alexametrics
31.1 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

MTsN 1 Pati Bukukan 1.058 Prestasi selama Setahun

PATI – Selama 2021 per 21 November ini MTsN 1 Pati telah sukses mempersembahkan 1.058 medali. Tak hanya daerah, medali lomba nasional hingga Internasional pun digasak. Dari perolehan ribuan medali itu, MTsN 1 Pati berada di posisi teratas atas prestasi madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah.

Hingga 21 November, tercatat 1.058 medali yang diperoleh MTsN 1 Pati. Rinciannya, tingkat Internasional/antar negara sebanyak 35 medali, tingkat nasional 968 medali, tingkat provinsi 43 medali, dan tingkat kabupaten/kota 12 medali.

Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak mengatakan, siswa-siswi MTsN 1 Pati dalam menyabet medali tingkat internasional merupakan sebuah perwujudan dari visi misi madrasah.

BERKOMPETISI: Siswa-siswi mengikuti lomba skala internasional via zoom. (MTSN 1 PATI FOR RADAR KUDUS)

”Capaian yang membanggakan lagi. Ini sebuah perwujudan visi madrasah yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta bertaraf internasional,” ujarnya.

Syafak juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada para siswa pejuang medali MTsN 1 Pati. Begitu juga kepada para guru pembimbing yang dengan sabar dan istiqomah membimbing anak-anak sehingga meraih kesuksesan.

Baca Juga :  Lagi, Siswa MTsN 1 Pati Raih Emas Lomba Internasional

Tidak lupa pula syafak juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru dan wali siswa yang selalu memberikan support dan dorongan doa kepada siswa. “Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik. Itu untuk mewujudkan visi misi MTsN 1 Pati menuju madrasah bertaraf internasional,”pungkasnya.

Di sisi lain, Menurut Septiando Surya Dewangga, leader Tim Rajawali, dirinya sangat bersyukur dapat memperoleh Silver Medal International Science and Invention Fair (ISIF) 2021. Dirinya juga menjelaskan bahwa dalam riset ini, ia bersama timnya menemukan sebuah alat untuk mengatur manajemen air di lingkungan madrasah.

“Kami menemukan sebuah alat bernama Sistem Manajemen Air Berbasis IOT (Internet of Thing). Melalui alat ini, kami dapat mengatur sistem manajemen air di lingkungan madrasah untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau,” paparnya.

Tidak jauh berbeda dengan Tim Rajawali, Lu’lu’, leader Tim Garuda, juga sangat bersyukur karena memperoleh Bronze Medal. (him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Selama 2021 per 21 November ini MTsN 1 Pati telah sukses mempersembahkan 1.058 medali. Tak hanya daerah, medali lomba nasional hingga Internasional pun digasak. Dari perolehan ribuan medali itu, MTsN 1 Pati berada di posisi teratas atas prestasi madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah.

Hingga 21 November, tercatat 1.058 medali yang diperoleh MTsN 1 Pati. Rinciannya, tingkat Internasional/antar negara sebanyak 35 medali, tingkat nasional 968 medali, tingkat provinsi 43 medali, dan tingkat kabupaten/kota 12 medali.

Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak mengatakan, siswa-siswi MTsN 1 Pati dalam menyabet medali tingkat internasional merupakan sebuah perwujudan dari visi misi madrasah.

BERKOMPETISI: Siswa-siswi mengikuti lomba skala internasional via zoom. (MTSN 1 PATI FOR RADAR KUDUS)

”Capaian yang membanggakan lagi. Ini sebuah perwujudan visi madrasah yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta bertaraf internasional,” ujarnya.

Syafak juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada para siswa pejuang medali MTsN 1 Pati. Begitu juga kepada para guru pembimbing yang dengan sabar dan istiqomah membimbing anak-anak sehingga meraih kesuksesan.

Baca Juga :  GWE Asyik, Pembelajaran Menarik

Tidak lupa pula syafak juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru dan wali siswa yang selalu memberikan support dan dorongan doa kepada siswa. “Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik. Itu untuk mewujudkan visi misi MTsN 1 Pati menuju madrasah bertaraf internasional,”pungkasnya.

Di sisi lain, Menurut Septiando Surya Dewangga, leader Tim Rajawali, dirinya sangat bersyukur dapat memperoleh Silver Medal International Science and Invention Fair (ISIF) 2021. Dirinya juga menjelaskan bahwa dalam riset ini, ia bersama timnya menemukan sebuah alat untuk mengatur manajemen air di lingkungan madrasah.

“Kami menemukan sebuah alat bernama Sistem Manajemen Air Berbasis IOT (Internet of Thing). Melalui alat ini, kami dapat mengatur sistem manajemen air di lingkungan madrasah untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau,” paparnya.

Tidak jauh berbeda dengan Tim Rajawali, Lu’lu’, leader Tim Garuda, juga sangat bersyukur karena memperoleh Bronze Medal. (him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/