alexametrics
28.6 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Tak Penuhi Kuota Siswa, Pendaftaran PPDB Jenjang SD di Jepara Diperpanjang

JEPARA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) diperpanjang. Sebab tidak memenuhi kuota yang tersedia. Jadwal PPDB dibuka hingga hari masuk sekolah pertama.

Kepala SD N 1-3 Kriyan, Sukamto mengatakan pihaknya masih membuka PPDB sebab kuota siswa tidak terpenuhi. Kebijakan ini ia tempuh setelah mendapat izin dari Dinas Pendidikan Pmuda dan Olaharaga Jepara. Karena perpanjangan, tak hanya warga sekitar yang bisa mendaftar. Namun dari luar kecamatan juga bisa. Guna memenuhi kuota.

Pihaknya bercerita, hingga kini baru ada 29 siswa yang mendaftar. Padahal, pihaknya menyediakan satu kelas masing-masing untuk SD 1 dan SD 2 Kriyan. Sementara, kuota per kelas ada 28 siswa. “SDN 1 – 3 masih bisa menerima siswa baru tapi sekitar 22-23 jumlahnya,” jelas Sukamto.


Meski begitu, ia menilai jumlah ini termasuk naik. Sebab, bila ia membandingkannya dengan tahun lalu, hanya ada 10 siswa yang mendaftar.

Baca Juga :  Kendala Belajar Matematika dengan Metode Daring

Ia menilai, jumlah pendaftar yang belum memenuhi kuota bisa disebabkan karena wali murid yang baru akan mendaftar pada hari pertama saat masuk sekolah. “Di lingkungan SD 1-3 radius 500 meter ada juga sekolah swasta favorit yang menjadi rujukan selain negeri,” ungkapnya.

Di Jepara, jumlah SD ada 598. Terdiri dari SD swasta 26 dan negeri 572. Kepala Bidang SD pada Disdikpora Jepara Edi Utoyo mengatakan ada sekitar 40 persen SDN yang belum memenuhi kuota PPDB.

Ia menilai jumlah ini lumayan banyak. Utamanya pada daerah dengan persaingan sekolahnya yang ketat. Meski begitu, jumlah ini lebih menurun dibandingkan dengan tahun lalu. “Meski tidak signifikan,” ungkap Edi. (nib/war)

JEPARA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) diperpanjang. Sebab tidak memenuhi kuota yang tersedia. Jadwal PPDB dibuka hingga hari masuk sekolah pertama.

Kepala SD N 1-3 Kriyan, Sukamto mengatakan pihaknya masih membuka PPDB sebab kuota siswa tidak terpenuhi. Kebijakan ini ia tempuh setelah mendapat izin dari Dinas Pendidikan Pmuda dan Olaharaga Jepara. Karena perpanjangan, tak hanya warga sekitar yang bisa mendaftar. Namun dari luar kecamatan juga bisa. Guna memenuhi kuota.

Pihaknya bercerita, hingga kini baru ada 29 siswa yang mendaftar. Padahal, pihaknya menyediakan satu kelas masing-masing untuk SD 1 dan SD 2 Kriyan. Sementara, kuota per kelas ada 28 siswa. “SDN 1 – 3 masih bisa menerima siswa baru tapi sekitar 22-23 jumlahnya,” jelas Sukamto.

Meski begitu, ia menilai jumlah ini termasuk naik. Sebab, bila ia membandingkannya dengan tahun lalu, hanya ada 10 siswa yang mendaftar.

Baca Juga :  MTsN 1 Pati Bukukan 1.058 Prestasi selama Setahun

Ia menilai, jumlah pendaftar yang belum memenuhi kuota bisa disebabkan karena wali murid yang baru akan mendaftar pada hari pertama saat masuk sekolah. “Di lingkungan SD 1-3 radius 500 meter ada juga sekolah swasta favorit yang menjadi rujukan selain negeri,” ungkapnya.

Di Jepara, jumlah SD ada 598. Terdiri dari SD swasta 26 dan negeri 572. Kepala Bidang SD pada Disdikpora Jepara Edi Utoyo mengatakan ada sekitar 40 persen SDN yang belum memenuhi kuota PPDB.

Ia menilai jumlah ini lumayan banyak. Utamanya pada daerah dengan persaingan sekolahnya yang ketat. Meski begitu, jumlah ini lebih menurun dibandingkan dengan tahun lalu. “Meski tidak signifikan,” ungkap Edi. (nib/war)


Most Read

Artikel Terbaru

/