alexametrics
26.9 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

SMK NU Lasem Rembang Resmikan Bengkel NU-Tech PT Nasmoco

REMBANG – Peningkatan kemampuan anak-anak didik SMK NU Lasem terus ditingkatkan. Kemarin, (6/12), sekolah ini meresmikan bengkel NU-Techologi menggandeng PT Nasmoco Pati. Bengkel resmi Toyota di sekolah ini menjadi yang pertama dari 24 cabang bengkel Nasmoco di Jawa Tengah (Jateng).

Hadiri dalam peresmian Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang diwakili Sugiyanto, selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah. Bupati Rembang, Abdul Hafidz,  Wakil Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH A’wani.

Jajajaran  Pengurus PCNU Lasem,  Ketua Dr KH Sholahuddin Fatawi, M.P;  Sekretaris, K Muslihul Afif, S.Ag; Wakil Ketua, Drs KH Hamzani Syarif; Ketua LP Ma’arif NU Lasem H. Moch Noor Hasan, SH, MH, dan Sekretaris, H Sumardi, M.Pd.


Kemudian, Pimpinan PT Nasmoco Pati, Forkompincam Lasem, Kepala SMK se-Kabupaten Rembang, Kepala Desa se-Kecamatan Lasem, Dudika SMK NU Lasem serta Kepala SMP MTs terdekat.

Kepala Sekolah SMK NU Lasem Arif Dimyati menyampaikan peresmian bengkel dilatarbelakangi teaching factory.  Konsep pembelajaran SMK berbasis industri.  Sesuai standar dan prosedur di dunia industri atau bisnis.

”Kehadiran PT Nasmoco di SMK NU Lasem tepat. Sebab menjadi program pemerintah lewat konsep teaching factory,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Arif menyebutkan konsep tersebut sebenarnya sudah diawali tiga tahun silam. Ada bibit dan bengkel yang berdiri. Kemudian ada bantuan lagi berupa bengkel yang bisa dikomersilkan. Gayung bersambut PT Nasmoco Pati bisa menerima dengan tangan terbuka dan sudah berjalan hampir sebulan dengan kendaraan yang masuk sekitar 30 unit.

”Sudah ada program teaching factory. Namun masih sebatas kurikulum saja. Namun ini lebih ditingkatkan dalam sebuah kerja sama riil, konkret dan menghasilkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Arif menyampaikan alasan mengadakan peresmian. Lantaran pihak sekolah menjalankan program Kemendikbud. Dimulai tahun 2020 berupa bantuan pengembangan SMK menjadi pusat keunggulan (Center of Excellence).

Wujudnya berupa gedung dan peralatan. Disambung 2021 menjadi sekolah SMK Pusat keunggulan. Hadirnya bengkel tersebut juga benar-benar menjadi pusat keunggulan SMK NU Lasem. Sekaligus menujukan dunia industri sangat dinantikan SMK.

Baca Juga :  Memahami Karakter Siswa Sekolah Dasar

”Ini bengkel resminya PT Nasmoco. Semoga ke depan menjadi PT Toyota. Dan bisa bermanfaat kita semua. Termasuk kompetensi siswa. Hal-hal finansial yang didapatkan dan sebagainya,” ujarnya.

Kehadiran bengkel di Lasem ini sekaligus memutus atau memperpendek jarak yang akan servis ke Nasmoco Pati. Kelebihan lagi di Nasmoco Lasem baru kali pertama berdiri di sekolah. diantara 24 cabang yang ada di Jateng.

Kepada mitra ditawarkan untuk menggunakan jasa. Baik dari perbankan maupun pemerintahan. Dengan harga ekonomis. Itu menjadi terobosan sekolah. Untuk meningkatkan kompetensi siswa didik agar lebih bisa diterima industri dan kompeten.

FX. Rachmat Dwi Asnanto, Branc Manager PT Nasmoco Pati didampingi Deni Sofiyanto Service Manager menyampaikan pembukaan bengkel di Lasem salah satu pertimbangan adalah secara demografi. Menurutnya Lasem ibaratkan Cepu-Blora. Dilanjutkan radius 30 km bisa mencangkup market.

“Kita baru proses trial. Selama Minggu kedua November, average (rata-rata) delapan. Proyeksi ke depan bukan menjadi teaching factory (Tefa). Tapi lebih bisnisnya lagi. Yakni  sebagai Sales and Service Point (SSP),” targetnya.

