alexametrics
24.3 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Ikuti SE Gubernur Jateng, Guru dan Siswa di Kudus Tak Ada Libur Semester

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus memperbarui terkait libur semester I tahun ajaran 2021/2022. Sebelumnya, diinformasikan hanya guru yang masuk dan siswa libur. Namun, setelah ada Surat Edaran (SE) Gubernur per 7 Desember 2021, guru dan siswa tidak boleh libur, kecuali tanggal merah.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Dikdas Afri Sofianingrum mengatakan, SE Gubernur Jateng isinya pembagian rapor semester I tahun ajaran 2021/2022 diberikan pada Januari 2022.

Dijelaskan, pihaknya tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama Natal dan Tahun Baru atau mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022. ”Jadi, dilanjutkan dengan pembelajaran semester II,” ujarnya.


Untuk selesai penggarapan rapor, tetap pada 18 Desember mendatang. Namun, pembagiannya pada 2 Januari 2022. Dia harus berpedoman dengan SE Gubernur Jawa Tengah tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Menjelang Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca Juga :  Blended Learning: Pembelajaran Efektif Bahasa Inggris saat New Normal

”Sebelumnya memang kami sampaikan kalau pembagian rapor tetap 18 Desember 2021 dan guru saja yang masuk. Siswa libur. Dikarenakan belum ada SE Gubernur Jateng. Setelah ada SE maka kami wajib mengikuti,” jelasnya.

Hal ini sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah. Kepala SMP Kanisius Heri Kristanto menjelaskan, pengumuman terkait tak ada libur semesteran sudah disampaikan Disdikpora ke sekolahnya. Ia bakal mematuhi aturan yang ada itu.

”Penggarapan rapor memang selesai pada 18 Desember. Kalau pembagiannya (rapor, Red) mengikuti SE Gubernur Jateng dan pengumuman dari Disdikpora. Siswa dan guru tidak ada libur semesteran. Rencananya pembagian rapor mengundang orang tua sekalian evaluasi pembelajaran siswa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, teknis pembagian rapor sama seperti saat penerimaan tengah semester. ”Jika ada orang tua yang tidak hadir, guru visit ke rumah. Tentunya dengan tetap mennerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus memperbarui terkait libur semester I tahun ajaran 2021/2022. Sebelumnya, diinformasikan hanya guru yang masuk dan siswa libur. Namun, setelah ada Surat Edaran (SE) Gubernur per 7 Desember 2021, guru dan siswa tidak boleh libur, kecuali tanggal merah.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Dikdas Afri Sofianingrum mengatakan, SE Gubernur Jateng isinya pembagian rapor semester I tahun ajaran 2021/2022 diberikan pada Januari 2022.

Dijelaskan, pihaknya tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama Natal dan Tahun Baru atau mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022. ”Jadi, dilanjutkan dengan pembelajaran semester II,” ujarnya.

Untuk selesai penggarapan rapor, tetap pada 18 Desember mendatang. Namun, pembagiannya pada 2 Januari 2022. Dia harus berpedoman dengan SE Gubernur Jawa Tengah tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Menjelang Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca Juga :  Sekolah di Kudus Kembali Dibuka Normal, Durasi Belajar Maksimal Enam Jam

”Sebelumnya memang kami sampaikan kalau pembagian rapor tetap 18 Desember 2021 dan guru saja yang masuk. Siswa libur. Dikarenakan belum ada SE Gubernur Jateng. Setelah ada SE maka kami wajib mengikuti,” jelasnya.

Hal ini sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah. Kepala SMP Kanisius Heri Kristanto menjelaskan, pengumuman terkait tak ada libur semesteran sudah disampaikan Disdikpora ke sekolahnya. Ia bakal mematuhi aturan yang ada itu.

”Penggarapan rapor memang selesai pada 18 Desember. Kalau pembagiannya (rapor, Red) mengikuti SE Gubernur Jateng dan pengumuman dari Disdikpora. Siswa dan guru tidak ada libur semesteran. Rencananya pembagian rapor mengundang orang tua sekalian evaluasi pembelajaran siswa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, teknis pembagian rapor sama seperti saat penerimaan tengah semester. ”Jika ada orang tua yang tidak hadir, guru visit ke rumah. Tentunya dengan tetap mennerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/