alexametrics
29.8 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Manfaat dari Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

PEMBELAJARAN  Tatap Muka Terbatas (PTM Terbatas) untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  TK  Tahap satu di Kabupaten Blora sudah mendapat izin dari Bupati Blora Bapak H. Arief Rohman,S.IP M.Si. Berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora satu Koordinator Wilayah Bidang Kependidikan di tiap-tiap kecamatan ditunjuk satu lembaga sebagai percontohan. Adapun untuk Koordinator Wilayah Bidang Kependidikan Kecamatan Sambong yang ditunjuk sebagai piloting projek adalah TK Tunas Lestari Sambong, Desa sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Pelaksanaan PTM Terbatas ini dimulai pada Senin, 19 April 2021dengan mengikuti Standart Operasional Prosedur (SOP ) yang telah disusun. Sebelumnya beberapa administrasi harus dipenuhi oleh lembaga yang ditunjuk melaksanakan PTM Terbatas ini di antaranya surat peryataan atau surat izin dari orang tua. Surat izin dari komite sekolah. Surat izin dari kepala desa setempat. Serta membuat surat pemberitahuan pelaksanaan PTM Terbatas kepada camat, danramil, kapolsek, dan puskesmas dengan mengetahui Koordinator Wilayah Bidang kependidikan. Persyaratan lainnya yaitu pihak lembaga juga harus membuat video simulasi pelaksanaan PTM Terbatas berdurasi lima menit untuk memberikan gambaran bagi peserta didik, orang tua dan masyarakat sekitar. Bagaimana pelaksanaan PTM Terbatas tersebut.

SOP PTM Terbatas untuk jenjang PAUD TK adalah sebagai berikut: guru dan tenaga kependidikan dan lingkungan sekolah sehat. Jam tatap muka adalah dua jam pelajaran setiap jam pelajaran tiga puluh  menit jadi sekitar satu jam (90 menit). Masuk jam 09.00 WIB  dan pulang jam 09.00 WIB tanpa istirahat dan makan bersama. Siswa yang masuk hanya kelompok B yaitu yang berusia lima tahun ke atas. Masuk dibuat bergiliran dari setiap rombel terdiri dari lima sampai delapan siswa. Bagi rombel yang mempunyai banyak ruang kelas setiap rombel boleh dimasukkkan bersamaan. Bagi orang tua yang mengantar diharap langsung pulang dan tidak boleh menunggui. Melaksanakan protokol kesehatan yang mencakup 5M. Anak masuk halaman diperiksa suhu badannya oleh guru dengan menggunakan termogan. Anak diarahkan mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir serta disediakan tisu.

Baca Juga :  Catatan Kritis Mahasiswa: Reformasi Birokrasi vs Kekuasaan Politik

Sebelum masuk ruangan kelas disemprot lagi dengan handsanitizer. Tidak ada penjual makanan atau pedagang di sekitar sekolah. Satu minggu anak masuk dua hari dan di hari lain tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Apabila ada guru atau anak yang kurang enak badan disarankan istirahat di rumah. Sehari sekali ruang kelas dan lokasi sekolah disemprot dengan disenfektan. Anak membawa peralatan tulis sendiri tidak boleh bergantian. Sirkulasi udara  dalam ruangan harus diperhatikan,lembaga harus punya toilet sendiri. Sepatu dan tas diletakkan di luar ruangan kelas. Dan setiap guru dan anak harus memakai masker. Setelah libur hari Raya Idul Fitri dibuka lagi tiga lembaga di wilayah Koordinator Wilayah Bidang Kependidikan tiap kecamatan untuk melaksanakan PTM Terbatas Tahap dua yang dimulai pada Senin, 24 Mei 2021. Sehinggga hingga kini ada empat lembaga PAUD TK yang melaksanakan PTM Terbatas di setiap kecamatan dan apakah nanti pada tahun ajaran yang akan datang ditambah lagi menunggu kebijakan lebih lanjut dari Dinas pendidikan Kabupaten Blora.Yang jelas kita bisa memetik manfaat dari PBM Terbatas ini yaitu peserta didik dan guru  terobati kerinduannya setelah satu tahun lebih tidak merasakan saling berjumpa secara langsung. Akhirnya kerinduan mereka terobati dengan diizinkannya pelaksanaan pembelajaran meskipun dengan serba terbatas dan harus mengikuti protokol kesehatan.

