alexametrics
24.4 C
Kudus
Wednesday, May 18, 2022

Teknis MPLS Siswa Baru di Jepara Belum Jelas karena Faktor Ini

JEPARA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP negeri di Jepara telah rampung. Selanjutnya segera digelar masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Rencananya berlangsung tiga hari. Mulai 8 Juli hingga 10 Juli. Namun hingga kemarin teknis pelaksanannya belum jelas.

Bila mengacu tahun kemarin, MPLS digelar secara daring. Namun seorang siswa diperkenankan sehari datang ke sekolah dengan jumlah dan waktu terbatas.

Salah satunya di SMPN 3 Jepara. Plt Kepala SMPN 3 Jepara Ahmad Nur Rofiq menjelaskan, di sekolahanya ada sembilan kelas. Tahun kemarin saat MPLS siswa diperkenankan datang ke sekolah. Per hari dibatasi tiga kelas dengan pembagian waktu masing-masing dua jam.


Namun untuk tahun ini pihaknya belum bisa memastikan. ”Kami belum tahu. Apalagi situasi Jepara saat ini kasus Covid-19 melonjak,” terangnya.

Baca Juga :  Kemarin Dihentikan, Sekarang Pemkab Blora Izinkan PTM Lagi, Ada Apa?

Meski begitu, ia berharap MPLS tahun ini sama dengan tahun lalu. Sehingga peserta didiknya yang baru mengenali lingkungan sekolahnya. Baik dalam hal akademis maupun non-akademis.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Agus Tri Harjono, melalui Kabid SMP Haryanto menyatakan, masih perlu koordinasi lebih lanjut membahas teknis MPLS. ”Mungkin dalam waktu dekat nanti ada informasi,” paparnya.

Namun, ia tak menutup kemungkinan apa yang diharapkan kepala SMPN 3 Jepara itu terwujud. Yaitu saat MPLS terdapat satu hari siswa diperkenankan datang ke sekolah.

Dalam MPLS terdapat beberapa aspek. Di antaranya berupa pengenalan wawasan wiyatamandala, pendidikan antikorupsi, dan budi pekerti. (rom)

JEPARA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP negeri di Jepara telah rampung. Selanjutnya segera digelar masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Rencananya berlangsung tiga hari. Mulai 8 Juli hingga 10 Juli. Namun hingga kemarin teknis pelaksanannya belum jelas.

Bila mengacu tahun kemarin, MPLS digelar secara daring. Namun seorang siswa diperkenankan sehari datang ke sekolah dengan jumlah dan waktu terbatas.

Salah satunya di SMPN 3 Jepara. Plt Kepala SMPN 3 Jepara Ahmad Nur Rofiq menjelaskan, di sekolahanya ada sembilan kelas. Tahun kemarin saat MPLS siswa diperkenankan datang ke sekolah. Per hari dibatasi tiga kelas dengan pembagian waktu masing-masing dua jam.

Namun untuk tahun ini pihaknya belum bisa memastikan. ”Kami belum tahu. Apalagi situasi Jepara saat ini kasus Covid-19 melonjak,” terangnya.

Baca Juga :  Hikmah Positif di Balik Pandemi Covid-19

Meski begitu, ia berharap MPLS tahun ini sama dengan tahun lalu. Sehingga peserta didiknya yang baru mengenali lingkungan sekolahnya. Baik dalam hal akademis maupun non-akademis.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Agus Tri Harjono, melalui Kabid SMP Haryanto menyatakan, masih perlu koordinasi lebih lanjut membahas teknis MPLS. ”Mungkin dalam waktu dekat nanti ada informasi,” paparnya.

Namun, ia tak menutup kemungkinan apa yang diharapkan kepala SMPN 3 Jepara itu terwujud. Yaitu saat MPLS terdapat satu hari siswa diperkenankan datang ke sekolah.

Dalam MPLS terdapat beberapa aspek. Di antaranya berupa pengenalan wawasan wiyatamandala, pendidikan antikorupsi, dan budi pekerti. (rom)

Most Read

Artikel Terbaru

/