alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Tingkatkan Efisiensi dan Efektivitas, 62 SD di Jepara bakal Diregrouping

JEPARA – Sebanyak 62 sekolah dasar (SD) di Jepara bakal di regrouping. Namun, terkait kepastian waktunya masih menunggu regulasi resmi ditetapkan terlebih dahulu. Regulasi tersebut telah diajukan ke tingkat provinsi. Saat ini masih menunggu hasil evaluasi. Sehingga, diperkirakan pelaksanaannya baru terlaksana tahun depan.

”Pelaksanaannya tetap di awal tahun pelajaran, kemungkinan tahun depan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Agus Tri Harjono melalui Kabid SD Widiyantoro.

Sembari regulasi itu rampung dibahas, pihaknya terus koordinasikan rencana regrouping itu ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Lantaran, nantinya juga berpengaruh terhadap nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor induk sekolah (NIS). Serta penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).


Alasan penggabungan sejumlah sekolah dasar itu untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas. Lantaran SD tersebut berada dalam satu lokasi berdekatan. Bahkan tak jarang berada dalam satu kompleks. Antara satu SD dengan SD lainnya memiliki jumlah peserta didik hingga tenaga pendidik dan kependidikan yang terbatas. Sehingga terjadi ketimpangan antar SD di lokasi berdekatan.

Baca Juga :  Festival KKN Unisnu Suguhkan Potensi Desa dan Budaya

62 SD itu tersebar hampir di seluruh kecamatan di Jepara. Kecuali Nalumsari dan Karimunjawa. Nantinya, 62 SD tersebut bakal digabung menyisakan 30 SD saja. Ada yang dua SD dilebur jadi satu, ada juga tiga SD digabung jadi satu. ”Sebetulnya rencananya masih ada lagi yang digabung. Namun, sementara itu dahulu,” tuturnya Widiyantoro. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Sebanyak 62 sekolah dasar (SD) di Jepara bakal di regrouping. Namun, terkait kepastian waktunya masih menunggu regulasi resmi ditetapkan terlebih dahulu. Regulasi tersebut telah diajukan ke tingkat provinsi. Saat ini masih menunggu hasil evaluasi. Sehingga, diperkirakan pelaksanaannya baru terlaksana tahun depan.

”Pelaksanaannya tetap di awal tahun pelajaran, kemungkinan tahun depan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Agus Tri Harjono melalui Kabid SD Widiyantoro.

Sembari regulasi itu rampung dibahas, pihaknya terus koordinasikan rencana regrouping itu ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Lantaran, nantinya juga berpengaruh terhadap nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor induk sekolah (NIS). Serta penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Alasan penggabungan sejumlah sekolah dasar itu untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas. Lantaran SD tersebut berada dalam satu lokasi berdekatan. Bahkan tak jarang berada dalam satu kompleks. Antara satu SD dengan SD lainnya memiliki jumlah peserta didik hingga tenaga pendidik dan kependidikan yang terbatas. Sehingga terjadi ketimpangan antar SD di lokasi berdekatan.

Baca Juga :  Memahami Karakter Siswa Sekolah Dasar

62 SD itu tersebar hampir di seluruh kecamatan di Jepara. Kecuali Nalumsari dan Karimunjawa. Nantinya, 62 SD tersebut bakal digabung menyisakan 30 SD saja. Ada yang dua SD dilebur jadi satu, ada juga tiga SD digabung jadi satu. ”Sebetulnya rencananya masih ada lagi yang digabung. Namun, sementara itu dahulu,” tuturnya Widiyantoro. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/