alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Lapas Pati Buka Pelayanan HAKI, Begini Cara Daftarnya

PATI – Gebrakan baru Lapas IIB Pati sekarang membuka pelayanan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Yaitu, pelayanan untuk memudahkan masyarakat Pati dalam pengurusan pendaftaran hasil karya/ciptaan seperti nama barang, merk dan lain-lain.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati Febie Dwi Hartanto mengatakan, pelayanan intelektual ini merupakan bagian unit pelayanan terpadu di Lapas Pati. Dengan tujuan untuk semakin memudahkan masyarakat. Khususnya wilayah Pati dalam mendapatkan pelayanan intelektual tidak perlu datang ke kantor wilayah di Semarang.

Lanjut dia, unit pelayanan terpadu Lapas Pati siap memberikan pelayanan secara maksimal. Selain itu Unit Pelayanan Terpadu Lapas Pati memberikan pelayanan komunikasi masyarakat (YANKOMAS). Itu pelayanan pengaduan pelanggaran HAM.

PENINGKATAN: Lapas Kelas IIB Pati meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan membuka pelayanan HAKI. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Pada pelayanan hak cipta ini, jelas dia, pembayarannya langsung transfer ke Bank. Jadi pihaknya tidak menerima uang cash. Ini juga salah satu upaya dalam mewujudkan zona integritas. Maksudnya, untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Lanjut dia, adapun biaya pendafataran langsung disetorkan ke bank. Sudah ditentukan nominalnya. Semuanya ada di aplikasi. Pembayaran  penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ditentukan di aplikasi itu (SimpatiBersinar, Red).

Baca Juga :  184 Narapidana Lapas II B Pati Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

”Itu bagian dari pelayanan terpadu Lapas Pati. Untuk memudahkan masyarakat. Hak cipta dan hasil karya seperti seni, batik, cafe itu bisa didaftarkan disini. Cara daftar dengan online lewat aplikasi SimpatiBersinar. Nanti untuk pembayarannya langsung ke bank. Bukti transfer ke bank yang akan di-upload. Kami tidak menerima uang cash langsung,” lanjutnya.

Pelayanan pendaftaran hak cipta ini pihaknya bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang mana dibawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

”Memang ini dalam rangka memaksimalkan pelayanan dibawah Kemenkumham. Masyarakat bisa dengan mudah mematenkan hasil karyanya ke Lapas IIB Pati. Tidak udah datang ke pusat. Untuk wilayah Pati datang ke Lapas Pati,” ujar Febie.

Selain itu, pihaknya juga ada pelayanan baru. Yakni, pelayanan komunikasi masyarakat (Yankomas). Itu untuk pengaduan pelanggaran HAM.

”Semua itu gebrakan Lapas Pati. Sekarang kami juga membuka loket pelayanan Yankomas. Yaitu, pelayanan pengaduan pelanggaran HAM. Jadi pelayanan terpadu untuk masyarakat di Lapas IIB Pati semakin banyak. Tujuannya, untuk memudahkan dan memberi pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya. (him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Gebrakan baru Lapas IIB Pati sekarang membuka pelayanan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Yaitu, pelayanan untuk memudahkan masyarakat Pati dalam pengurusan pendaftaran hasil karya/ciptaan seperti nama barang, merk dan lain-lain.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati Febie Dwi Hartanto mengatakan, pelayanan intelektual ini merupakan bagian unit pelayanan terpadu di Lapas Pati. Dengan tujuan untuk semakin memudahkan masyarakat. Khususnya wilayah Pati dalam mendapatkan pelayanan intelektual tidak perlu datang ke kantor wilayah di Semarang.

Lanjut dia, unit pelayanan terpadu Lapas Pati siap memberikan pelayanan secara maksimal. Selain itu Unit Pelayanan Terpadu Lapas Pati memberikan pelayanan komunikasi masyarakat (YANKOMAS). Itu pelayanan pengaduan pelanggaran HAM.

PENINGKATAN: Lapas Kelas IIB Pati meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan membuka pelayanan HAKI. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Pada pelayanan hak cipta ini, jelas dia, pembayarannya langsung transfer ke Bank. Jadi pihaknya tidak menerima uang cash. Ini juga salah satu upaya dalam mewujudkan zona integritas. Maksudnya, untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Lanjut dia, adapun biaya pendafataran langsung disetorkan ke bank. Sudah ditentukan nominalnya. Semuanya ada di aplikasi. Pembayaran  penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ditentukan di aplikasi itu (SimpatiBersinar, Red).

Baca Juga :  184 Narapidana Lapas II B Pati Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

”Itu bagian dari pelayanan terpadu Lapas Pati. Untuk memudahkan masyarakat. Hak cipta dan hasil karya seperti seni, batik, cafe itu bisa didaftarkan disini. Cara daftar dengan online lewat aplikasi SimpatiBersinar. Nanti untuk pembayarannya langsung ke bank. Bukti transfer ke bank yang akan di-upload. Kami tidak menerima uang cash langsung,” lanjutnya.

Pelayanan pendaftaran hak cipta ini pihaknya bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang mana dibawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

”Memang ini dalam rangka memaksimalkan pelayanan dibawah Kemenkumham. Masyarakat bisa dengan mudah mematenkan hasil karyanya ke Lapas IIB Pati. Tidak udah datang ke pusat. Untuk wilayah Pati datang ke Lapas Pati,” ujar Febie.

Selain itu, pihaknya juga ada pelayanan baru. Yakni, pelayanan komunikasi masyarakat (Yankomas). Itu untuk pengaduan pelanggaran HAM.

”Semua itu gebrakan Lapas Pati. Sekarang kami juga membuka loket pelayanan Yankomas. Yaitu, pelayanan pengaduan pelanggaran HAM. Jadi pelayanan terpadu untuk masyarakat di Lapas IIB Pati semakin banyak. Tujuannya, untuk memudahkan dan memberi pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya. (him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/