Jika melihat kejuruan di SMK NU Lasem bentuk kerja sama magang dari guru, guru tamu dari PT Nasmoco. Lalu ada kuota  PKL eksklusif dari SMK NU Lasem. “Jadi full dari sekolah tersebut diserap. Termasuk potensi tidak hanya mesin, tetapi ada multimedia dan akuntansi. Itu bisa magang ditempat kita. Multimedia untuk ekspose medsos. Untuk akuntansi magangnya dari sisi admin,” imbuhnya. (ali)

 






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Peningkatan kemampuan anak-anak didik SMK NU Lasem terus ditingkatkan. Kemarin, (6/12), sekolah ini meresmikan bengkel NU-Techologi menggandeng PT Nasmoco Pati. Bengkel resmi Toyota di sekolah ini menjadi yang pertama dari 24 cabang bengkel Nasmoco di Jawa Tengah (Jateng).

Hadiri dalam peresmian Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang diwakili Sugiyanto, selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah. Bupati Rembang, Abdul Hafidz,  Wakil Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH A’wani.

Jajajaran  Pengurus PCNU Lasem,  Ketua Dr KH Sholahuddin Fatawi, M.P;  Sekretaris, K Muslihul Afif, S.Ag; Wakil Ketua, Drs KH Hamzani Syarif; Ketua LP Ma’arif NU Lasem H. Moch Noor Hasan, SH, MH, dan Sekretaris, H Sumardi, M.Pd.

Kemudian, Pimpinan PT Nasmoco Pati, Forkompincam Lasem, Kepala SMK se-Kabupaten Rembang, Kepala Desa se-Kecamatan Lasem, Dudika SMK NU Lasem serta Kepala SMP MTs terdekat.

Kepala Sekolah SMK NU Lasem Arif Dimyati menyampaikan peresmian bengkel dilatarbelakangi teaching factory.  Konsep pembelajaran SMK berbasis industri.  Sesuai standar dan prosedur di dunia industri atau bisnis.

”Kehadiran PT Nasmoco di SMK NU Lasem tepat. Sebab menjadi program pemerintah lewat konsep teaching factory,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Arif menyebutkan konsep tersebut sebenarnya sudah diawali tiga tahun silam. Ada bibit dan bengkel yang berdiri. Kemudian ada bantuan lagi berupa bengkel yang bisa dikomersilkan. Gayung bersambut PT Nasmoco Pati bisa menerima dengan tangan terbuka dan sudah berjalan hampir sebulan dengan kendaraan yang masuk sekitar 30 unit.

”Sudah ada program teaching factory. Namun masih sebatas kurikulum saja. Namun ini lebih ditingkatkan dalam sebuah kerja sama riil, konkret dan menghasilkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Arif menyampaikan alasan mengadakan peresmian. Lantaran pihak sekolah menjalankan program Kemendikbud. Dimulai tahun 2020 berupa bantuan pengembangan SMK menjadi pusat keunggulan (Center of Excellence).

Wujudnya berupa gedung dan peralatan. Disambung 2021 menjadi sekolah SMK Pusat keunggulan. Hadirnya bengkel tersebut juga benar-benar menjadi pusat keunggulan SMK NU Lasem. Sekaligus menujukan dunia industri sangat dinantikan SMK.

Baca Juga :  PTM Terbatas dengan Group Project

”Ini bengkel resminya PT Nasmoco. Semoga ke depan menjadi PT Toyota. Dan bisa bermanfaat kita semua. Termasuk kompetensi siswa. Hal-hal finansial yang didapatkan dan sebagainya,” ujarnya.

Kehadiran bengkel di Lasem ini sekaligus memutus atau memperpendek jarak yang akan servis ke Nasmoco Pati. Kelebihan lagi di Nasmoco Lasem baru kali pertama berdiri di sekolah. diantara 24 cabang yang ada di Jateng.

Kepada mitra ditawarkan untuk menggunakan jasa. Baik dari perbankan maupun pemerintahan. Dengan harga ekonomis. Itu menjadi terobosan sekolah. Untuk meningkatkan kompetensi siswa didik agar lebih bisa diterima industri dan kompeten.

FX. Rachmat Dwi Asnanto, Branc Manager PT Nasmoco Pati didampingi Deni Sofiyanto Service Manager menyampaikan pembukaan bengkel di Lasem salah satu pertimbangan adalah secara demografi. Menurutnya Lasem ibaratkan Cepu-Blora. Dilanjutkan radius 30 km bisa mencangkup market.

“Kita baru proses trial. Selama Minggu kedua November, average (rata-rata) delapan. Proyeksi ke depan bukan menjadi teaching factory (Tefa). Tapi lebih bisnisnya lagi. Yakni  sebagai Sales and Service Point (SSP),” targetnya.

Jika melihat kejuruan di SMK NU Lasem bentuk kerja sama magang dari guru, guru tamu dari PT Nasmoco. Lalu ada kuota  PKL eksklusif dari SMK NU Lasem. “Jadi full dari sekolah tersebut diserap. Termasuk potensi tidak hanya mesin, tetapi ada multimedia dan akuntansi. Itu bisa magang ditempat kita. Multimedia untuk ekspose medsos. Untuk akuntansi magangnya dari sisi admin,” imbuhnya. (ali)

 






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/