alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Belum Ada Instruksi Daring, PTM di Kudus Tetap Berlanjut

KUDUS – Meski ada lonjakan kasus Covid-19, namun Pemkab Kudus belum menginstruksikan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk daring. Jadi hingga saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) tetap berlanjut.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, bersama Forkopimda mempersiapkan semuanya mulai dari rumah sakit hingga lingkungan pendidikan.

Dia meminta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus membuat surat edaran terkait evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, sampai sejauh ini belum diinstruksikan pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Masih PTM cuma dibatasi. Masuknya bisa dibagi dua sif,” ungkapnya.


Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, PTM masih jalan. Kalau ada sekolah yang ingin PJJ atau menerapkan daring, harus izin ke Disdikpora lebih dulu.

Baca Juga :  Diterjang Hujan Angin, Kerusakan Lampu Citywalk Langsung Diperbaiki

“Kami tekankan kembali, sekolah baik SD dan SMP negeri swasta yang ingin menerapkan PJJ izin lebih dulu pada kami. Supaya kami tahu alasan daring kenapa dan pantauan juga,” imbuhnya.

Dia mengaku, sejauh ini belum ada laporan yang masuk tentang sekolah menerapkan PJJ. Dijelaskan juga tracing ke sekolah masih terus dilakukan. Menurutnya, Satgas Covid-19 dikalangan SD dan SMP sudah sesuai tupoksi dan pihaknya melakukan evaluasi berkala.

“Pekan lalu tracing di SMP 1 Bae hasilnya Alhammdulillah negatif semua. Tidak hanya siswa tapi juga guru. Kami berharap tetap kondusif, patuhi protokol kesehatan (Prokes),” katanya Harjuna. (mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Meski ada lonjakan kasus Covid-19, namun Pemkab Kudus belum menginstruksikan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk daring. Jadi hingga saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) tetap berlanjut.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, bersama Forkopimda mempersiapkan semuanya mulai dari rumah sakit hingga lingkungan pendidikan.

Dia meminta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus membuat surat edaran terkait evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, sampai sejauh ini belum diinstruksikan pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Masih PTM cuma dibatasi. Masuknya bisa dibagi dua sif,” ungkapnya.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, PTM masih jalan. Kalau ada sekolah yang ingin PJJ atau menerapkan daring, harus izin ke Disdikpora lebih dulu.

Baca Juga :  Stok Langka, Pedagang Pasar di Kudus masih Jual Migor dengan Harga Lama

“Kami tekankan kembali, sekolah baik SD dan SMP negeri swasta yang ingin menerapkan PJJ izin lebih dulu pada kami. Supaya kami tahu alasan daring kenapa dan pantauan juga,” imbuhnya.

Dia mengaku, sejauh ini belum ada laporan yang masuk tentang sekolah menerapkan PJJ. Dijelaskan juga tracing ke sekolah masih terus dilakukan. Menurutnya, Satgas Covid-19 dikalangan SD dan SMP sudah sesuai tupoksi dan pihaknya melakukan evaluasi berkala.

“Pekan lalu tracing di SMP 1 Bae hasilnya Alhammdulillah negatif semua. Tidak hanya siswa tapi juga guru. Kami berharap tetap kondusif, patuhi protokol kesehatan (Prokes),” katanya Harjuna. (mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/