alexametrics
24.1 C
Kudus
Friday, January 21, 2022

Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Siswa Zaman Milenial

PADA era milenial  yang serba digital  ini  membangun karakter bagi siswa penting dilakukan.  Baik oleh keluarga, sekolah maupun  lingkungan masyarakat. Sehingga harapan untuk mewujudkan pendidikan karakter bagi siswa bisa terwujud. Pendidikan karakter menjadi sangat penting, di mana anak didik kita yang sehari hari bergelut dengan gadget, kebebasan informasi yang tidak terbatas, apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada prilaku negatif. Misalnya praktik kekerasan (bullying), pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obat terlarang dan lain sebagainya.

Pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik guna membangun karakter pribadinya sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Pendidikan karakter identik dengan pendidikan moral, Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) merupakan salah satu  mata pelajaran yang dapat membentuk karakter siswa, disamping pelajaran agama, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat dimana siswa tinggal.

Di era dgital seperti sekarang ini, dimana informasi yang diterima anak didik kita  tidak terbatas,akan membawa dampak  pada perubahan karakter masyarakat tak terkecuali anak didik kita.Oleh karena itu pendidikan karakter perlu diberikan kepada anak didik kita sejak dini.Mengapa kita perlu  memberikan pendidikan karakter pada anak didik pada usia dini? karena tidak semua anak dapat membentuk karakter yang kuat untuk dirinya ditempat lain, selain keluarga dan sekolah.

Pendidikan karakter  berfungsi untuk membentuk karakter peserta didik menjadi pribadi yang bermoral, tangguh, berprilaku baik dan  berakhlak mulia, Sedangkan tujuan pendidikan karakter yang utama adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya beraklak mulia, bertoleransi, bermoral dan senang bergotong-royong. Untuk dapat mewujudkan tujuan pendidikan karakter, terlebih dulu kita harus mengajarkan nilai nilai pembentuk karakter kepada peserta didik meliputi: disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri,jujur,toleransi,cinta tanah air, semangat kebangsaan, cinta damai, peduli social, gemar membaca, sikap demokratis, peduli terhadap lingkungan, jujur dan lain- lain.

Baca Juga :  GWE Asyik, Pembelajaran Menarik

Sebagai seorang guru kita wajib memberikan pendidikan karakter kepada anak didik  disekolah. Contohnya:  setiap pagi hari masuk kelas dibiasakan,piket membersihkan kelas dan lingkungan sekolah, berdoa terlebih dahulu, literasi, menyanyikan lagu wajib, dan melaksanakan salat Dhuha nah, pendidikan karakter yang kita lakukan dengan tindakan nyata ini setidaknya dapat mengantisipasi tindakan kurang baik yang dilakukan anak didik kita. Jadi guru tidak hanya memberikan pendidikan karakter berupa teori-teori saja tetapi juga praktik langsung dengan tindakan nyata dalam kegiatan sehari-hari.

Dari uraian di atas kita menyadari pentingnya pendidikan karakter bagi anak didik kita. Pendidikan karakter yang kita berikan setidaknya dapat mencegah anak didik kita melakukan prilaku yang tidak baik yang dapat merusak masa depan mereka, merusak mental bangsa kita. Marilah teman-teman guru, dosen dan juga orang tua, kita tanamkan nilai-nilai karakter yang baik untuk anak dan anak didik kita. (*)

 

PADA era milenial  yang serba digital  ini  membangun karakter bagi siswa penting dilakukan.  Baik oleh keluarga, sekolah maupun  lingkungan masyarakat. Sehingga harapan untuk mewujudkan pendidikan karakter bagi siswa bisa terwujud. Pendidikan karakter menjadi sangat penting, di mana anak didik kita yang sehari hari bergelut dengan gadget, kebebasan informasi yang tidak terbatas, apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada prilaku negatif. Misalnya praktik kekerasan (bullying), pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obat terlarang dan lain sebagainya.

Pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik guna membangun karakter pribadinya sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Pendidikan karakter identik dengan pendidikan moral, Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) merupakan salah satu  mata pelajaran yang dapat membentuk karakter siswa, disamping pelajaran agama, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat dimana siswa tinggal.

Di era dgital seperti sekarang ini, dimana informasi yang diterima anak didik kita  tidak terbatas,akan membawa dampak  pada perubahan karakter masyarakat tak terkecuali anak didik kita.Oleh karena itu pendidikan karakter perlu diberikan kepada anak didik kita sejak dini.Mengapa kita perlu  memberikan pendidikan karakter pada anak didik pada usia dini? karena tidak semua anak dapat membentuk karakter yang kuat untuk dirinya ditempat lain, selain keluarga dan sekolah.

Pendidikan karakter  berfungsi untuk membentuk karakter peserta didik menjadi pribadi yang bermoral, tangguh, berprilaku baik dan  berakhlak mulia, Sedangkan tujuan pendidikan karakter yang utama adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya beraklak mulia, bertoleransi, bermoral dan senang bergotong-royong. Untuk dapat mewujudkan tujuan pendidikan karakter, terlebih dulu kita harus mengajarkan nilai nilai pembentuk karakter kepada peserta didik meliputi: disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri,jujur,toleransi,cinta tanah air, semangat kebangsaan, cinta damai, peduli social, gemar membaca, sikap demokratis, peduli terhadap lingkungan, jujur dan lain- lain.

Baca Juga :  Penggunaan Kata Kunci dalam Menulis Teks Editorial

Sebagai seorang guru kita wajib memberikan pendidikan karakter kepada anak didik  disekolah. Contohnya:  setiap pagi hari masuk kelas dibiasakan,piket membersihkan kelas dan lingkungan sekolah, berdoa terlebih dahulu, literasi, menyanyikan lagu wajib, dan melaksanakan salat Dhuha nah, pendidikan karakter yang kita lakukan dengan tindakan nyata ini setidaknya dapat mengantisipasi tindakan kurang baik yang dilakukan anak didik kita. Jadi guru tidak hanya memberikan pendidikan karakter berupa teori-teori saja tetapi juga praktik langsung dengan tindakan nyata dalam kegiatan sehari-hari.

Dari uraian di atas kita menyadari pentingnya pendidikan karakter bagi anak didik kita. Pendidikan karakter yang kita berikan setidaknya dapat mencegah anak didik kita melakukan prilaku yang tidak baik yang dapat merusak masa depan mereka, merusak mental bangsa kita. Marilah teman-teman guru, dosen dan juga orang tua, kita tanamkan nilai-nilai karakter yang baik untuk anak dan anak didik kita. (*)

 

Most Read

Artikel Terbaru