alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Ajarkan Doa sejak Dini

DOA merupakan sebuah ibadah, bahkan juga inti dari ibadah tersebut sebagai contoh ibadah haji. Pada hakekatnya ibadah ialah ungkapan dari lahirnya kesadaran nurani atau perasaan hajat meminta pertolongan atau bantuan Allah SWT. Namun bukan hanya seseorang yang sedang tertimpa sebuah musibah namun juga untuk seluruh umat Islam yang masih hidup (diberirahmat dan kehidupan). Dalam keadaan yang masih sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Sebagai manusia kiranya kita harus berdoa untuk meminta atau bersyukur berkat rahmat yang maha kuasa. Agar kita diberi keuatan iman dan takwa agar tetap bisa melakukan segala perintah-Nya.

Dalam Alquran terdapat 203 ayat dengan arti yang beragam. Sedang menurut istilah doa berarti memohon kepada Allah SWT secara langsung untuk memperoleh karunia dan segala yang diridhoiNya dan untuk menjauhkan diri dari kejahatan atau bencana yang tidak dikehendakinya.

Secara bahasa, doa adalah seruan atau dengan kata lain artinya yakni memanggil, atau mengucap . Jika menurut istilah “Doa” yakni merupakan suatu permohonan atau permintaan serta ucapan yang di tujukan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai tuhan alam semesta. Adapun doa yang biasanya di lakukan oleh manusia adalah doa memohon ampun. Berdoa keselamatan hidup. Doa meminta pertolongan. Doa meminta rezeki yang halal dan bersyukur atas nikmat yang telah di berikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.


Selain itu, Doa juga merupakan permohonan / permintaan yang bersifat baik kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. adapun doa yang biasanya manusia ucapkan seperti meminta kesehatan, keselamatan, rezki yang halal dan tabahan dalam menjalani kehidupan dan lainnya. Seharusnya memang kita senantiasa berdoa kepada Allah SWT setiap waktu, setiap saat, kapanpun dan dimanapun karena selalu karena Allah SWT suka terhadap hamba-Nya yang merendahkan diri di hadapannya dan yaknilah bahwasanya doa yang kita panjatkan tersebut akan didengar oleh-Nya.

Baca Juga :  Penilaian Siswa pada Masa Pandemi

Tujuan berdo’a/berdoa: memohon agar hidup selalu dalam bimbingan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Meminta agar selalu dalam perlindungan Allah SWT dari semua bisik dan godaan setan yang terkutuk. Memohon agar diberi keselamatan dunia dan akhirat, Mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas berkah dan rahmat-Nya

Waktu-waktu yang tepat/mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Pada saat membaca Alquran. Setelah melakukan salat wajib di tengah malam setelah sholat tahajud. Saat berpuasa wajib dan puasa sunah. Ketika melaksanakan ibadah haji.

Cara mengajarkan hafalan doa kepada anak. Anak akan lebih senang dan mudah menyerap informasi saat belajar sambil bermain, bunda. Intinya, Bunda harus membuat sesi belajarnya menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Selain itu, ada beberapa cara lain yang mungkin bisa Bunda coba.

Pastikan anak dalam suasana hati yang baik dan tidak sedang tidak bermain secara fisik seperti berlarian. Sebaiknya tuntaskan per tema doa. Kenalkan lebih dahulu doa-doa pendek. Penggal per bagian atau per kumpulan kata menurut artinya. Misalnya doa untuk orang tua, yang berbunyi:

“Rabbighfirlii wali waalidayya warham humma kamaa rabbayaanii shaghiiraa.”

Doa ini bisa dibagi menjadi tiga bagian.

