alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Cegah Klaster PTM, MTsN 1 Pati Gelar Vaksinasi untuk 500 Siswa

PATI – Sebanyak 500 siswa MTsN 1 Pati medapatkan suntikan vaksinasi covid-19 oleh Puskesmas Winong I baru-baru ini. Vaksinasi dilakukan secara bergiliran dengan pembagian kelas guna menghindari kerumunan dan tetap menerapkan prokes secara ketat.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak mengapresiasi atas langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati. Yang mana telah memberikan bantuan vaksinasi kepada siswa-siswinya. ”Terimakasih kepada pihak Puskesmas Winong I. Semoga ikhtiar lahir ini memberikan barokah kepada kita semua. Tentunya dalam rangka pencegahan covid-19. Terutama di MTsN 1 Pati yang telah melaksanakan PTM Terbatas ini,” ujarnya.

Proses pelaksanaan vaksinasi berlangsung lancar dan tertib. Anak datang dengan membawa persyaratan. Kemudian dibariskan terlebih dahulu di green hall MTsN 1 Pati agar tetap menjaga jarak. Setelah itu anak diarahkan menuju tempat pendaftaran.


Kemudian melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan. Jika dinyatakan lolos oleh petugas, maka dapat langsung divaksin dan mendapatkan kartu yang menunjukkan bahwa telah divaksin. Adapun siswa yang divaksin adalah yang usianya 12 tahun, jika kurang maka tidak diperbolehkan.

Kepala Puskesmas Winong I Muhadi menyatakan, kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh pihaknya bekerjasama dengan balai kesehatan masyarakat (Balkesma) wilayah Pati. Untuk memfasilitasi di bidang pendidikan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. ”Vaksinasi ini kami bekerjasama dengan Balkesmas, dengan harapan pada pembelajaran tatap muka terbatas di MTsN 1 Pati ini tidak terjadi klaster,” terangnya disela-sela pelaksanaan vaksinasi berlangsung.

Baca Juga :  Dapat Tambahan 2 Ribu Dosis, Langsung Genjot Vaksinasi

Ia menjelaskan, vaksin yang diberikan merupakan jenis sinovac dan aman bagi anak. Pihaknya akan mengusahakan seluruh siswa mendapatkan vaksinasi selama persediaan masih ada.

”Insya Allah yang belum mendapatkan hari ini akan diusahakan dengan syarat selama persediaan masih ada. Kemudian yang harus diketahui semua jenis vaksin itu aman. Yang membedakan hanya efeknya saja,” jelas Muhadi.

Ia pun mengajak kepada seluruh siswa maupun masyarakat agar melakukan vaksinasi. Karena dapat meningkatkan proteksi diri. ”Walaupun setelah vaksinansi, untuk tetap tidak abai terhadap prokes,” imbaunya.

Sementara itu, Ilma salah satu siswa juga mengajak kepada teman-temannya untuk jangan takut melakukan vaksinasi. ”Ayo vaksin, jangan takut karena tidak sakit,” ucapnya.

PATI – Sebanyak 500 siswa MTsN 1 Pati medapatkan suntikan vaksinasi covid-19 oleh Puskesmas Winong I baru-baru ini. Vaksinasi dilakukan secara bergiliran dengan pembagian kelas guna menghindari kerumunan dan tetap menerapkan prokes secara ketat.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak mengapresiasi atas langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati. Yang mana telah memberikan bantuan vaksinasi kepada siswa-siswinya. ”Terimakasih kepada pihak Puskesmas Winong I. Semoga ikhtiar lahir ini memberikan barokah kepada kita semua. Tentunya dalam rangka pencegahan covid-19. Terutama di MTsN 1 Pati yang telah melaksanakan PTM Terbatas ini,” ujarnya.

Proses pelaksanaan vaksinasi berlangsung lancar dan tertib. Anak datang dengan membawa persyaratan. Kemudian dibariskan terlebih dahulu di green hall MTsN 1 Pati agar tetap menjaga jarak. Setelah itu anak diarahkan menuju tempat pendaftaran.

Kemudian melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan. Jika dinyatakan lolos oleh petugas, maka dapat langsung divaksin dan mendapatkan kartu yang menunjukkan bahwa telah divaksin. Adapun siswa yang divaksin adalah yang usianya 12 tahun, jika kurang maka tidak diperbolehkan.

Kepala Puskesmas Winong I Muhadi menyatakan, kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh pihaknya bekerjasama dengan balai kesehatan masyarakat (Balkesma) wilayah Pati. Untuk memfasilitasi di bidang pendidikan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. ”Vaksinasi ini kami bekerjasama dengan Balkesmas, dengan harapan pada pembelajaran tatap muka terbatas di MTsN 1 Pati ini tidak terjadi klaster,” terangnya disela-sela pelaksanaan vaksinasi berlangsung.

Baca Juga :  MIN 2 Pati Raih The Best Achievement of Madrasah Ibtidaiyah

Ia menjelaskan, vaksin yang diberikan merupakan jenis sinovac dan aman bagi anak. Pihaknya akan mengusahakan seluruh siswa mendapatkan vaksinasi selama persediaan masih ada.

”Insya Allah yang belum mendapatkan hari ini akan diusahakan dengan syarat selama persediaan masih ada. Kemudian yang harus diketahui semua jenis vaksin itu aman. Yang membedakan hanya efeknya saja,” jelas Muhadi.

Ia pun mengajak kepada seluruh siswa maupun masyarakat agar melakukan vaksinasi. Karena dapat meningkatkan proteksi diri. ”Walaupun setelah vaksinansi, untuk tetap tidak abai terhadap prokes,” imbaunya.

Sementara itu, Ilma salah satu siswa juga mengajak kepada teman-temannya untuk jangan takut melakukan vaksinasi. ”Ayo vaksin, jangan takut karena tidak sakit,” ucapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/