alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Bupati Rembang Instruksikan Mobil Dinas Service di NU Tech

REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz berkesempatan test drive Toyota Veloz keluaran terbaru produksi PT Toyota Astra Motor saat membuka bengkel NU_Tech PT Nasmoco Pati. Dalam kesempatan itu, Hafidz tak hanya mengapresiasi kompetensi siswa-siswi. Tetapi juga menginstruksikan mobil dinas untuk diservis di bengkel milik SMK NU Lasem.

Selain test drive, bupati juga berkeliling di bengkel milik SMK NU Lasem diresmikan sebagai bengkel Teaching Factory Teknik Otomotif. Bupati langsung duduk di kursi kemudi. Melihat fitur-fitur canggihnya. Terutama dari sisi kamera parkir yang sudah 360 derajat. Dengan didampingi R. FX. Rachmat Dwi Asnanto, Branch Manager PT Nasmoco Pati. Langsung tancap gas keluar bengkel.

“Enak untuk manuver. Tidak limbung. Mirip Toyota Innova. Desainya panjang. Bagasi dalam lapang. Kursi belakang bisa dilipat lurus,” ungkap Bupati Rembang, Abdul Hafidz selepas test drive.


Abdul Hafidz menyampaikan terima kasih SMK NU Lasem dan PT Nasmoco Pati yang sudah mewujudkan kerja sama yang baik. Menjalin kerja sama harus menguntungkan kedua belah pihak. Sedangkan keuntungannya tersebut harus diperinci.

“Jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolahan,” ungkapnya.

PERTAMA: Bupati Rembang Abdul Hafidz memukul gong tanda pembukaan bengkel NU Tech yang bekerjasama dengan PT Nasmoco Pati. Bengkel PT Nasmoco di sekolah ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Pihaknya mewanti-wanti agar keuntungan dari kerja sama tersebut jangan sampai mengganggu siswa dalam menempuh pendidikan. Jika siswa mendapatkan penghasilan dari adanya Bengkel Teaching Factory dikhawatirkan siswa jadi malas belajar.

”Biasanya anak sekolah kalau sudah dapat uang itu jadi malas-malasan untuk sekolah. Jadi makanya harus ada garis pembatas, jangan sampai anak masuk di wilayah keuangan dari keuntungan kerja sama PT Nasmoco dan SMK,” tuturnya.

Baca Juga :  Sukseskan Survei Ekonomi Nasional, Bupati Rembang Turun Tangan

Bupati Hafidz menerangkan, pendidikan vokasi tersebut jelas memberi keuntungan produktivitas siswa dalam bidang otomotif. Untuk mendukung kerja sama yang sudah terjalin, pihaknya akan menginstruksikan agar mobil plat merah melakukan servis di bengkel SMK NU Lasem.

Kepala Sekolah SMK NU Lasem Arif Dimyati menyerap yang disampaikan bupati. Keuntungan yang siswa dapat nantinya bukan berupa uang. Melainkan mendapat gratis makan, pembebasan SPP, ataupun keringanan biaya sekolah lainnya.

”Adanya kerja sama tersebut dapat membantu meningkatkan kompetensi siswa. Sekaligus memberikan keuntungan secara finansial untuk SMK NU Lasem,” imbuhnya.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen diwakili  Sugiyanto, Kepala Cabang Dinas Wilayah III Jateng menyampaikan mendorong sekolah lain ikut berinovasi dan mengoptimalkan peralatan agar anak didik terampil

”Sukses buat SMK NU Lasem, Kabupaten Rembang. Semoga jadi inspirasi sekolah lain,” harapanya.

Ketua PCNU Lasem, Dr KH Sholahuddin Fatawi, M.Pd bangga PT Nasmoco menggandeng perbengkelan dengan pihak sekolah. Baru kali ini di dimulai SMK NU Lasem. Hal itu cukup istimewa.

