alexametrics
23.7 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Efektifitas Pembelajaran Bahasa Jawa melalui Aplikasi Google Classroom

SAAT Pandemi seperti sekarang ini, literasi internet menjadi peran yang sangat penting untuk dikembangkan dalam kehidupan dasar bagi seorang pendidik. Oleh karena itu di sektor pendidikan perlu menggunakan teknologi informasi dalam proses pembelajaran di sekolah tidak terkecuali Bahasa Jawa. Pada saat ini teknologi dan pendidikan merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena teknologi dan pendidikan akan saling bekerjasama dalam penyampaian informasi terkini dalam proses pembelajaran. Pembelajaran interaktif yang memanfaatkan internet banyak sekali ragamnya. Salah satunya adalah Google Classroom yaitu layanaan berbasis internet yang disediakan oleh Google sebagai sebuah sistem e-learning. Google Classroom merupakan salah satu akses gratis yang memudahkan pendidik dalam proses e-learning. Lebih jauh lagi, aplikasi ini menawarkan banyak sekali keuntungan bagi penggunanya. Selain itu aplikasi ini dikenal sebagai alat yang mudah digunakan oleh pengguna smartphone ataupun laptop. Karena secara tidak langsung pembelajaran yang di akses melalui sebuah internet akan meningkatkan keaktifan serta keefektifan siswa dan pendidik sebab tampilan nya lebih beragam dengan menampilkan sistem multimedia seperti gambar, teks, dan video sehingga akan banyak sumber belajar yang dapat digunakan sebagai referensi.

Terkait dengan pembelajaaran Bahasa Jawa yang berbasis e-learning pun mewajibkan pendidik dn peserta didik daapat memahami salah satu penggunaan perangkat lunak ini sebagai pengetahuan dasar teknologi. Aplikasi Google Classroom ini dapat memudahkan proses pembelajaran yang juga banyak sekali menampilkan fasilitas belajar. Pada pembelajaran bahasa jawa di SMK, pendidik juga menggunakan aplikasi Google Classroom sebagai media yang memudahkan siswa mengakses semua materi yang terkait dengan pembelajaran Bahasa Jawa. Aplikasi Google Classroom juga sebagai wadah penyampaian meteri secara online sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan pelaksanaan pembelajaran, seperti: membuat dan mengelola kelas, memberikan penilaian, penyampaian tugas maupun absensi dengan memberikan tanggapan secara langsung. Peserta didik  juga dapat melihat dan memantau materi Bahasa Jawa beserta dengan tugas-tugasnya serta dapat berinterksi melalui email oleh Pendidik apabila ada beberapa materi yang belum dipahami. Sehingga hal ini sangat mempermudah peserta didik beserta pendidik dalam berinteraksi jarak jauh.

Pada pembelajaran Bahasa Jawa di SMK, pendidik akan membagikan materi berupa MS Word, ppt, pdf, ataupun video pembelajaran serta link website yang berkaitan dan akan terhubung dengan aplikasi youtube. Materi pembelajaran yang sudah diupload pada aplikasi Google Classroom di harapkan dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Tidak hanya sekedar materi pembelajaran saja, namun pendidik juga dapat memberikan ulangan harian kepada peserta didik untuk melatih dan mengukur pemahaman serta kemampuannya terhadap materi yang diajarkan. Semua tugas Bahasa Jawa tersebut pun dapat diserahkan dalam bentuk Ms word, ppt, dan pdf sebagai instrumen penilaian aspek pengetahuan dan unjuk kerja ketrampilan dari peserta didik yang juga dapat dikumpulkan melalui sebuah upload video.

