alexametrics
25 C
Kudus
Sunday, May 22, 2022

Tiktok sebagai Media Pembelajaran Senam Irama

SEBAGAI seorang guru yang mengemban tugas sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik yang diharuskan melakukan tugasnya dengan menarik dan menyenangkan. Sehingga akan tercapai pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik dan keberhasilan proses pembelajaran.

Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan ini dapat dilakukan salah satunya menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran adalah sarana alat bantu dan alat komunikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk membawa informasi berupa materi ajaran dari guru kepada murid. Sehingga murid lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang dipilih untuk digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah yang menarik, dekat, dan lekat dengan masyarakat. Pelaksanan kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang biasanya hanya dilakukan dengan secara konvensional terutama pada materi senam irama. Hanya menghafal gerak yang sama dengan iringan musik yang sama juga, menyebabkan peserta didik merasa jemu dan bosan kurang tertarik pada materi pelajaran.Hal ini membuat guru harus memikirkan cara yang menarik untuk menyampaikan materi pelajaran.

Media pembelajaran aplikasi Tiktok ini dipilih karena guru melihat peserta didik yang aktif menggunakan aplikasi Tiktok dalam kehidupan sehari-hari. Berawal dari masa pandemi yang mengharuskan siswa belajar secara online yang membuat peserta didik terbiasa menggunakan gawai dan secara otomatis juga akrab dengan berbagai aplikasi didalamnya. Dengan kebiasaan siswa yang sering mengunggah videonya di aplikasi Tiktok kemudian guru berfikir mengapa tidak memanfaatkan aplikasi Tiktok untuk media pembelajaran sehingga guru dapat mengarahkan peserta didik bagaimana menggunakan aplikasi Tiktok dengan benar. Sehingga mendapatkan dampak yang positif bermain Tiktok. Aplikasi Tiktok adalah sebuah jejaring sosial dan platform video musik yang paling banyak diunduh sebanyak empat puluh lima juta kali dan ini mengalahkan aplikasi populer lain seperti Whatsapp, Facebook, Youtube, dan Instagram. Menurut tekno.kompas.com ada sepuluh juta pengguna aplikasi Tiktok di Indonesia yang mayoritas anak milineal, usia sekolah atau biasa disebut generasi Z. Aplikasi tersebut membolehkan para penggunanya untuk merekam suara, video, back sound dan dapat mengeditnya kemudian dibagikan ataupun dapat berkolaborasi dengan pengguna aplikasi Tiktok lainnya.

Baca Juga :  Balada PJJ dan PTM Terbatas

Penggunaan aplikasi Tiktok ini dirasa sangat tepat bagi saya sebagai Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam menyampaikan materi senam irama. Peserta didik dapat mengunggah video tugas senam irama di aplikasi Tiktok bisa dilakukan dengan mandiri ataupun berkelompok. Peserta didik dapat saling berbagi video yang tentunya dengan gerak dan musik yang berbeda-beda sesuai dengan kreatifitas siswa masing-masing. Selain menjadi semangat belajar dan menimbulkan pemikiran yang kreatif, siswa juga merasa senang jika mendapat like dan viewer yang banyak dari unggahan videonya, bisa saling berkomentar sehingga pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru saja. Berdasarkan pengalaman saya yang telah menggunakan media pembelajaran aplikasi tiktok sebagai sarana dalam menyampaikan materi senam irama yang berdampak positif dan keberhasilan pada peserta didik saya maka penggunaan media pembelajaran aplikasi Tiktok bisa dijadikan referensi mengajar bagi teman-teman guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jangan lupa bekerja sama dengan orangtua wali murid untuk selalu mengawasi putra putrinya dalam menggunakan media sosial dan beraktifitas di aplikasi Tiktok supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

SEBAGAI seorang guru yang mengemban tugas sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik yang diharuskan melakukan tugasnya dengan menarik dan menyenangkan. Sehingga akan tercapai pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik dan keberhasilan proses pembelajaran.

Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan ini dapat dilakukan salah satunya menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran adalah sarana alat bantu dan alat komunikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk membawa informasi berupa materi ajaran dari guru kepada murid. Sehingga murid lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang dipilih untuk digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah yang menarik, dekat, dan lekat dengan masyarakat. Pelaksanan kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang biasanya hanya dilakukan dengan secara konvensional terutama pada materi senam irama. Hanya menghafal gerak yang sama dengan iringan musik yang sama juga, menyebabkan peserta didik merasa jemu dan bosan kurang tertarik pada materi pelajaran.Hal ini membuat guru harus memikirkan cara yang menarik untuk menyampaikan materi pelajaran.

Media pembelajaran aplikasi Tiktok ini dipilih karena guru melihat peserta didik yang aktif menggunakan aplikasi Tiktok dalam kehidupan sehari-hari. Berawal dari masa pandemi yang mengharuskan siswa belajar secara online yang membuat peserta didik terbiasa menggunakan gawai dan secara otomatis juga akrab dengan berbagai aplikasi didalamnya. Dengan kebiasaan siswa yang sering mengunggah videonya di aplikasi Tiktok kemudian guru berfikir mengapa tidak memanfaatkan aplikasi Tiktok untuk media pembelajaran sehingga guru dapat mengarahkan peserta didik bagaimana menggunakan aplikasi Tiktok dengan benar. Sehingga mendapatkan dampak yang positif bermain Tiktok. Aplikasi Tiktok adalah sebuah jejaring sosial dan platform video musik yang paling banyak diunduh sebanyak empat puluh lima juta kali dan ini mengalahkan aplikasi populer lain seperti Whatsapp, Facebook, Youtube, dan Instagram. Menurut tekno.kompas.com ada sepuluh juta pengguna aplikasi Tiktok di Indonesia yang mayoritas anak milineal, usia sekolah atau biasa disebut generasi Z. Aplikasi tersebut membolehkan para penggunanya untuk merekam suara, video, back sound dan dapat mengeditnya kemudian dibagikan ataupun dapat berkolaborasi dengan pengguna aplikasi Tiktok lainnya.

Baca Juga :  Tari Orek-Orek Khas Rembang Bawa SMPN 3 Lasem Juara Provinsi

Penggunaan aplikasi Tiktok ini dirasa sangat tepat bagi saya sebagai Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam menyampaikan materi senam irama. Peserta didik dapat mengunggah video tugas senam irama di aplikasi Tiktok bisa dilakukan dengan mandiri ataupun berkelompok. Peserta didik dapat saling berbagi video yang tentunya dengan gerak dan musik yang berbeda-beda sesuai dengan kreatifitas siswa masing-masing. Selain menjadi semangat belajar dan menimbulkan pemikiran yang kreatif, siswa juga merasa senang jika mendapat like dan viewer yang banyak dari unggahan videonya, bisa saling berkomentar sehingga pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru saja. Berdasarkan pengalaman saya yang telah menggunakan media pembelajaran aplikasi tiktok sebagai sarana dalam menyampaikan materi senam irama yang berdampak positif dan keberhasilan pada peserta didik saya maka penggunaan media pembelajaran aplikasi Tiktok bisa dijadikan referensi mengajar bagi teman-teman guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jangan lupa bekerja sama dengan orangtua wali murid untuk selalu mengawasi putra putrinya dalam menggunakan media sosial dan beraktifitas di aplikasi Tiktok supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/