PATI – Ruas jalan Kecamatan Sukolilo-Prawoto rusak parah. Kerusakan dipicu karena truk tambang yang kerap melintas.
Kemarin (4/7) terlihat beberapa pengguna jalan melintasi jalan di Desa Wegil, Sukolilo itu. Jalan berlubang ditutup dengan tanah padas.
Sebagian besar jalan di ruas itu mengalami kerusakan. Sejauh tiga kilometer (dari Desa Wegil) kisaran 50 lubang.
"Banyak truk tambang melintas. Jalannya rusak parah," papar pengguna jalan, Tia.
Sementara itu, Pemkab Pati sudah berupaya menangani jalan itu. Ada paket peningkatan jalan senilai Rp 2 miliar. "Sudah selesai diperbaiki. Kami fokus di Prawoto karena kerap kebanjiran," paparnya.
Menurutnya, dengan adanya jalan rusak itu membuat pengguna jalan tak nyaman. "Kalau mengendarai sepeda motor jelas tak nyaman. Jalannya rusak parah," tuturnya.
Ruas jalan itu diperbaiki sepanjang hanya satu kilometeran. Volume pengerjaan itu sendiri 660 meter dan 400 meter menggunakan beton dan aspal hotmix 260 meter.
"Tapi belum teratasi semua. Karena kendaraan over tonase di sana. Sehingga jalannya rusak," terang Plt Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati Hasto Utomo.
Di samping itu, pihaknya mengusulkan ruas tersebut ke instruksi presiden (Inpres). Usulannya Rp 12 miliar.
"Rp 12 miliar itu kami usulkan dengan panjang 2,5 km. Lebarnya 6 meter. Fokusnya Desa Kedungwinong, Wegil, dan Prawoto. Informasinya ikut gelombang dua pada Oktober," paparnya. (adr/him)
Editor : Ali Mustofa