alexametrics
30.2 C
Kudus
Sunday, May 15, 2022

Pendekatan Guru Kelas dalam Menanamkan Sikap Disiplin Siswa

GURU tidak hanya menguasai sejumlah materi pelajaran saja namun juga harus dengan penguasaan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan apa yang diperlukan untuk itu perlu kiranya peran guru menggunakan pendekatan dan metode yang tepat. Sekolah terdapat berbagai jenis kepribadian siswa, hal ini perlu diperhatikan oleh guru agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, perbedaan individu siswa memberikan wawasan kepada guru bahwa dalam pendekatan harus memperhatikan individual yang dihadapinya. Dalam kegiatan pembelajaran terkadang guru juga memerlukan pendekatan kelompok, pendekatan kelompok ini diperlukan waktu dalam membina dan mengembangkan sikap sosial siswa.

Dengan pendekatan ini diharapkan timbul sikap disiplin siswa yang sangat tinggi pada diri setiap siswa. Guru menekankan pada siswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengertian tersebut termasuk di antaranya keterlibatan fisik, mental, dan sosial siswa dalam proses untuk mencapai suatu tujuan, tugas guru adalah memberikan kemudahan belajar melalui bimbingan dan motivasi untuk mencapai tingkat kedisiplinan yang tinggi. Guru  juga memberikan pendekatan kasih sayang kepada setiap siswa sehingga mereka nyaman dengan keadaan disekolah dan guru akan mudah memberikan nasehat-nasehat kepada siswa sehingga siswa akan mudah pula menerima nasehat guru tanpa mengabaikannya.

Dalam modifikasi perilaku, mengkategorikan apakah suatu perilaku sebagai berlebihan atau kekurangan merupakan langkah yang mutlak, sehingga dapat dipahami secara pasti mana perilaku yang termasuk berlebihan dan akan dikurangi atau yang termasuk atau berkekurangan dan akan ditingkatkan. Perilaku anak yang harus dikurangi ketika tidak bisa diam, seperti keluar masuk kelas, naik turun tangga, membuang sampah sembarangan. Kemudian perilaku yang harus ditingkatkan siswa yang selalu hadir tepat waktu, siswa yang mengerjakan tugas-tugas sekolah, dan siswa yang selalu berpakaian rapi. Untuk mengubah perilaku bahwa dalam modifikasi perilaku lebih mengutamakan aplikasi dari metode atau teknik-teknik yang telah dikembangkan dan mudah untuk diterapkan sehingga guru mampu mengendalikan setiap siswa. Pada konsep dasar modifikasi perilaku terdapat 4 bagian yang harus diterapkan yaitu :

Baca Juga :  Membentuk Karakter Peserta Didik lewat Pendidikan Kepramukaan

1. Penguatan, adalah proses dimana tingkah laku diperkuat oleh konsekuensi yang segera mengikuti tingkah laku tersebut. Saat sebuah tingkah laku mengalami penguatan maka tingkah laku tersebut akan cenderung untuk muncul kembali pada masa mendatang. 2. Hukuman, adalah pemberian stimulus yg mengikuti suatu perilaku mengurangi kemungkinan berulangnya perilaku tersebut. Penerapan hukuman yang berupa hukuman ringan bukan lagi hukuman berat berupa hukuman fisik (memukul), hukuman di sini diberikan sesuai dengan pelanggaran siswa itu sendiri. 3. Pengurangan, terjadi karena reinforcement yang mempertahankan sebuah perilaku dihilangkan atau tidak lagi disediakan. Penerapanya adalah pada mulanya akan tetap muncul respon yang dipelajari, namun kemudian respon-respon ini secara bertahap akan berkurang dan pada akhirnya menghilang. 4. Kontrol stimulus, guru mampu memberi rangsangan yang baik kepada siswa seperti sikap guru sendiri agar siswa dapat menirukan dengan baik, contoh datang lebih awal dari siswa, tidak membuang sampah sembarangan, berpakaian rapi dan sopan dll.

Pendekatan guru sangatlah berpengaruh kepada siswa dalam mengubah sikap dan perilaku, dengan menggunakan pendekatan modifikasi perilaku guru mengarahkan siswa mengubah sikap yang sering membuat kesalahan artinya siswa yang lupa tentang kedisiplinan yang harus di kerjakan maka guru langsung memberikan teguran kepada siswa tersebut serta tidak lupa guru memberikan motivasi kepada siswa sehingga penting sekali guru memperhatikan sikap siswa disekolah terutama dalam penegakan disiplin. Penanaman disiplin disekolah sangat bagus untuk diterapkan apalagi dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari maka siswa mengerti akan pentingnya disiplin dalam sekolah tiada henti guru melakukan pendekatan dan motivasi kepada siswa agar mereka memiliki disiplin yang tinggi. (*)

