alexametrics
28.1 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Pengaruh Lingkungan terhadap Prestasi Siswa

PRESTASI miliki arti hasil dari suatu usaha yang telah dikerjakan. Dari pengertian prestasi tersebut maka pengertian prestasi diri adalah hasil atas usaha yang dilakukan oleh orang itu sendiri. Menurut  Maghfiroh [2011:24] prestasi adalah perilaku yang berorientasi tugas yang mengijinkan prestasi individu di evaluasi menurut kriteria dari dalam maupun dari luar yang melibatkan individu untuk berkompetensi denagan orang lain. Prestasi merupakan bukti usaha yang telah dicapai (W.S Wingkel ,1966:165).

Begitu halnya dengan prestasi belajar siswa merupakan hasil yang dicapai oleh siswa itu sendiri dalam penguasaan pengetahuan dan ketrampilan yang di jabarkan dalam pelajaran yang telah diperoleh siswa dari seorang guru. Setiap makhluk hidup akan mengalami yang namanya belajar, contohnya saat kita baru lahir secara perlahan-lahan akan belajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Seperti halnya jika kita contohkan pada peserta didik kita tentu sebagai pendidik juga menginginkan agar perubahan yang terjadi dalam diri siswa kita adalah perubahan yang berencana dan bertujuan, sehingga siswa akan belajar dari suatu tujuan yang lebih dahulu yaitu hasil belajar yang baik.

Dalam proses belajar siswa akan otomatis berinteraksi dengan lingkungan, karena lingkungan dapat menyediakan rangsangan terhadap siswa dan begitu sebaliknya siswa juga memberikan respon terhadap lingkungan. Dengan adanya interaksi tersebut akan terjadi perubahan tingkah laku pada diri siswa baik itu positif maupun negatif. Lingkungan sangat berpengaruh terhadap prestasi siswa, lingkungan mempengaruhi perkembangan karakter siswa. Bila anak tumbuh dan berkembang di lingkungan yang baik, santun dan taat beragama maka anakpun akan menjadi pribadi yang baik. Lingkungan yang kondusif akan memberikan pengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa.

Baca Juga :  Balada PJJ dan PTM Terbatas

Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik diperlukan kondisi lingkungan yang kondusif baik bisa dilihat dari lingkungan rumah, sekolah ataupun lingkungan masyarakat akan menciptakan ketenangan dan kenyamanan siswa dalam hal belajar sehingga siswa lebih mudah  mengerti dan memahami pelajaran atau materi belajar secara maksimal yang di sampaikan oleh gurunya. Lingkungan keluarga merupakan pusat Pendidikan yang utama dan pertama. Orangtua tidak hanya berperan sebagai pendidik, pemelihara, pengasuh, pembimbing maupun guru, akan tetapi orangtua menjadi contoh terdekat bagi anak-anaknya. Tanpa disadari anak akan menirukan segala perbuatan yang dilakukan oleh orangtuanya. Perkembangan belajar anak perlu diperhatikan oleh orangtua ,karena hubungan orangtua dengan anak sangatlah berpengaruh dalam kemajuan belajar anak.

Lingkungan kedua adalah lingkungan sekolah yang juga memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Disini anak membutuhkan wadah untuk mengembangkan potensinya yaitu sekolah, dengan adanya sekolah akan memperluas pengetahuan dan ketrampilan siswa. Lingkungan yang ketiga adalah masyarakat, masyarakat merupakan lapangan Pendidikan yang luas dan meluas yaitu hubungan antara dua orangtua atau lebih yang tak terbatas di dalam lingkungan. Di dalam lingkungan masyarakat perlu adanya Pendidikan dasar yang bertujuan untukn mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan ketrampilan dasar yang diperlukan untuk hidup.