Baca Juga :  Metode Pembelajaran “Blended Learning” di Masa Pandemi

Fleksibilaitas waktu dan tempat juga membuat aplikasi Google Classroom inipun menjadi proses pembelajaran yang paling disukai. Karena tidak terikat waktu sehingga dapat mengaksesnya kapan saja. Begitu pula tempat akses, peserta didik dapat mengakses di sekolah ataupun di luar sekolah. Aplikasi Google Classroom pun juga dapat mengatur waktu pengumpulan tugas peserta didik sehingga peserta didik akan mengetahui kapan tenggang waktu batas pengumpulan tugas tersebut. Bagi pendidik pun akan mengetahui secara langsung dengan memantau pengumpulan tugas para peseta didik sehingga dari sini dapat diketahui, siapa yang disiplin dan tepat waktu dalam mengumpulkan.Tugas tersebut akan secara otomatis tersimpan ke dalam Google Drive pendidik, sehingga pendidik dapat menyimpan tugas-tugas siswa sebagai bukti pembelajaran berlangsung dan masih dapat dilihat berulang kali. Begitu juga dengan sebaliknya, peserta didik sebagai partisipan, mampu mengumpulkan tugas-tugasnya serta menyimpannya di Google Drive.

Bagaimana dengan biayanya? Untuk biaya yang dikeluarkan pada aplikasi Google Classroom  ini pun tergolong kategori terjangkau meski dengan hanya memiliki sedikit kuota internet sehingga sangat membantu dalam proses pembelajaran online.

Aplikasi Google Classroom dapat menjadi teknologi komunikasi yang baik dalam serta membantu peserta didik dan pendidik dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa. Aplikasi ini juga sebagai sarana untuk memperlancar komunikasi jarak jauh terutama ketika tidak sedang tidak ada pembelajaran tatap muka atau lebih dikenal dengan nama daring.

Begitulah, pandemi memaksa semua untuk melek teknologi. Era teknologi ini pun diyakini akan semakin memajukan pembelajaran di banyak bidang, tanpa terkecuali dengan Bahasa Jawa. Pendidik harus mampu banyak menampilkan media pembelajaran yang beragam agar pengajaran lebih terlihat menarik dan menantang sehingga mampu menciptakan atmosfir belajar tanpa adanya kesudahan.  Pendidik juga harus mampu mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi Bahasa Jawa dengan menggunakan aplikasi Google Classroom.

 

 

SAAT Pandemi seperti sekarang ini, literasi internet menjadi peran yang sangat penting untuk dikembangkan dalam kehidupan dasar bagi seorang pendidik. Oleh karena itu di sektor pendidikan perlu menggunakan teknologi informasi dalam proses pembelajaran di sekolah tidak terkecuali Bahasa Jawa. Pada saat ini teknologi dan pendidikan merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena teknologi dan pendidikan akan saling bekerjasama dalam penyampaian informasi terkini dalam proses pembelajaran. Pembelajaran interaktif yang memanfaatkan internet banyak sekali ragamnya. Salah satunya adalah Google Classroom yaitu layanaan berbasis internet yang disediakan oleh Google sebagai sebuah sistem e-learning. Google Classroom merupakan salah satu akses gratis yang memudahkan pendidik dalam proses e-learning. Lebih jauh lagi, aplikasi ini menawarkan banyak sekali keuntungan bagi penggunanya. Selain itu aplikasi ini dikenal sebagai alat yang mudah digunakan oleh pengguna smartphone ataupun laptop. Karena secara tidak langsung pembelajaran yang di akses melalui sebuah internet akan meningkatkan keaktifan serta keefektifan siswa dan pendidik sebab tampilan nya lebih beragam dengan menampilkan sistem multimedia seperti gambar, teks, dan video sehingga akan banyak sumber belajar yang dapat digunakan sebagai referensi.

