alexametrics
33.7 C
Kudus
Thursday, August 4, 2022

Tips Hadapi Siswa Malas Belajar

MALAS merupakan perilaku individu yang ditunjukkan dengan cara enggan melakukan suatu tindakan, atau tidak suka untuk bertindak dan memilih untuk diam. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa versi online, malas merupakan tindakan tidak mau bekerja atau tidak mau mengerjakan sesuatu. Hal tersebut dapat diketahui bahwa orang malas, tidak senang melakukan suatu tindakan yang bersifat produktif.

Sifat malas pasti merugikan diri siswa sendiri. Hal ini sebenarnya diketahui dan disadari oleh siswa. Namun siswa tidak berdaya melawan sifat malas yang melekat pada dirinya. Akibatnya sifat malas telah sewenang-wenang mempermainkan diri siswa. Bahkan siswa jadi lupa kalau  sifat malas itu merugikan dirinya sendiri.

Penyebab siswa malas salah satunya adalah lingkungan yang tidak mendukung, Bagaimana seorang anak mau rajin belajar jika lingkungan tempat tinggal dan sekitarnya tidak mendukung. Di lingkungan keluarga tidak ada yang suka belajar. Begitu pula dalam pergaulan sehari-hari di sekolah maupun di rumah. Bergaul dengan anak yang juga malas belajar.


Jika anak didik malas belajar dan seolah tidak memiliki motivasi untuk belajar di sekolah, ada beberapa cara atau tips yang bisa Anda terapkan demi mendukung proses pembelajaran anak, baik di rumah maupun di sekolah.

Ciptakan suasana yang nyaman untuk belajar, Sebagai guru, Anda juga bisa mengatasi anak yang malas belajar dengan cara menciptakan suasana belajar yang kondusif di sekolah. Pastikan bahwa kebutuhan belajar anak di sekolah juga tersedia agar motivasi belajar anak meningkat. Sebagai contoh, alat-alat tulis seperti kertas, pensil, dan pena tersedia agar memudahkan anak dalam belajar.

Baca Juga :  Peran Guru sebagai Pendidik

Berikan motivasi anak belajar, juga salah satu cara yang tepat untuk mengatasi anak yang malas atau tidak mau belajar adalah memberi motivasi dan jangan terlalu memaksa anak untuk belajar itu akan membuat mental anak semakin malas belajar. Meski terdengar seperti ironi, tapi memaksa anak Anda untuk belajar memang bukan cara yang baik. Apalagi jika Anda memaksanya belajar agar mendapatkan nilai yang bagus di sekolah.

Memberikan hadiah, mungkin banyak para guru yang tidak yakin dengan iming-iming hadiah agar anak lebih bersemangat. Pasalnya, ditakutkan motivasi anak belajar jadi bergeser. Namun, tidak ada salahnya memberikan penghargaan atau hadiah bagi anak Anda untuk mendorongnya belajar. Hadiah yang Anda berikan tidak perlu berupa materi. Penghargaan untuk anak juga bisa berupa pujian, pelukan, atau tanda kasih sayang lain yang tidak bisa dinilai secara materi. Anak didik  mungkin justru lebih termotivasi dengan hal itu sehingga tidak malas lagi jika harus belajar. Pasalnya, rasa kasih sayang adalah hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Memiliki nilai yang baik memang penting, hanya saja, saat anak Anda kesulitan untuk meraihnya, hal itu justru bisa membuatnya semakin malas untuk belajar. Maka itu, alih-alih memintanya belajar demi mendapatkan nilai yang bagus, Anda bisa mendorongnya untuk fokus pada materi pembelajaran. Hargai setiap usaha anak menghargai usaha anak dalam belajar tidak melulu dengan memberikan hadiah. (*)

MALAS merupakan perilaku individu yang ditunjukkan dengan cara enggan melakukan suatu tindakan, atau tidak suka untuk bertindak dan memilih untuk diam. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa versi online, malas merupakan tindakan tidak mau bekerja atau tidak mau mengerjakan sesuatu. Hal tersebut dapat diketahui bahwa orang malas, tidak senang melakukan suatu tindakan yang bersifat produktif.

Sifat malas pasti merugikan diri siswa sendiri. Hal ini sebenarnya diketahui dan disadari oleh siswa. Namun siswa tidak berdaya melawan sifat malas yang melekat pada dirinya. Akibatnya sifat malas telah sewenang-wenang mempermainkan diri siswa. Bahkan siswa jadi lupa kalau  sifat malas itu merugikan dirinya sendiri.

Penyebab siswa malas salah satunya adalah lingkungan yang tidak mendukung, Bagaimana seorang anak mau rajin belajar jika lingkungan tempat tinggal dan sekitarnya tidak mendukung. Di lingkungan keluarga tidak ada yang suka belajar. Begitu pula dalam pergaulan sehari-hari di sekolah maupun di rumah. Bergaul dengan anak yang juga malas belajar.

Jika anak didik malas belajar dan seolah tidak memiliki motivasi untuk belajar di sekolah, ada beberapa cara atau tips yang bisa Anda terapkan demi mendukung proses pembelajaran anak, baik di rumah maupun di sekolah.

Ciptakan suasana yang nyaman untuk belajar, Sebagai guru, Anda juga bisa mengatasi anak yang malas belajar dengan cara menciptakan suasana belajar yang kondusif di sekolah. Pastikan bahwa kebutuhan belajar anak di sekolah juga tersedia agar motivasi belajar anak meningkat. Sebagai contoh, alat-alat tulis seperti kertas, pensil, dan pena tersedia agar memudahkan anak dalam belajar.

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka Tetap Diperlukan di Masa Pandemi

Berikan motivasi anak belajar, juga salah satu cara yang tepat untuk mengatasi anak yang malas atau tidak mau belajar adalah memberi motivasi dan jangan terlalu memaksa anak untuk belajar itu akan membuat mental anak semakin malas belajar. Meski terdengar seperti ironi, tapi memaksa anak Anda untuk belajar memang bukan cara yang baik. Apalagi jika Anda memaksanya belajar agar mendapatkan nilai yang bagus di sekolah.

Memberikan hadiah, mungkin banyak para guru yang tidak yakin dengan iming-iming hadiah agar anak lebih bersemangat. Pasalnya, ditakutkan motivasi anak belajar jadi bergeser. Namun, tidak ada salahnya memberikan penghargaan atau hadiah bagi anak Anda untuk mendorongnya belajar. Hadiah yang Anda berikan tidak perlu berupa materi. Penghargaan untuk anak juga bisa berupa pujian, pelukan, atau tanda kasih sayang lain yang tidak bisa dinilai secara materi. Anak didik  mungkin justru lebih termotivasi dengan hal itu sehingga tidak malas lagi jika harus belajar. Pasalnya, rasa kasih sayang adalah hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Memiliki nilai yang baik memang penting, hanya saja, saat anak Anda kesulitan untuk meraihnya, hal itu justru bisa membuatnya semakin malas untuk belajar. Maka itu, alih-alih memintanya belajar demi mendapatkan nilai yang bagus, Anda bisa mendorongnya untuk fokus pada materi pembelajaran. Hargai setiap usaha anak menghargai usaha anak dalam belajar tidak melulu dengan memberikan hadiah. (*)


Most Read

Artikel Terbaru

/