 

PEMBELAJARAN  Tatap Muka Terbatas (PTM Terbatas) untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  TK  Tahap satu di Kabupaten Blora sudah mendapat izin dari Bupati Blora Bapak H. Arief Rohman,S.IP M.Si. Berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora satu Koordinator Wilayah Bidang Kependidikan di tiap-tiap kecamatan ditunjuk satu lembaga sebagai percontohan. Adapun untuk Koordinator Wilayah Bidang Kependidikan Kecamatan Sambong yang ditunjuk sebagai piloting projek adalah TK Tunas Lestari Sambong, Desa sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Pelaksanaan PTM Terbatas ini dimulai pada Senin, 19 April 2021dengan mengikuti Standart Operasional Prosedur (SOP ) yang telah disusun. Sebelumnya beberapa administrasi harus dipenuhi oleh lembaga yang ditunjuk melaksanakan PTM Terbatas ini di antaranya surat peryataan atau surat izin dari orang tua. Surat izin dari komite sekolah. Surat izin dari kepala desa setempat. Serta membuat surat pemberitahuan pelaksanaan PTM Terbatas kepada camat, danramil, kapolsek, dan puskesmas dengan mengetahui Koordinator Wilayah Bidang kependidikan. Persyaratan lainnya yaitu pihak lembaga juga harus membuat video simulasi pelaksanaan PTM Terbatas berdurasi lima menit untuk memberikan gambaran bagi peserta didik, orang tua dan masyarakat sekitar. Bagaimana pelaksanaan PTM Terbatas tersebut.

SOP PTM Terbatas untuk jenjang PAUD TK adalah sebagai berikut: guru dan tenaga kependidikan dan lingkungan sekolah sehat. Jam tatap muka adalah dua jam pelajaran setiap jam pelajaran tiga puluh  menit jadi sekitar satu jam (90 menit). Masuk jam 09.00 WIB  dan pulang jam 09.00 WIB tanpa istirahat dan makan bersama. Siswa yang masuk hanya kelompok B yaitu yang berusia lima tahun ke atas. Masuk dibuat bergiliran dari setiap rombel terdiri dari lima sampai delapan siswa. Bagi rombel yang mempunyai banyak ruang kelas setiap rombel boleh dimasukkkan bersamaan. Bagi orang tua yang mengantar diharap langsung pulang dan tidak boleh menunggui. Melaksanakan protokol kesehatan yang mencakup 5M. Anak masuk halaman diperiksa suhu badannya oleh guru dengan menggunakan termogan. Anak diarahkan mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir serta disediakan tisu.

Baca Juga :  Stop Perundungan, Ciptakan Kenyamanan

Sebelum masuk ruangan kelas disemprot lagi dengan handsanitizer. Tidak ada penjual makanan atau pedagang di sekitar sekolah. Satu minggu anak masuk dua hari dan di hari lain tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Apabila ada guru atau anak yang kurang enak badan disarankan istirahat di rumah. Sehari sekali ruang kelas dan lokasi sekolah disemprot dengan disenfektan. Anak membawa peralatan tulis sendiri tidak boleh bergantian. Sirkulasi udara  dalam ruangan harus diperhatikan,lembaga harus punya toilet sendiri. Sepatu dan tas diletakkan di luar ruangan kelas. Dan setiap guru dan anak harus memakai masker. Setelah libur hari Raya Idul Fitri dibuka lagi tiga lembaga di wilayah Koordinator Wilayah Bidang Kependidikan tiap kecamatan untuk melaksanakan PTM Terbatas Tahap dua yang dimulai pada Senin, 24 Mei 2021. Sehinggga hingga kini ada empat lembaga PAUD TK yang melaksanakan PTM Terbatas di setiap kecamatan dan apakah nanti pada tahun ajaran yang akan datang ditambah lagi menunggu kebijakan lebih lanjut dari Dinas pendidikan Kabupaten Blora.Yang jelas kita bisa memetik manfaat dari PBM Terbatas ini yaitu peserta didik dan guru  terobati kerinduannya setelah satu tahun lebih tidak merasakan saling berjumpa secara langsung. Akhirnya kerinduan mereka terobati dengan diizinkannya pelaksanaan pembelajaran meskipun dengan serba terbatas dan harus mengikuti protokol kesehatan.

 

Most Read

Artikel Terbaru

/