alexametrics
26.9 C
Kudus
Saturday, January 22, 2022

Dampak Sampah Plastik yang Terabaikan

SELAMA ini kita tidak pernah menyadari bahwa kita membawa kontribusi yang sangat besar terhadap pencemaran lingkungan sekitar terutama yang berasal dari limbah plastik. Tidak kita pungkiri lagi bahwa plastik merupakan pembungkus yang praktis dibanding dengan yang jenis pembungkus lain, hampir sebagian besar makanan dibungkus menggunakan plastik. Sampah plastik memang terlihat mudah dan sepele namun faktanya jumlah sampah plastik kian meresahkan karena jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun. Plastik menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari.. Konsumsi yang berlebih terhadap plastik mengakibatkan jumlah limbah plastik cukup besar, ini yang menjadi permasalahan penduduk dunia saat ini.

Banyaknya sampah plastik ternyata berdampak bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun, Jumlah yang sangat besar sekali. Bila tidak di kelola dengan baik sampah plastik akan merusak lingkungan karena sampah plastik komponennya sangat sulit terurai, dibutuhkan waktu yang lama hingga ratusan tahun agar limbah plastik bisa terurai dengan sempurna.

Karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki masyarakat tentang pemanfaatan limbah plastik, sehingga hanya sebagian kecil limbah plastik bisa termanfaatkan. Jika kita bisa memanfaatkan limbah plastik setidaknya kita akan mengurangi sedikit limbah plastik yang ada di lingkungan kita. Di samping itu limbah plastik bisa dibuat kerajinan yang mempunyai nilai jual yang tinggi salah satunya kerajian bunga dari plastik, hiasan hiasan dari plastik, dan lain – lain. Kurangnya pengetahuan tentang dampak penggunakan plastik terhadap lingkungan sehingga mereka tidak mengerti akibat – akibat yang ditimbulkan oleh limbah plastik.

Baca Juga :  Siswa Positif Covid-19, PTM 1 Sekolah di Grobogan Dihentikan Sementara

Munculnya plastik sebagai pembungkus/kemasan yang efektif dan efesien di karenakan  tidak mudah sobek atau pecah dan harga yang ekonomis membuat plastik menjadi alternatif utama untuk pengemasan, namun sayangnya plastik berdampak negatif yaitu membawa bencana bagi kelestarian lingkungan karena plastik tidak bisa terurai sempurna oleh tanah. Karena mempunyai dampak yang cukup fatal, mulai dari sekarang kita tanamkan kesadaran diri kita, kepedulian kita untuk lebih antusias menjaga bumi kita dengan cara menjaga kebersihan, meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari – hari, dan tidak merusak alam sekitar. Kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga kemudian di masyarakat serta lingkungan sekitar.

Dengan gambaran keadaan di atas memang kita tidak mungkin bisa menghapuskan penggunaan kantong plastik 100%, kita hanya bisa menguragi penggunakan plastik seminimal mungkin yaitu salah satunya dengan menggunakan kembali plastik yang sudah terpakai, memanfaatkan plastik untuk berbagai macam kerajinan dan yang tidak kalah penting yaitu mencoba beralih ke pembungkus lain selain plastik diantaranya kertas, daun atau jenis pembungkus lain yang nantinya tidak membahayakan lingkungan dan yang utama bisa terurai dengan mudah oleh tanah. Sehingga tidak membahayakan lingkungan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Mari kita ciptakan kepedulian, rasa cinta kita terdapat bumi yang kita pijak.  kita mulai memberikan contoh pada masyarakat dari hal – hal kecil yang tidak pernah terpikirkan orang lain yaitu salah satunya pemanfaatan limbah plastik, meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari hari di mana dianggap sepele oleh masyarakat ternyata berdampak besar pada lingkungan masyarakat. (*)

SELAMA ini kita tidak pernah menyadari bahwa kita membawa kontribusi yang sangat besar terhadap pencemaran lingkungan sekitar terutama yang berasal dari limbah plastik. Tidak kita pungkiri lagi bahwa plastik merupakan pembungkus yang praktis dibanding dengan yang jenis pembungkus lain, hampir sebagian besar makanan dibungkus menggunakan plastik. Sampah plastik memang terlihat mudah dan sepele namun faktanya jumlah sampah plastik kian meresahkan karena jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun. Plastik menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari.. Konsumsi yang berlebih terhadap plastik mengakibatkan jumlah limbah plastik cukup besar, ini yang menjadi permasalahan penduduk dunia saat ini.

Banyaknya sampah plastik ternyata berdampak bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun, Jumlah yang sangat besar sekali. Bila tidak di kelola dengan baik sampah plastik akan merusak lingkungan karena sampah plastik komponennya sangat sulit terurai, dibutuhkan waktu yang lama hingga ratusan tahun agar limbah plastik bisa terurai dengan sempurna.

Karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki masyarakat tentang pemanfaatan limbah plastik, sehingga hanya sebagian kecil limbah plastik bisa termanfaatkan. Jika kita bisa memanfaatkan limbah plastik setidaknya kita akan mengurangi sedikit limbah plastik yang ada di lingkungan kita. Di samping itu limbah plastik bisa dibuat kerajinan yang mempunyai nilai jual yang tinggi salah satunya kerajian bunga dari plastik, hiasan hiasan dari plastik, dan lain – lain. Kurangnya pengetahuan tentang dampak penggunakan plastik terhadap lingkungan sehingga mereka tidak mengerti akibat – akibat yang ditimbulkan oleh limbah plastik.

Baca Juga :  SMP-SMA NU Al Ma’ruf Kudus Launching Laboratorium PAI Digital

Munculnya plastik sebagai pembungkus/kemasan yang efektif dan efesien di karenakan  tidak mudah sobek atau pecah dan harga yang ekonomis membuat plastik menjadi alternatif utama untuk pengemasan, namun sayangnya plastik berdampak negatif yaitu membawa bencana bagi kelestarian lingkungan karena plastik tidak bisa terurai sempurna oleh tanah. Karena mempunyai dampak yang cukup fatal, mulai dari sekarang kita tanamkan kesadaran diri kita, kepedulian kita untuk lebih antusias menjaga bumi kita dengan cara menjaga kebersihan, meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari – hari, dan tidak merusak alam sekitar. Kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga kemudian di masyarakat serta lingkungan sekitar.

Dengan gambaran keadaan di atas memang kita tidak mungkin bisa menghapuskan penggunaan kantong plastik 100%, kita hanya bisa menguragi penggunakan plastik seminimal mungkin yaitu salah satunya dengan menggunakan kembali plastik yang sudah terpakai, memanfaatkan plastik untuk berbagai macam kerajinan dan yang tidak kalah penting yaitu mencoba beralih ke pembungkus lain selain plastik diantaranya kertas, daun atau jenis pembungkus lain yang nantinya tidak membahayakan lingkungan dan yang utama bisa terurai dengan mudah oleh tanah. Sehingga tidak membahayakan lingkungan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Mari kita ciptakan kepedulian, rasa cinta kita terdapat bumi yang kita pijak.  kita mulai memberikan contoh pada masyarakat dari hal – hal kecil yang tidak pernah terpikirkan orang lain yaitu salah satunya pemanfaatan limbah plastik, meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari hari di mana dianggap sepele oleh masyarakat ternyata berdampak besar pada lingkungan masyarakat. (*)

Most Read

Artikel Terbaru