alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Tantangan Pendidikan

SAAT ini pendidikan mengalami krisis dalam masa pandemi sehingga perlu adanya penguatan harus segera menjawab tantangan yang ada. Teknologi tetap tidak dapat menggantikan peran guru, dosen, dan interaksi belajar antara pelajar dan pengajar. Sebab, edukasi bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerja sama, serta kompetensi. Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam seluruh mata pelajaran. Dengan berkembanganya pendidikan era digital maka memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah.

Situasi pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan penggunaan teknologi dapat membantu belajar mandiri, Pembelajaran daring menjadi tantangan bagi dunia pendidikan dengan situasi Indonesia yang memiliki ribuan pulau. Bagaimana teknologi dapat digunakan, bagaimana penyediaan akses internet pada daerah-daerah terpencil dimana barang elektronik tanpa akses internet pun masih menjadi suatu kemewahan. Ini merupakan tantangan bagi semua pihak, saat ini kita harus bekerja keras bersama bagaimana membawa teknologi menjawab permasalahan nyata yang terjadi pada mahasiswa dan pelajar yang kurang beruntung dalam hal ekonomi maupun teknologi yang berada di daerah-daerah terpencil bisa dengan melakukan sendiri atau bergabung dengan yang sudah ada. Model belajar yang menggunakan teknologi informasi mengharuskan anak, orang tua, dan guru menguasai skill baru secara cepat. Adapun beberapa tips belajar online yang dapat diterapkan, seperti membuat daftar untuk tugas yang akan harus dikerjakan, menemukan tempat yang nyaman dan tenang untuk belajar, menyiapkan semua hal dan peralatan yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas, dan tetap semangat dan konsentrasi dalam mengerjakan tugas atau menerima metode pembelajaran.

Baca Juga :  Tantangan dan Peluang Pendidikan Online Selama Pandemi Covid-19

Pembelajaran “daring” sebagai pilihan tunggal dalam kondisi pencegahan penyebaran Covid-19memberi warna khusus pada masa perjuangan melawan virus ini. Bahkan bentuk pembelajaran ini juga dapat dimaknai pembatasan akses pendidikan. Pendidikan yang lumrah berlangsung dengan interaksi langsung antar unsur (pendidik dan tenaga kependidikan dan peserta didik) beralih menjadi pembelajaran interaksi tidak langsung. Pembatasan interaksi langsung dalam pendidikan terkadang terjadi pada situasi tertentu namun tidak dalam rangka pembatasan sosial seperti yang masyarakat jalani sebagai upaya pencegahan penyebaran virus, Metode project-based on e-learning dapat diterapkan untuk kuatkan interaksi antar siswa dengan melakukan proyek. Secara kelompok, mereka dapat belajar dari pengalaman Respon dan tanggapan beberapa unsur ini mengindikasikan bahwa perubahan itu adalah keniscayaan, setiap individu harus dapat menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan.


Pendidikan dari normal menjadi new normal membawa dampak dan perubahan yang besa di berbagai sektor terutama dalam bidang pendidikan dan perlu segera bangkit untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang ada, Perubahan sistem pembelajaran di masa pandemi ini adalah wujud transformasi tidak terduga dan selanjutnya akan mewarnai perkembangan dinamika pembelajaran pada seluruh jenjang di masa mendatang saat badai Covid-19 telah berlalu. (*)

SAAT ini pendidikan mengalami krisis dalam masa pandemi sehingga perlu adanya penguatan harus segera menjawab tantangan yang ada. Teknologi tetap tidak dapat menggantikan peran guru, dosen, dan interaksi belajar antara pelajar dan pengajar. Sebab, edukasi bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerja sama, serta kompetensi. Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam seluruh mata pelajaran. Dengan berkembanganya pendidikan era digital maka memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah.

Situasi pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan penggunaan teknologi dapat membantu belajar mandiri, Pembelajaran daring menjadi tantangan bagi dunia pendidikan dengan situasi Indonesia yang memiliki ribuan pulau. Bagaimana teknologi dapat digunakan, bagaimana penyediaan akses internet pada daerah-daerah terpencil dimana barang elektronik tanpa akses internet pun masih menjadi suatu kemewahan. Ini merupakan tantangan bagi semua pihak, saat ini kita harus bekerja keras bersama bagaimana membawa teknologi menjawab permasalahan nyata yang terjadi pada mahasiswa dan pelajar yang kurang beruntung dalam hal ekonomi maupun teknologi yang berada di daerah-daerah terpencil bisa dengan melakukan sendiri atau bergabung dengan yang sudah ada. Model belajar yang menggunakan teknologi informasi mengharuskan anak, orang tua, dan guru menguasai skill baru secara cepat. Adapun beberapa tips belajar online yang dapat diterapkan, seperti membuat daftar untuk tugas yang akan harus dikerjakan, menemukan tempat yang nyaman dan tenang untuk belajar, menyiapkan semua hal dan peralatan yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas, dan tetap semangat dan konsentrasi dalam mengerjakan tugas atau menerima metode pembelajaran.

Baca Juga :  Meningkatkan Hasil BDR melalui Zoom

Pembelajaran “daring” sebagai pilihan tunggal dalam kondisi pencegahan penyebaran Covid-19memberi warna khusus pada masa perjuangan melawan virus ini. Bahkan bentuk pembelajaran ini juga dapat dimaknai pembatasan akses pendidikan. Pendidikan yang lumrah berlangsung dengan interaksi langsung antar unsur (pendidik dan tenaga kependidikan dan peserta didik) beralih menjadi pembelajaran interaksi tidak langsung. Pembatasan interaksi langsung dalam pendidikan terkadang terjadi pada situasi tertentu namun tidak dalam rangka pembatasan sosial seperti yang masyarakat jalani sebagai upaya pencegahan penyebaran virus, Metode project-based on e-learning dapat diterapkan untuk kuatkan interaksi antar siswa dengan melakukan proyek. Secara kelompok, mereka dapat belajar dari pengalaman Respon dan tanggapan beberapa unsur ini mengindikasikan bahwa perubahan itu adalah keniscayaan, setiap individu harus dapat menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan.

Pendidikan dari normal menjadi new normal membawa dampak dan perubahan yang besa di berbagai sektor terutama dalam bidang pendidikan dan perlu segera bangkit untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang ada, Perubahan sistem pembelajaran di masa pandemi ini adalah wujud transformasi tidak terduga dan selanjutnya akan mewarnai perkembangan dinamika pembelajaran pada seluruh jenjang di masa mendatang saat badai Covid-19 telah berlalu. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/