alexametrics
26.3 C
Kudus
Monday, August 8, 2022

Jadi Sorotan, Badan Kehormatan DPRD Pati Siap Tertibkan Anggota Dewan Malas

PATI – Sebelum disentil ketua dewan, kedisiplinan anggota dewan dalam rapat paripurna telah menjadi sorotan Badan Kehormatan (BK). Bahkan dalam rapat Badan Kehormatan bulan lalu telah disampaikan rekomendasi kepada pimpinan terkait masalah kedisiplinan dalam rapat paripurna.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pati H. Rusdi. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan rekomendasi kepada pimpinan dewan agar diumumkan terkait kedisiplinan anggota dewan sebelum rapat paripurna dilakukan.

“Dalam rekomendasi kami di BK sudah disampaikan, agar pimpinan menyampaikan siapa-siapa saja dari fraksi mana saja (yang bermasalah terkait kedisiplinan dalam rapat paripurna ini),” jelas H. Rusdi kepada Jawa Pos Radar Kudus.


Lebih lanjut, pihaknya bakal mendalami arsip daftar hadir rapat. Setelah itu melakukan musyawarah bersama anggota Badan Kehormatan yang lain. “Ya nanti perlu didalami. Terkait pemangilan dan sanksi ada mekanismenya dalam tatib,” imbuhnya.

Untuk diketahui dilansir dari situs dprd.jatengprov.go.id Badan Kehormatan di DPRD memiliki fungsi antara lain memantau dan mengevaluasi disiplin dan kepatuhan terhadap moral, kode etik, atau Tata Tertib DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD. Meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan Anggota DPRD terhadap Tata Tertib dan kode etik DPRD. Melakukan penyidikan, verifikasi, dan klarifikasi atas pengaduan Pimpinan DPRD, Anggota DPRD, dan masyarakat, serta melaporkan keputusan Badan Kehormatan atas hasil penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi sebagaimana dimaksud kepada Rapat Paripurna DPRD.

Baca Juga :  Tradisi Meron di Pati Masuk Program Kementerian

Sementara itu sebelumnya diberitakan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin prihatin atas kinerja para anggotanya yang terbilang malas-malasan untuk melaksanakan kewajibannnya, khususnya dalam kehadiran di rapat-rapat seperti dalam rapat paripurna pada Rabu (25/5) lalu.

Sebagai pimpinan dirinya merasa malukarena  ketika rapat paripurna jarang sekali tingkat kehadiran anggota sampai 50 persen lebih. Karena itu pihaknya memerintahan Badan Kehormatan  DPRD Kabupaten Pati untuk mengecek nama-nama anggota DPRD yang malas menghadiri rapat, agar bisa ditertibkan. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Sebelum disentil ketua dewan, kedisiplinan anggota dewan dalam rapat paripurna telah menjadi sorotan Badan Kehormatan (BK). Bahkan dalam rapat Badan Kehormatan bulan lalu telah disampaikan rekomendasi kepada pimpinan terkait masalah kedisiplinan dalam rapat paripurna.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pati H. Rusdi. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan rekomendasi kepada pimpinan dewan agar diumumkan terkait kedisiplinan anggota dewan sebelum rapat paripurna dilakukan.

“Dalam rekomendasi kami di BK sudah disampaikan, agar pimpinan menyampaikan siapa-siapa saja dari fraksi mana saja (yang bermasalah terkait kedisiplinan dalam rapat paripurna ini),” jelas H. Rusdi kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Lebih lanjut, pihaknya bakal mendalami arsip daftar hadir rapat. Setelah itu melakukan musyawarah bersama anggota Badan Kehormatan yang lain. “Ya nanti perlu didalami. Terkait pemangilan dan sanksi ada mekanismenya dalam tatib,” imbuhnya.

Untuk diketahui dilansir dari situs dprd.jatengprov.go.id Badan Kehormatan di DPRD memiliki fungsi antara lain memantau dan mengevaluasi disiplin dan kepatuhan terhadap moral, kode etik, atau Tata Tertib DPRD dalam rangka menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD. Meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan Anggota DPRD terhadap Tata Tertib dan kode etik DPRD. Melakukan penyidikan, verifikasi, dan klarifikasi atas pengaduan Pimpinan DPRD, Anggota DPRD, dan masyarakat, serta melaporkan keputusan Badan Kehormatan atas hasil penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi sebagaimana dimaksud kepada Rapat Paripurna DPRD.

Baca Juga :  Bupati Haryanto Perintahkan Jemput Bola Vaksinasi ke Desa

Sementara itu sebelumnya diberitakan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin prihatin atas kinerja para anggotanya yang terbilang malas-malasan untuk melaksanakan kewajibannnya, khususnya dalam kehadiran di rapat-rapat seperti dalam rapat paripurna pada Rabu (25/5) lalu.

Sebagai pimpinan dirinya merasa malukarena  ketika rapat paripurna jarang sekali tingkat kehadiran anggota sampai 50 persen lebih. Karena itu pihaknya memerintahan Badan Kehormatan  DPRD Kabupaten Pati untuk mengecek nama-nama anggota DPRD yang malas menghadiri rapat, agar bisa ditertibkan. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/