alexametrics
28.7 C
Kudus
Sunday, July 31, 2022

Mau Divaksin, Bocah di Pati Diberi Cokelat

PATI – Kemarin, anak usia 6-11 tahun divaksinasi Sinovac di Halaman Setda Pati. Tiap anak diberikan coklat. Adanya vaksinasi ini, setelah cakupan vaksinasi sudah target 70 persen.

Sebanyak 30-an anak duduk antre vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac di sebelah Timur Pendapa Pati kemarin. Beberapa tenaga kesehatan (nakes) terlihat melakukan skrining data anak-anak usia 6-11 tahun itu. Bupati Pati Haryanto beserta jajaran Forkopimda terlihat memberikan cokelat kepada anak-anak itu.

Anak-anak terlihat menutup mata. Ada juga yang menoleh dari jarum suntik. Salah satu anak Alandiva Naufal, 9, tampak disuntik vaksin tersebut. Katanya.”Tidak sakit. Tak takut. Soalnya tadi dikasih coklat,”.


Ibu Naufal, Devita Purnawati turut berkomentar. Menurutnya, vaksinasi bagi anak ini penting. Karena, anak-anak sudah mulai pendidikan tatap muka (PTM) dan sering bermain diluar juga. ”Adanya vaksin ini kan mencegah sebeum ada kejadian. Semoga saja anak menjadi semakin sehat,” celotehnya sambil menemani anaknya disuntik.

Bupati Haryanto meninjau pelaksanaan vaksinasi itu. ”Ndak sakit kan? Ini tak kasih cokelat,” ujarnya kepada salah satu anak yang akan divaksin.

Di samping itu, Haryanto menambahkan, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sudah diperbolehkan. Soalnya, secara komulatif vaksinasi sudah melebihi 70 persen. Lansia juga sudah lebih dari 60 persen.

”Mulai hari ini kami canangkan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Ini berkat upaya Forkopimda dan stakeholder terkait,” katanya saat diwawancarai kemarin (28/2).

Baca Juga :  Polres Pati Laksanakan Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6–11 Tahun

Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun mencapai Sasarannya kisaran 25 ribu. Ditambah SD Negeri dan swasta totalnya sebanyak 87 ribuan anak. “Karena sudah tercapai secara komulatif dan lansia, bukan berarti berhenti. Akan tetapi tambah sasarannya. Yakni, anak usia 6-11 tahun,” ucapnya.

Soal stok vaksinasi, pihaknya berencana mengambil jatah dari Pemprov Jateng. Kata Haryanto, walaupun secara surat resmi belum, tapi gubernur sudah memberikan pesan melalui pesan singkat. ”Sudah diminta Pak Gub untuk mengambil vaksin. Tapi surat resminya belum,” tandangnya.

Hingga saat ini dosis vaksin Sinovac yang digunakan untuk vaksinasi anak tersebut masih tersisa. Berdasarkan keterangan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati sudah didistribusikan ke Puskesmas.

”Dari Dinkes Sinovac yang disitribusikn ke Puskesmas ada 24.420 dosis. Kemudian untuk stok di kami masih 9.780. Vaksin dari provinsi belum diambil. Ini anak-anak pun masih liburan semesteran,” jelas Kadinkes Pati Aviani Tritanti Vanusia.

Dia berharap, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun ini berjalan lancar. Adanya tambahan sasaran ini, diharapkan bisa memperkuat imun masyarakat Pati.

”Harapannya ya lancar. Tidak ada kendala. Tadi anak-anak juga cukup antusias. Soalnya, kami juga memberikan anak-anak coklat,” pungkasnya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Kemarin, anak usia 6-11 tahun divaksinasi Sinovac di Halaman Setda Pati. Tiap anak diberikan coklat. Adanya vaksinasi ini, setelah cakupan vaksinasi sudah target 70 persen.

Sebanyak 30-an anak duduk antre vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac di sebelah Timur Pendapa Pati kemarin. Beberapa tenaga kesehatan (nakes) terlihat melakukan skrining data anak-anak usia 6-11 tahun itu. Bupati Pati Haryanto beserta jajaran Forkopimda terlihat memberikan cokelat kepada anak-anak itu.

Anak-anak terlihat menutup mata. Ada juga yang menoleh dari jarum suntik. Salah satu anak Alandiva Naufal, 9, tampak disuntik vaksin tersebut. Katanya.”Tidak sakit. Tak takut. Soalnya tadi dikasih coklat,”.

Ibu Naufal, Devita Purnawati turut berkomentar. Menurutnya, vaksinasi bagi anak ini penting. Karena, anak-anak sudah mulai pendidikan tatap muka (PTM) dan sering bermain diluar juga. ”Adanya vaksin ini kan mencegah sebeum ada kejadian. Semoga saja anak menjadi semakin sehat,” celotehnya sambil menemani anaknya disuntik.

Bupati Haryanto meninjau pelaksanaan vaksinasi itu. ”Ndak sakit kan? Ini tak kasih cokelat,” ujarnya kepada salah satu anak yang akan divaksin.

Di samping itu, Haryanto menambahkan, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sudah diperbolehkan. Soalnya, secara komulatif vaksinasi sudah melebihi 70 persen. Lansia juga sudah lebih dari 60 persen.

”Mulai hari ini kami canangkan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Ini berkat upaya Forkopimda dan stakeholder terkait,” katanya saat diwawancarai kemarin (28/2).

Baca Juga :  Kabar Baik! Masyarakat sudah Bisa Dapatkan Vaksin Booster Sinopharm

Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun mencapai Sasarannya kisaran 25 ribu. Ditambah SD Negeri dan swasta totalnya sebanyak 87 ribuan anak. “Karena sudah tercapai secara komulatif dan lansia, bukan berarti berhenti. Akan tetapi tambah sasarannya. Yakni, anak usia 6-11 tahun,” ucapnya.

Soal stok vaksinasi, pihaknya berencana mengambil jatah dari Pemprov Jateng. Kata Haryanto, walaupun secara surat resmi belum, tapi gubernur sudah memberikan pesan melalui pesan singkat. ”Sudah diminta Pak Gub untuk mengambil vaksin. Tapi surat resminya belum,” tandangnya.

Hingga saat ini dosis vaksin Sinovac yang digunakan untuk vaksinasi anak tersebut masih tersisa. Berdasarkan keterangan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati sudah didistribusikan ke Puskesmas.

”Dari Dinkes Sinovac yang disitribusikn ke Puskesmas ada 24.420 dosis. Kemudian untuk stok di kami masih 9.780. Vaksin dari provinsi belum diambil. Ini anak-anak pun masih liburan semesteran,” jelas Kadinkes Pati Aviani Tritanti Vanusia.

Dia berharap, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun ini berjalan lancar. Adanya tambahan sasaran ini, diharapkan bisa memperkuat imun masyarakat Pati.

”Harapannya ya lancar. Tidak ada kendala. Tadi anak-anak juga cukup antusias. Soalnya, kami juga memberikan anak-anak coklat,” pungkasnya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/