alexametrics
24.1 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Disiplin Awal Pembentukan Karakter Siswa

DISIPLIN siswa merupakan bentuk perilaku patuh dan taat siswa terhadap peraturan yang berlaku. Hal ini tentu saja lebih ditekankan pada niat serta kesadaran dari diri siswa tersebut, bukan karena paksaan.

Banyak sekali contoh nyata yang terjadi di lingkungan sekolahan. Anak kurang disliplin dalam berbagai hal, misalnya, datang ke sekolah terlambat, tidak mengerjakan tugas sekolah, sikap yang kurang hormat terhadap guru, dan kurang bertanggung jawab membersihkan lingkungan kelas. Hal ini dasar dalam pembentukan watak dan kepribadian siswa.

Dalam hal ini, sebagai pendidik hendaknya memberikan teladan yang baik, memberikan pembiasaan-pembiasaan yang baik, mengajak siswa untuk selalu berkomunikasi, mengadakan kegiatan yang bermanfaat, serta memberikan suatu reward (hadiah) sebagai menyemangat siswa.


Ada beberapa faktor yang dapat mendukung dan menghambat dalam penerapan disiplin siswa di sekolah. Di antaranya, adanya komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan pihak orang tua. Sedangkan faktor penghambat, siswa sering bermalas-malasan dan kurangnya tanggung jawab yang sudah diberikan dari sekolahan.

Di era globalisasi yang semakin maju ini, keadaan siswa yang kurang displin merupakan suatu masalah yang sangat memprihatinkan. Sehingga dari sini akan terlihat pembentukan karakter masing-masing siswa. Faktor lain yang membuat siswa kurang disiplin yaitu bisa dari faktor keluarga, faktor lingkungan, atau faktor pergaulan.

Pengaruh disiplin siswa yang saat ini sedang marak-maraknya. Yaitu adanya dunia internet yang selain mempunyai pengaruh positif, bisa juga memberipengaruh negatif. Hal ini dapat kita lihat, internet tidak digunakan sebagai sarana belajar melainkan sebagai sarana beramain.

Akibatnya, disiplin siswa berkurang. Mereka jadi malas belajar dan hari-harinya hanya digunakan bermain tanpa mengenal batasan waktu. Fenomena yang terjadi saat ini perlu dijadikan perhatian khusus. Terutama kepada orang tua di rumah dan orang tua di sekolah (guru).

Baca Juga :  GWE Asyik, Pembelajaran Menarik

Sekolah juga perlu meningkatkan disiplin siswa untuk menaati peraturan-peraturan yang sudah dibuat pihak sekolahan. Selain peraturan sekolah, juga perlu membuat kebijakan-kebijakan yang berupa tindakan, apabila ada siswa yang melanggar peraturan sekoalah. Tentu saja tindakan tersebut bersifat mendidik, sehingga akan benar-benar membuat siswa bertanggung jawab. Juga dapat membentuk karakter yang baik.

Kedisiplinan merupakan salah satu penunjang dalam meningkatkan mutu pendidikan atau sekolah. Sebab, dengan adanya disiplin, semua kegiatan serta pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan bertanggung jawab. Sekolah yang baik adalah sekolah yang mengutamakan tingkat kedisiplinan yang tinggi, mengingat sekolah merupakan tempat generasi penerus bangsa.

Dengan kedisiplinan di sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman. Juga membuat siswa betah untuk berada di sekolah. Untuk itu, penerapan disiplin perlu kita tanamkan sejak dini. Sebab, apa dari situ karakter dan kepribadian anak akan terbentuk. Terciptanya komunikasi pembelajaran yang kondusif antara guru dan siswa.

Jika anak dari kecil sudah dididik dengan kedisiplinan, ketika mereka besar nanti sudah terbiasa disiplin dalam keadaan apapun. Itu bisa dijadikan sebagai modal awal mereka untuk meraih masa depan yang mereka inginkan.