”Saya cukup bangga. Biasanya NU hanya dikenal ngopeni tahlil, manakib. Alhamdulillah SMK NU Lasem bisa ngopeni mesin. Menjadi indah lagi ada suport dari pemerintahan,” ungkapnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz berkesempatan test drive Toyota Veloz keluaran terbaru produksi PT Toyota Astra Motor saat membuka bengkel NU_Tech PT Nasmoco Pati. Dalam kesempatan itu, Hafidz tak hanya mengapresiasi kompetensi siswa-siswi. Tetapi juga menginstruksikan mobil dinas untuk diservis di bengkel milik SMK NU Lasem.

Selain test drive, bupati juga berkeliling di bengkel milik SMK NU Lasem diresmikan sebagai bengkel Teaching Factory Teknik Otomotif. Bupati langsung duduk di kursi kemudi. Melihat fitur-fitur canggihnya. Terutama dari sisi kamera parkir yang sudah 360 derajat. Dengan didampingi R. FX. Rachmat Dwi Asnanto, Branch Manager PT Nasmoco Pati. Langsung tancap gas keluar bengkel.

“Enak untuk manuver. Tidak limbung. Mirip Toyota Innova. Desainya panjang. Bagasi dalam lapang. Kursi belakang bisa dilipat lurus,” ungkap Bupati Rembang, Abdul Hafidz selepas test drive.

Abdul Hafidz menyampaikan terima kasih SMK NU Lasem dan PT Nasmoco Pati yang sudah mewujudkan kerja sama yang baik. Menjalin kerja sama harus menguntungkan kedua belah pihak. Sedangkan keuntungannya tersebut harus diperinci.

“Jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolahan,” ungkapnya.

PERTAMA: Bupati Rembang Abdul Hafidz memukul gong tanda pembukaan bengkel NU Tech yang bekerjasama dengan PT Nasmoco Pati. Bengkel PT Nasmoco di sekolah ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Pihaknya mewanti-wanti agar keuntungan dari kerja sama tersebut jangan sampai mengganggu siswa dalam menempuh pendidikan. Jika siswa mendapatkan penghasilan dari adanya Bengkel Teaching Factory dikhawatirkan siswa jadi malas belajar.

”Biasanya anak sekolah kalau sudah dapat uang itu jadi malas-malasan untuk sekolah. Jadi makanya harus ada garis pembatas, jangan sampai anak masuk di wilayah keuangan dari keuntungan kerja sama PT Nasmoco dan SMK,” tuturnya.

Baca Juga :  Angin Segar Guru TIK dalam Kurikulum Prototipe

Bupati Hafidz menerangkan, pendidikan vokasi tersebut jelas memberi keuntungan produktivitas siswa dalam bidang otomotif. Untuk mendukung kerja sama yang sudah terjalin, pihaknya akan menginstruksikan agar mobil plat merah melakukan servis di bengkel SMK NU Lasem.

Kepala Sekolah SMK NU Lasem Arif Dimyati menyerap yang disampaikan bupati. Keuntungan yang siswa dapat nantinya bukan berupa uang. Melainkan mendapat gratis makan, pembebasan SPP, ataupun keringanan biaya sekolah lainnya.

”Adanya kerja sama tersebut dapat membantu meningkatkan kompetensi siswa. Sekaligus memberikan keuntungan secara finansial untuk SMK NU Lasem,” imbuhnya.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen diwakili  Sugiyanto, Kepala Cabang Dinas Wilayah III Jateng menyampaikan mendorong sekolah lain ikut berinovasi dan mengoptimalkan peralatan agar anak didik terampil

”Sukses buat SMK NU Lasem, Kabupaten Rembang. Semoga jadi inspirasi sekolah lain,” harapanya.

Ketua PCNU Lasem, Dr KH Sholahuddin Fatawi, M.Pd bangga PT Nasmoco menggandeng perbengkelan dengan pihak sekolah. Baru kali ini di dimulai SMK NU Lasem. Hal itu cukup istimewa.

”Saya cukup bangga. Biasanya NU hanya dikenal ngopeni tahlil, manakib. Alhamdulillah SMK NU Lasem bisa ngopeni mesin. Menjadi indah lagi ada suport dari pemerintahan,” ungkapnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/