alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Diguyur Hujan Lebat, Tanggul Enam Meter di Pati Jebol

PATI – Di Kabupaten Pati tanggul di Desa Ketitang Wetan, Batangan, Pati, ambrol. Puluhan hektare sawah serta puluhan rumah warga di Desa Ketitang Wetan, Batangan, Pati, terendam Sabtu (27/11) malam. Lebar tanggul yang jebol sekitar enam meter.

Jebolnya tanggul diakibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (27/11) sekitar pukul 05.00, hujan berlanjut sampai malam hari.

”Wilayah Jaken dan Ketitang Wetan hujan lebat. Karena itu, debit air di sungai Ketitang Wetan mengalami kenaikan. Hingga menyebabkan tanggul sungai ambrol sepanjang enam meter. Hulu sungai tersebut berasal dari wilayah Jaken,” jelas Udin salah seorang warga setempat.


”Tanggul jebol pada malam (27/11) dan langsung menggenangi rumah dan sawah warga. Padahal, usia tanam padi baru tiga minggu.  Hingga saat ini, masih ada puluhan rumah yang tergenang,” imbuhnya siang kemarin.

Baca Juga :  Lantai Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Pati Mulai Dipasang

Dia menambahkan di sungai Desa Ketitang Wetan itu sebenarnya sudah ada tiga tanggul darurat. Satu diantaranya tadi malam tak kuasa menampung debit air hingga ambrol.

Menurutnya kondisi ini berlangsung setiap tahun, namun belum ada penanganan yang serius dari pemerintah dearah. Apalagi sungai yang melewati desa tersebut kewenangannya daerah.

”Harus ada normalisasi, karena setiap tahun selalu banjir. Kalau dinormalisasi, setidaknya dapat mencegah banjir,” harapnya.

Terpisah Kepala Desa Ketitang Wetan Ali Muntoha mengungkapkan  tanggul yang jebol sepanjang enam meter sudah dilakukan penambalan dengan menggunakan tanah yang dimasukkan ke dalam karung. Tapi itu sifatnya hanya sementara.

”Untuk perbaikan permanen masih belum kami lakukan. Harapan kami, dari pemerintah daerah dapat memberikan penanganan yang lebih baik. Karena tanggul ini setiap tahun saat musim hujan selalu ambrol,” paparnya.






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Di Kabupaten Pati tanggul di Desa Ketitang Wetan, Batangan, Pati, ambrol. Puluhan hektare sawah serta puluhan rumah warga di Desa Ketitang Wetan, Batangan, Pati, terendam Sabtu (27/11) malam. Lebar tanggul yang jebol sekitar enam meter.

Jebolnya tanggul diakibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (27/11) sekitar pukul 05.00, hujan berlanjut sampai malam hari.

”Wilayah Jaken dan Ketitang Wetan hujan lebat. Karena itu, debit air di sungai Ketitang Wetan mengalami kenaikan. Hingga menyebabkan tanggul sungai ambrol sepanjang enam meter. Hulu sungai tersebut berasal dari wilayah Jaken,” jelas Udin salah seorang warga setempat.

”Tanggul jebol pada malam (27/11) dan langsung menggenangi rumah dan sawah warga. Padahal, usia tanam padi baru tiga minggu.  Hingga saat ini, masih ada puluhan rumah yang tergenang,” imbuhnya siang kemarin.

Baca Juga :  Lantai Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Pati Mulai Dipasang

Dia menambahkan di sungai Desa Ketitang Wetan itu sebenarnya sudah ada tiga tanggul darurat. Satu diantaranya tadi malam tak kuasa menampung debit air hingga ambrol.

Menurutnya kondisi ini berlangsung setiap tahun, namun belum ada penanganan yang serius dari pemerintah dearah. Apalagi sungai yang melewati desa tersebut kewenangannya daerah.

”Harus ada normalisasi, karena setiap tahun selalu banjir. Kalau dinormalisasi, setidaknya dapat mencegah banjir,” harapnya.

Terpisah Kepala Desa Ketitang Wetan Ali Muntoha mengungkapkan  tanggul yang jebol sepanjang enam meter sudah dilakukan penambalan dengan menggunakan tanah yang dimasukkan ke dalam karung. Tapi itu sifatnya hanya sementara.

”Untuk perbaikan permanen masih belum kami lakukan. Harapan kami, dari pemerintah daerah dapat memberikan penanganan yang lebih baik. Karena tanggul ini setiap tahun saat musim hujan selalu ambrol,” paparnya.






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/