Jadi lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang yang berpengaruh kedua setelah lingkungan keluarga dan adapun keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh sebuah proses atau lingkungan sekolah saja melainkan lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat juga menjadi faktor penunjang keberhasilan dari peserta didik. (*)

 

PRESTASI miliki arti hasil dari suatu usaha yang telah dikerjakan. Dari pengertian prestasi tersebut maka pengertian prestasi diri adalah hasil atas usaha yang dilakukan oleh orang itu sendiri. Menurut  Maghfiroh [2011:24] prestasi adalah perilaku yang berorientasi tugas yang mengijinkan prestasi individu di evaluasi menurut kriteria dari dalam maupun dari luar yang melibatkan individu untuk berkompetensi denagan orang lain. Prestasi merupakan bukti usaha yang telah dicapai (W.S Wingkel ,1966:165).

Begitu halnya dengan prestasi belajar siswa merupakan hasil yang dicapai oleh siswa itu sendiri dalam penguasaan pengetahuan dan ketrampilan yang di jabarkan dalam pelajaran yang telah diperoleh siswa dari seorang guru. Setiap makhluk hidup akan mengalami yang namanya belajar, contohnya saat kita baru lahir secara perlahan-lahan akan belajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Seperti halnya jika kita contohkan pada peserta didik kita tentu sebagai pendidik juga menginginkan agar perubahan yang terjadi dalam diri siswa kita adalah perubahan yang berencana dan bertujuan, sehingga siswa akan belajar dari suatu tujuan yang lebih dahulu yaitu hasil belajar yang baik.

Dalam proses belajar siswa akan otomatis berinteraksi dengan lingkungan, karena lingkungan dapat menyediakan rangsangan terhadap siswa dan begitu sebaliknya siswa juga memberikan respon terhadap lingkungan. Dengan adanya interaksi tersebut akan terjadi perubahan tingkah laku pada diri siswa baik itu positif maupun negatif. Lingkungan sangat berpengaruh terhadap prestasi siswa, lingkungan mempengaruhi perkembangan karakter siswa. Bila anak tumbuh dan berkembang di lingkungan yang baik, santun dan taat beragama maka anakpun akan menjadi pribadi yang baik. Lingkungan yang kondusif akan memberikan pengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa.

Baca Juga :  Educandy Tingkatkan Keaktifan Belajar Siswa Milenial

Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik diperlukan kondisi lingkungan yang kondusif baik bisa dilihat dari lingkungan rumah, sekolah ataupun lingkungan masyarakat akan menciptakan ketenangan dan kenyamanan siswa dalam hal belajar sehingga siswa lebih mudah  mengerti dan memahami pelajaran atau materi belajar secara maksimal yang di sampaikan oleh gurunya. Lingkungan keluarga merupakan pusat Pendidikan yang utama dan pertama. Orangtua tidak hanya berperan sebagai pendidik, pemelihara, pengasuh, pembimbing maupun guru, akan tetapi orangtua menjadi contoh terdekat bagi anak-anaknya. Tanpa disadari anak akan menirukan segala perbuatan yang dilakukan oleh orangtuanya. Perkembangan belajar anak perlu diperhatikan oleh orangtua ,karena hubungan orangtua dengan anak sangatlah berpengaruh dalam kemajuan belajar anak.

Lingkungan kedua adalah lingkungan sekolah yang juga memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Disini anak membutuhkan wadah untuk mengembangkan potensinya yaitu sekolah, dengan adanya sekolah akan memperluas pengetahuan dan ketrampilan siswa. Lingkungan yang ketiga adalah masyarakat, masyarakat merupakan lapangan Pendidikan yang luas dan meluas yaitu hubungan antara dua orangtua atau lebih yang tak terbatas di dalam lingkungan. Di dalam lingkungan masyarakat perlu adanya Pendidikan dasar yang bertujuan untukn mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan ketrampilan dasar yang diperlukan untuk hidup.

Jadi lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang yang berpengaruh kedua setelah lingkungan keluarga dan adapun keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh sebuah proses atau lingkungan sekolah saja melainkan lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat juga menjadi faktor penunjang keberhasilan dari peserta didik. (*)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/