Untuk itu, marilah kita sebagai pendidik atau orang tua tetap semangat dan selalu memberi motivasi kepada anak kita (siswa). Serta mendorong siswa untuk melakukan hal-hal yang baik dan benar. Agar kelak mereka menjadi generasi yang membanggakan. Baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. (*)

DISIPLIN siswa merupakan bentuk perilaku patuh dan taat siswa terhadap peraturan yang berlaku. Hal ini tentu saja lebih ditekankan pada niat serta kesadaran dari diri siswa tersebut, bukan karena paksaan.

Banyak sekali contoh nyata yang terjadi di lingkungan sekolahan. Anak kurang disliplin dalam berbagai hal, misalnya, datang ke sekolah terlambat, tidak mengerjakan tugas sekolah, sikap yang kurang hormat terhadap guru, dan kurang bertanggung jawab membersihkan lingkungan kelas. Hal ini dasar dalam pembentukan watak dan kepribadian siswa.

Dalam hal ini, sebagai pendidik hendaknya memberikan teladan yang baik, memberikan pembiasaan-pembiasaan yang baik, mengajak siswa untuk selalu berkomunikasi, mengadakan kegiatan yang bermanfaat, serta memberikan suatu reward (hadiah) sebagai menyemangat siswa.

Ada beberapa faktor yang dapat mendukung dan menghambat dalam penerapan disiplin siswa di sekolah. Di antaranya, adanya komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan pihak orang tua. Sedangkan faktor penghambat, siswa sering bermalas-malasan dan kurangnya tanggung jawab yang sudah diberikan dari sekolahan.

Di era globalisasi yang semakin maju ini, keadaan siswa yang kurang displin merupakan suatu masalah yang sangat memprihatinkan. Sehingga dari sini akan terlihat pembentukan karakter masing-masing siswa. Faktor lain yang membuat siswa kurang disiplin yaitu bisa dari faktor keluarga, faktor lingkungan, atau faktor pergaulan.

Pengaruh disiplin siswa yang saat ini sedang marak-maraknya. Yaitu adanya dunia internet yang selain mempunyai pengaruh positif, bisa juga memberipengaruh negatif. Hal ini dapat kita lihat, internet tidak digunakan sebagai sarana belajar melainkan sebagai sarana beramain.

Akibatnya, disiplin siswa berkurang. Mereka jadi malas belajar dan hari-harinya hanya digunakan bermain tanpa mengenal batasan waktu. Fenomena yang terjadi saat ini perlu dijadikan perhatian khusus. Terutama kepada orang tua di rumah dan orang tua di sekolah (guru).

Baca Juga :  Jalani Hidup Bahagia dengan Bersyukur dan Hidup Sehat

Sekolah juga perlu meningkatkan disiplin siswa untuk menaati peraturan-peraturan yang sudah dibuat pihak sekolahan. Selain peraturan sekolah, juga perlu membuat kebijakan-kebijakan yang berupa tindakan, apabila ada siswa yang melanggar peraturan sekoalah. Tentu saja tindakan tersebut bersifat mendidik, sehingga akan benar-benar membuat siswa bertanggung jawab. Juga dapat membentuk karakter yang baik.

Kedisiplinan merupakan salah satu penunjang dalam meningkatkan mutu pendidikan atau sekolah. Sebab, dengan adanya disiplin, semua kegiatan serta pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan bertanggung jawab. Sekolah yang baik adalah sekolah yang mengutamakan tingkat kedisiplinan yang tinggi, mengingat sekolah merupakan tempat generasi penerus bangsa.

Dengan kedisiplinan di sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman. Juga membuat siswa betah untuk berada di sekolah. Untuk itu, penerapan disiplin perlu kita tanamkan sejak dini. Sebab, apa dari situ karakter dan kepribadian anak akan terbentuk. Terciptanya komunikasi pembelajaran yang kondusif antara guru dan siswa.

Jika anak dari kecil sudah dididik dengan kedisiplinan, ketika mereka besar nanti sudah terbiasa disiplin dalam keadaan apapun. Itu bisa dijadikan sebagai modal awal mereka untuk meraih masa depan yang mereka inginkan.

Untuk itu, marilah kita sebagai pendidik atau orang tua tetap semangat dan selalu memberi motivasi kepada anak kita (siswa). Serta mendorong siswa untuk melakukan hal-hal yang baik dan benar. Agar kelak mereka menjadi generasi yang membanggakan. Baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/