alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Merdeka Belajar dengan Rumah Belajar

ISTILAH “Merdeka belajar” kali pertama disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Merdeka Belajar adalah kebebasan dalam berinovasi dan bertindak dalam proses belajar mengajar. Tujuan utama yakni untuk membebaskan para siswa, guru, dan sekolah dari berbagai hal yang membelenggu. Maka siswa dan guru bisa berkreasi serta mencari sesuai dengan pemahaman dan kemampuannya untuk mengembangkan potensi diri.

Untuk mendukung program tersebut maka dikembangkanlah portal Rumah Belajar. Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran yang dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Portal tersebut menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk perhatian Kedikbudristek dalam inovasi pembelajaran di era industri 4.0. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Kalimat tersebut menjadi slogan dari Rumah Belajar. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis oleh guru dan siswa. Konten-kontek yang ada di Rumah Belajar yaitu Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya.

Baca Juga :  Upaya Warga Sekolah Optimalisasi Pembelajaran PAIBP

Rumah Belajar dapat diakses melalui dua cara. Cara tersebut antara lain diinstal melalui PlayStore, apabila menggunakan gawai atau dengan alamat url http://belajar.kemdikbud.go.id. Setelah itu login dengan alamat surel atau bisa juga dengan menggunakan akun belajar.id.


Dengan menggunakan portal Rumah Belajar, guru dan siswa bisa belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Belajar di mana saja maksudnya bisa belajar tidak hanya di sekolah, tetapi isa belajar di rumah dan di tempat lain selama memiliki akses. Belajar kapan saja artinya belajar tidak hanya pada waktu jam sekolah saja tetapi setiap saat. Sedangkan, dengan siapa saja artinya belajar tidak hanya denga guru sendiri tetapi bisa juga dengan orang lain.

Pembelajaran dengan Rumah Belajar telah penulis lakukan di kelas XII IPS, SMA Negeri 1 Wirosari pada materi Surat Lamaran Pekerjaan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan urutan. Pertama menyampaikan materi kepada siswa. Kemudian siswa minta untuk membuat kesepakatan tugas dan waktu yang dibutuhkan untuk mencari informasi di Rumah Belajar. Kemudian siswa mengeksplorasi informasi yang ada di Rumah Belajar. Setelah waktu yang ditentukan siswa menyampaikan informasi yang telah diperolehnya. Dan siswa yang lain bisa memberikan tanggapan serta menambah informasi. Dengan menggunakan Portal Rumah Belajar siswa menjadi lebih senang, semangat dan pelajaran menjadi tidak membosankan. (*)

ISTILAH “Merdeka belajar” kali pertama disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Merdeka Belajar adalah kebebasan dalam berinovasi dan bertindak dalam proses belajar mengajar. Tujuan utama yakni untuk membebaskan para siswa, guru, dan sekolah dari berbagai hal yang membelenggu. Maka siswa dan guru bisa berkreasi serta mencari sesuai dengan pemahaman dan kemampuannya untuk mengembangkan potensi diri.

Untuk mendukung program tersebut maka dikembangkanlah portal Rumah Belajar. Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran yang dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Portal tersebut menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk perhatian Kedikbudristek dalam inovasi pembelajaran di era industri 4.0. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Kalimat tersebut menjadi slogan dari Rumah Belajar. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis oleh guru dan siswa. Konten-kontek yang ada di Rumah Belajar yaitu Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya.

Baca Juga :  Strategi Branding sebagai Jembatan menuju Sekolah Bermutu

Rumah Belajar dapat diakses melalui dua cara. Cara tersebut antara lain diinstal melalui PlayStore, apabila menggunakan gawai atau dengan alamat url http://belajar.kemdikbud.go.id. Setelah itu login dengan alamat surel atau bisa juga dengan menggunakan akun belajar.id.

Dengan menggunakan portal Rumah Belajar, guru dan siswa bisa belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Belajar di mana saja maksudnya bisa belajar tidak hanya di sekolah, tetapi isa belajar di rumah dan di tempat lain selama memiliki akses. Belajar kapan saja artinya belajar tidak hanya pada waktu jam sekolah saja tetapi setiap saat. Sedangkan, dengan siapa saja artinya belajar tidak hanya denga guru sendiri tetapi bisa juga dengan orang lain.

Pembelajaran dengan Rumah Belajar telah penulis lakukan di kelas XII IPS, SMA Negeri 1 Wirosari pada materi Surat Lamaran Pekerjaan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan urutan. Pertama menyampaikan materi kepada siswa. Kemudian siswa minta untuk membuat kesepakatan tugas dan waktu yang dibutuhkan untuk mencari informasi di Rumah Belajar. Kemudian siswa mengeksplorasi informasi yang ada di Rumah Belajar. Setelah waktu yang ditentukan siswa menyampaikan informasi yang telah diperolehnya. Dan siswa yang lain bisa memberikan tanggapan serta menambah informasi. Dengan menggunakan Portal Rumah Belajar siswa menjadi lebih senang, semangat dan pelajaran menjadi tidak membosankan. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/