Terkait dengan pembelajaaran Bahasa Jawa yang berbasis e-learning pun mewajibkan pendidik dn peserta didik daapat memahami salah satu penggunaan perangkat lunak ini sebagai pengetahuan dasar teknologi. Aplikasi Google Classroom ini dapat memudahkan proses pembelajaran yang juga banyak sekali menampilkan fasilitas belajar. Pada pembelajaran bahasa jawa di SMK, pendidik juga menggunakan aplikasi Google Classroom sebagai media yang memudahkan siswa mengakses semua materi yang terkait dengan pembelajaran Bahasa Jawa. Aplikasi Google Classroom juga sebagai wadah penyampaian meteri secara online sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan pelaksanaan pembelajaran, seperti: membuat dan mengelola kelas, memberikan penilaian, penyampaian tugas maupun absensi dengan memberikan tanggapan secara langsung. Peserta didik  juga dapat melihat dan memantau materi Bahasa Jawa beserta dengan tugas-tugasnya serta dapat berinterksi melalui email oleh Pendidik apabila ada beberapa materi yang belum dipahami. Sehingga hal ini sangat mempermudah peserta didik beserta pendidik dalam berinteraksi jarak jauh.

Pada pembelajaran Bahasa Jawa di SMK, pendidik akan membagikan materi berupa MS Word, ppt, pdf, ataupun video pembelajaran serta link website yang berkaitan dan akan terhubung dengan aplikasi youtube. Materi pembelajaran yang sudah diupload pada aplikasi Google Classroom di harapkan dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Tidak hanya sekedar materi pembelajaran saja, namun pendidik juga dapat memberikan ulangan harian kepada peserta didik untuk melatih dan mengukur pemahaman serta kemampuannya terhadap materi yang diajarkan. Semua tugas Bahasa Jawa tersebut pun dapat diserahkan dalam bentuk Ms word, ppt, dan pdf sebagai instrumen penilaian aspek pengetahuan dan unjuk kerja ketrampilan dari peserta didik yang juga dapat dikumpulkan melalui sebuah upload video.

Baca Juga :  Pentingnya Pendidikan Agama di Sekolah

Fleksibilaitas waktu dan tempat juga membuat aplikasi Google Classroom inipun menjadi proses pembelajaran yang paling disukai. Karena tidak terikat waktu sehingga dapat mengaksesnya kapan saja. Begitu pula tempat akses, peserta didik dapat mengakses di sekolah ataupun di luar sekolah. Aplikasi Google Classroom pun juga dapat mengatur waktu pengumpulan tugas peserta didik sehingga peserta didik akan mengetahui kapan tenggang waktu batas pengumpulan tugas tersebut. Bagi pendidik pun akan mengetahui secara langsung dengan memantau pengumpulan tugas para peseta didik sehingga dari sini dapat diketahui, siapa yang disiplin dan tepat waktu dalam mengumpulkan.Tugas tersebut akan secara otomatis tersimpan ke dalam Google Drive pendidik, sehingga pendidik dapat menyimpan tugas-tugas siswa sebagai bukti pembelajaran berlangsung dan masih dapat dilihat berulang kali. Begitu juga dengan sebaliknya, peserta didik sebagai partisipan, mampu mengumpulkan tugas-tugasnya serta menyimpannya di Google Drive.

Bagaimana dengan biayanya? Untuk biaya yang dikeluarkan pada aplikasi Google Classroom  ini pun tergolong kategori terjangkau meski dengan hanya memiliki sedikit kuota internet sehingga sangat membantu dalam proses pembelajaran online.

Aplikasi Google Classroom dapat menjadi teknologi komunikasi yang baik dalam serta membantu peserta didik dan pendidik dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa. Aplikasi ini juga sebagai sarana untuk memperlancar komunikasi jarak jauh terutama ketika tidak sedang tidak ada pembelajaran tatap muka atau lebih dikenal dengan nama daring.

Begitulah, pandemi memaksa semua untuk melek teknologi. Era teknologi ini pun diyakini akan semakin memajukan pembelajaran di banyak bidang, tanpa terkecuali dengan Bahasa Jawa. Pendidik harus mampu banyak menampilkan media pembelajaran yang beragam agar pengajaran lebih terlihat menarik dan menantang sehingga mampu menciptakan atmosfir belajar tanpa adanya kesudahan.  Pendidik juga harus mampu mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi Bahasa Jawa dengan menggunakan aplikasi Google Classroom.

 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/