alexametrics
32.2 C
Kudus
Wednesday, May 25, 2022

Tiga Sekolah di Rembang Jadi Percontohan Penerapan Kurikulum Prototipe

REMBANG – Di Kabupaten Rembang, ada tiga sekolah yang menjadi percontohan penerapan kurikulum prototipe. Meliputi SMPN 2 Kaliori, SMPN 2 Sulang, dan SMPN 3 Pamotan.

Kepala Dindikpora Rembang Sutrisno melalui Kabid Pembinaan SMP Khoirony mengatakan, sekolah penggerak baru ditetapkan. Penetapannya melalui seleksi dari pusat. Awalnya ikuti tes. Akhirnya muncul tiga sekolah.

”Setahu saya dulu SMP swasta diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi. Dari nilai tertinggi ditentukan pusat. Juga indikator lain yang ditentukan Dinas Pendidikan,” terangnya.


Dia menambahkan, Kurikulum Prototipe itu, penyempurnaan dari Kurikulum 2013. ”Tentu untuk penerapan tidak langsung total ke seluruh sekolah. Namun, bertahap,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMPN 3 Pamotan Ngadiyono mengamini sekolahnya lolos sekolah penggerak. Konsepnya ke depan ada guru penggerak. ”Untuk guru penggerak nantinya lewat proses pendaftaran yang akan dibuka 10 Januari. Harapannya, dengan kurikulum baru ini, tercipta pelajar Pancasila,” terangnya.

Baca Juga :  Resmi, Harno Terima SK dari DPP Bersama 21 DPC Partai Demokrat Jateng

Dia menyampaikan, sebelumnya dinas menyampaikan dibuka pendaftaran sebagai sekolah penggerak secara online lewat aplikasi SIM-PKB. Seleksinya, sekolah diminta membuat gagasan atau ide-ide dasar pengembangan sekolah. Termasuk konsep sekolah ke depan.

”Tes dua tahap. Dilakukan langsung oleh Kemendikbud. Seleksi wawancaranya secara daring. Kepala sekolah diminta praktik mengajar,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Di Kabupaten Rembang, ada tiga sekolah yang menjadi percontohan penerapan kurikulum prototipe. Meliputi SMPN 2 Kaliori, SMPN 2 Sulang, dan SMPN 3 Pamotan.

Kepala Dindikpora Rembang Sutrisno melalui Kabid Pembinaan SMP Khoirony mengatakan, sekolah penggerak baru ditetapkan. Penetapannya melalui seleksi dari pusat. Awalnya ikuti tes. Akhirnya muncul tiga sekolah.

”Setahu saya dulu SMP swasta diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi. Dari nilai tertinggi ditentukan pusat. Juga indikator lain yang ditentukan Dinas Pendidikan,” terangnya.

Dia menambahkan, Kurikulum Prototipe itu, penyempurnaan dari Kurikulum 2013. ”Tentu untuk penerapan tidak langsung total ke seluruh sekolah. Namun, bertahap,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMPN 3 Pamotan Ngadiyono mengamini sekolahnya lolos sekolah penggerak. Konsepnya ke depan ada guru penggerak. ”Untuk guru penggerak nantinya lewat proses pendaftaran yang akan dibuka 10 Januari. Harapannya, dengan kurikulum baru ini, tercipta pelajar Pancasila,” terangnya.

Baca Juga :  Sambut Kota Pusaka, Masjid Lasem Dipugar Secara Swadaya

Dia menyampaikan, sebelumnya dinas menyampaikan dibuka pendaftaran sebagai sekolah penggerak secara online lewat aplikasi SIM-PKB. Seleksinya, sekolah diminta membuat gagasan atau ide-ide dasar pengembangan sekolah. Termasuk konsep sekolah ke depan.

”Tes dua tahap. Dilakukan langsung oleh Kemendikbud. Seleksi wawancaranya secara daring. Kepala sekolah diminta praktik mengajar,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/