Penggalan pertama: Rabbighfirlii wali waalidayya

Penggalan kedua: warham humma

Penggalan ketiga: kamaa rabbayaanii shaghiiraa

Ajarkan perlahan dengan mengucapkan berulang kali secara lisan dengan intonasi yang jelas. (*)

DOA merupakan sebuah ibadah, bahkan juga inti dari ibadah tersebut sebagai contoh ibadah haji. Pada hakekatnya ibadah ialah ungkapan dari lahirnya kesadaran nurani atau perasaan hajat meminta pertolongan atau bantuan Allah SWT. Namun bukan hanya seseorang yang sedang tertimpa sebuah musibah namun juga untuk seluruh umat Islam yang masih hidup (diberirahmat dan kehidupan). Dalam keadaan yang masih sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Sebagai manusia kiranya kita harus berdoa untuk meminta atau bersyukur berkat rahmat yang maha kuasa. Agar kita diberi keuatan iman dan takwa agar tetap bisa melakukan segala perintah-Nya.

Dalam Alquran terdapat 203 ayat dengan arti yang beragam. Sedang menurut istilah doa berarti memohon kepada Allah SWT secara langsung untuk memperoleh karunia dan segala yang diridhoiNya dan untuk menjauhkan diri dari kejahatan atau bencana yang tidak dikehendakinya.

Secara bahasa, doa adalah seruan atau dengan kata lain artinya yakni memanggil, atau mengucap . Jika menurut istilah “Doa” yakni merupakan suatu permohonan atau permintaan serta ucapan yang di tujukan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai tuhan alam semesta. Adapun doa yang biasanya di lakukan oleh manusia adalah doa memohon ampun. Berdoa keselamatan hidup. Doa meminta pertolongan. Doa meminta rezeki yang halal dan bersyukur atas nikmat yang telah di berikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Selain itu, Doa juga merupakan permohonan / permintaan yang bersifat baik kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. adapun doa yang biasanya manusia ucapkan seperti meminta kesehatan, keselamatan, rezki yang halal dan tabahan dalam menjalani kehidupan dan lainnya. Seharusnya memang kita senantiasa berdoa kepada Allah SWT setiap waktu, setiap saat, kapanpun dan dimanapun karena selalu karena Allah SWT suka terhadap hamba-Nya yang merendahkan diri di hadapannya dan yaknilah bahwasanya doa yang kita panjatkan tersebut akan didengar oleh-Nya.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Temukan Sekolah Jualan Seragam Seharga Rp 800 Ribu

Tujuan berdo’a/berdoa: memohon agar hidup selalu dalam bimbingan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Meminta agar selalu dalam perlindungan Allah SWT dari semua bisik dan godaan setan yang terkutuk. Memohon agar diberi keselamatan dunia dan akhirat, Mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas berkah dan rahmat-Nya

Waktu-waktu yang tepat/mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Pada saat membaca Alquran. Setelah melakukan salat wajib di tengah malam setelah sholat tahajud. Saat berpuasa wajib dan puasa sunah. Ketika melaksanakan ibadah haji.

Cara mengajarkan hafalan doa kepada anak. Anak akan lebih senang dan mudah menyerap informasi saat belajar sambil bermain, bunda. Intinya, Bunda harus membuat sesi belajarnya menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Selain itu, ada beberapa cara lain yang mungkin bisa Bunda coba.

Pastikan anak dalam suasana hati yang baik dan tidak sedang tidak bermain secara fisik seperti berlarian. Sebaiknya tuntaskan per tema doa. Kenalkan lebih dahulu doa-doa pendek. Penggal per bagian atau per kumpulan kata menurut artinya. Misalnya doa untuk orang tua, yang berbunyi:

“Rabbighfirlii wali waalidayya warham humma kamaa rabbayaanii shaghiiraa.”

Doa ini bisa dibagi menjadi tiga bagian.

Penggalan pertama: Rabbighfirlii wali waalidayya

Penggalan kedua: warham humma

Penggalan ketiga: kamaa rabbayaanii shaghiiraa

Ajarkan perlahan dengan mengucapkan berulang kali secara lisan dengan intonasi yang jelas. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/