tersebut saling berhubungan satu sama lain

Pentingnya Literasi untuk PAUD merupakan dasar yang sangat penting bagi anak usia dini. Dengan adanya literasi anak akan terbiasa dengan baca-tulis. Anak usia dini akan mengalami pembiasaan yang positif. Secara pelahan anak akan mencintai bahan literasinya. Dengan rasa senang anak akan memahami bahan literasi yang dibaca/tulisnya. (*)

TAMAN kanak-kanak (TK) sebagai lembaga pendidikan yang berperan memberikan stimulasi yang baik dan bermakna untuk anak usia dini, khususnya kepada anak usia 5 – 6 tahun dalam menyiapkan anak untuk siap memasuki pendidikan lebih lanjut. Pelaksanaan yang terencana dan terprogram harus dimiliki oleh pendidikan taman kanakkanak sesuai dengan tingkat perkembangan anak, minat, dan kebutuhan anak usia dini. Oleh karena itu proses belajar mengajar dalam meningkatkan kemampuan literasi anak harus direncanakan dengan baik dan memberikan stimulasi yang bermakna untuk anak dengan memberikan kesempatan anak belajar dengan aktif, kreatif, dan menyenangkan

Pembelajaran bahasa merupakan salah satu pendidikan yang dibutuhkan anak usia dini, baik untuk proses komunikasi, mencari informasi, menyampaikan informasi, hingga mencapai kesuksesannya di masa depan. Tujuan dari pembelajaran bahasa salah satunya yaitu meningkatkan kemampuan literasi pada anak. Dalam literasi ternyata tidak hanya kemampuan membaca dan menulis melainkan melibatkan komponen bahasa lainnya yaitu menyimak, berbicara dan proses berfikir hingga mampu memahami bacaan. Kemampuan literasi menjadi kebutuhan pokok dan utama bagi setiap orang, maka dari itu diperlukan pendidikan sejak dini untuk memberikan rangsangan pendidikan yang tepat untuk anak.

Pentingnya kemampuan literasi pada anak usia dini yaitu sebagai dasar penentu keberhasilan belajar anak dan kehidupannya. Pemerolehan kemampuan literasi sejak usia dini diharapkan dapat berdampak positif untuk menjadikan anak mencintai budaya membaca, memahami apa yang dibacanya, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menjadikan orang yang sukses di masa depannya. Kemampuan literasi pada anak harus di dukung dengan kualitas pendidikan yang baik. Kualitas pendidikan yang baik, sangat di butuhkan peran guru yang juga berkualitas

Baca Juga :  Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak Didik

Tahapan literasi awal yang meliputi bahasa lisan dan tulisan serta pengetahuan mengenai angka dan huruf menjadi kunci keberhasilan anak PAUD dalam baca-tulis. Kemampuan tersebut akan menjadi andalan mereka ketika memasuki sekolah dasar. Perkembangan literasi yang baik sangat berkolerasi dengan prestasi anak pada masa yang akan datang. Berdasarkan hal-hal tersebut, anak yang telah terbiasa dikenalkan dengan dunia literasi memiliki kemampuan belajar dan berkomunikasi yang lebih baik. Kebiasaan literasi itu juga akan mempengaruhi kemampuan anak pada saat belajar di sekolah dasar. Kemampuan tersebut akan lebih baik apabila ditambahkan dengan kemampuan memecahkan masalah logis seperti dalam hal berhitung. Melihat begitu banyaknya manfaat yang bisa didapatkan anak ketika mereka diberi literasi sejak awal, orang tua sudah saatnya menerapkan literasi sedini mungkin. Orang tua dapat menambahkan buku bacaan kepada anak, memotivasi anak dan mengevaluasi kemampuan literasi anak di rumah. Praktiknya bisa dimulai ketika anak sedang berada dalam tahap eksplorasi atau ketika mereka sudah mulai berbicara dan mulai mengekspresikan diri melalui bahasa dan berhitung. Perkembangan sosial-emosional, kognitif, bahasa, dan literasi merupakan aspek-aspek penting yang harus dimiliki anak. Aspekaspek tersebut saling berhubungan satu sama lain

Pentingnya Literasi untuk PAUD merupakan dasar yang sangat penting bagi anak usia dini. Dengan adanya literasi anak akan terbiasa dengan baca-tulis. Anak usia dini akan mengalami pembiasaan yang positif. Secara pelahan anak akan mencintai bahan literasinya. Dengan rasa senang anak akan memahami bahan literasi yang dibaca/tulisnya. (*)


Most Read

Artikel Terbaru

/