GURU tidak hanya menguasai sejumlah materi pelajaran saja namun juga harus dengan penguasaan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan apa yang diperlukan untuk itu perlu kiranya peran guru menggunakan pendekatan dan metode yang tepat. Sekolah terdapat berbagai jenis kepribadian siswa, hal ini perlu diperhatikan oleh guru agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, perbedaan individu siswa memberikan wawasan kepada guru bahwa dalam pendekatan harus memperhatikan individual yang dihadapinya. Dalam kegiatan pembelajaran terkadang guru juga memerlukan pendekatan kelompok, pendekatan kelompok ini diperlukan waktu dalam membina dan mengembangkan sikap sosial siswa.

Dengan pendekatan ini diharapkan timbul sikap disiplin siswa yang sangat tinggi pada diri setiap siswa. Guru menekankan pada siswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengertian tersebut termasuk di antaranya keterlibatan fisik, mental, dan sosial siswa dalam proses untuk mencapai suatu tujuan, tugas guru adalah memberikan kemudahan belajar melalui bimbingan dan motivasi untuk mencapai tingkat kedisiplinan yang tinggi. Guru  juga memberikan pendekatan kasih sayang kepada setiap siswa sehingga mereka nyaman dengan keadaan disekolah dan guru akan mudah memberikan nasehat-nasehat kepada siswa sehingga siswa akan mudah pula menerima nasehat guru tanpa mengabaikannya.

Dalam modifikasi perilaku, mengkategorikan apakah suatu perilaku sebagai berlebihan atau kekurangan merupakan langkah yang mutlak, sehingga dapat dipahami secara pasti mana perilaku yang termasuk berlebihan dan akan dikurangi atau yang termasuk atau berkekurangan dan akan ditingkatkan. Perilaku anak yang harus dikurangi ketika tidak bisa diam, seperti keluar masuk kelas, naik turun tangga, membuang sampah sembarangan. Kemudian perilaku yang harus ditingkatkan siswa yang selalu hadir tepat waktu, siswa yang mengerjakan tugas-tugas sekolah, dan siswa yang selalu berpakaian rapi. Untuk mengubah perilaku bahwa dalam modifikasi perilaku lebih mengutamakan aplikasi dari metode atau teknik-teknik yang telah dikembangkan dan mudah untuk diterapkan sehingga guru mampu mengendalikan setiap siswa. Pada konsep dasar modifikasi perilaku terdapat 4 bagian yang harus diterapkan yaitu :

Baca Juga :  Literasi ”Meringkas” pada Masa Pandemi

1. Penguatan, adalah proses dimana tingkah laku diperkuat oleh konsekuensi yang segera mengikuti tingkah laku tersebut. Saat sebuah tingkah laku mengalami penguatan maka tingkah laku tersebut akan cenderung untuk muncul kembali pada masa mendatang. 2. Hukuman, adalah pemberian stimulus yg mengikuti suatu perilaku mengurangi kemungkinan berulangnya perilaku tersebut. Penerapan hukuman yang berupa hukuman ringan bukan lagi hukuman berat berupa hukuman fisik (memukul), hukuman di sini diberikan sesuai dengan pelanggaran siswa itu sendiri. 3. Pengurangan, terjadi karena reinforcement yang mempertahankan sebuah perilaku dihilangkan atau tidak lagi disediakan. Penerapanya adalah pada mulanya akan tetap muncul respon yang dipelajari, namun kemudian respon-respon ini secara bertahap akan berkurang dan pada akhirnya menghilang. 4. Kontrol stimulus, guru mampu memberi rangsangan yang baik kepada siswa seperti sikap guru sendiri agar siswa dapat menirukan dengan baik, contoh datang lebih awal dari siswa, tidak membuang sampah sembarangan, berpakaian rapi dan sopan dll.

Pendekatan guru sangatlah berpengaruh kepada siswa dalam mengubah sikap dan perilaku, dengan menggunakan pendekatan modifikasi perilaku guru mengarahkan siswa mengubah sikap yang sering membuat kesalahan artinya siswa yang lupa tentang kedisiplinan yang harus di kerjakan maka guru langsung memberikan teguran kepada siswa tersebut serta tidak lupa guru memberikan motivasi kepada siswa sehingga penting sekali guru memperhatikan sikap siswa disekolah terutama dalam penegakan disiplin. Penanaman disiplin disekolah sangat bagus untuk diterapkan apalagi dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari maka siswa mengerti akan pentingnya disiplin dalam sekolah tiada henti guru melakukan pendekatan dan motivasi kepada siswa agar mereka memiliki disiplin yang tinggi. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/