alexametrics
26.4 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Pengundian Lapak Alun-Alun Kembang Joyo Pati bakal Dievaluasi

PATI – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kembang Joyo Pati bakal diverifikasi ulang. Ini dilakukan menyusul adanya keluhkan dari Paguyuban eks Simpang Lima, soal transparan soal data pedagang.

“Lebih baik memprioritaskan teman-teman PKL eks Simpang Lima Pati. Undiannya supaya transparan,” kata Wakil Ketua paguyuban PKL Simpang Lima Pati Sugito.

Pihak Dinas dan Perdagangan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menanggapi ini. Melalui Kadinas setempat Hadi Santosa mengatakan, lapak di alun-alun timur akan ditempati para PKL yang dulunya berada di zona merah.


“Zona merah itu dulu ada di JL. Pemuda, alun-alun, JL. Dr. Soetomo sampai perempatan Rogowangsan, JL. Dr. Wahidin, kemudian JL. Sudirman dan JL. Tunggul wulung,” katanya.

Nantinya pembagian lapak akan dikelompokkan. Lanjut Hadi, pembagiannya berdasarkan jenis-jenis dagangan. “Untuk proses pembagiannya nanti akan kami bagi per jenis dagang. Ada yang warung makan, makanan ringan, aksesoris, kompeksi, dan mainan anak-anak,” lanjutnya.

Baca Juga :  Enam Kecamatan di Pati Dikepung Banjir, Ini Daftar Desa Yang Terendam

Pihaknya sudah mengantongi nama-nama pedagang. PKL akan disediakan 360 lapak di alun-alun tersebut. Khususnya untuk PKL eks Simpang Lima.

Hadi menuturkan, pihaknya akan melakukan verifikasi soal data pengundian PKL. Ini agar tepat sasaran.

“Nanti ada waktunya. Kami baru persiapan. Akan dicermati lagi hasil verifikasi. Ini untuk memastikan lokasi haru benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Rencananya, pihaknya juga memberikan lapak tanpa ada biaya sewa. Katanya. “Soalnya ini fasilitas untuk mereka. Pemerintah memberikan tempat disana,” paparnya.

Namun, nantinya mereka akan membayar keamanan maupun biaya listrik. Itu jika sudah dikelola oleh paguyuban.

“Untuk uang muka penyewaan lapak di alun-alun timur sementara tidak ada. Nantinya, biaya keamanan dan listrik tergantung paguyuban. Kami menyediakan tempat dengan tidak dipungut biaya apapun. Silahkan nanti dikelola,” ucapnya. (adr/ali)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kembang Joyo Pati bakal diverifikasi ulang. Ini dilakukan menyusul adanya keluhkan dari Paguyuban eks Simpang Lima, soal transparan soal data pedagang.

“Lebih baik memprioritaskan teman-teman PKL eks Simpang Lima Pati. Undiannya supaya transparan,” kata Wakil Ketua paguyuban PKL Simpang Lima Pati Sugito.

Pihak Dinas dan Perdagangan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menanggapi ini. Melalui Kadinas setempat Hadi Santosa mengatakan, lapak di alun-alun timur akan ditempati para PKL yang dulunya berada di zona merah.

“Zona merah itu dulu ada di JL. Pemuda, alun-alun, JL. Dr. Soetomo sampai perempatan Rogowangsan, JL. Dr. Wahidin, kemudian JL. Sudirman dan JL. Tunggul wulung,” katanya.

Nantinya pembagian lapak akan dikelompokkan. Lanjut Hadi, pembagiannya berdasarkan jenis-jenis dagangan. “Untuk proses pembagiannya nanti akan kami bagi per jenis dagang. Ada yang warung makan, makanan ringan, aksesoris, kompeksi, dan mainan anak-anak,” lanjutnya.

Baca Juga :  BPBD Pati Rampungkan Dua Dokumen Kebencanaan

Pihaknya sudah mengantongi nama-nama pedagang. PKL akan disediakan 360 lapak di alun-alun tersebut. Khususnya untuk PKL eks Simpang Lima.

Hadi menuturkan, pihaknya akan melakukan verifikasi soal data pengundian PKL. Ini agar tepat sasaran.

“Nanti ada waktunya. Kami baru persiapan. Akan dicermati lagi hasil verifikasi. Ini untuk memastikan lokasi haru benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Rencananya, pihaknya juga memberikan lapak tanpa ada biaya sewa. Katanya. “Soalnya ini fasilitas untuk mereka. Pemerintah memberikan tempat disana,” paparnya.

Namun, nantinya mereka akan membayar keamanan maupun biaya listrik. Itu jika sudah dikelola oleh paguyuban.

“Untuk uang muka penyewaan lapak di alun-alun timur sementara tidak ada. Nantinya, biaya keamanan dan listrik tergantung paguyuban. Kami menyediakan tempat dengan tidak dipungut biaya apapun. Silahkan nanti dikelola,” ucapnya. (adr/ali)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/