alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Ratusan Nelayan di Pati Tolak PP Nomor 85/2021 soal PNBP

PATI – Ratusan nelayan di Pati menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Spanduk yang dibentangkan para nelayan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Unit II Juwana itu tampak para nelayan menolak keras aturan tersebut karena angka 10 persen dinilai terlalu tinggi.

“PNBP 10% WUJUD PENINDASAN PADA NELAYAN” begitu kalimat pada spanduk itu.

“NELAYAN MENOLAK KERAS PNBP PASKA PRODUKSI MASUKNYA KAPAL EKS ASING DAN KAPAL ASING” bunyi spanduk yang lain.


Dalam keterangan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati,aksi diikuti 300 orang. Peserta aksi antara lain pelaku usaha, pengurus kapal, ABK, dan tukang gledek TPI. Acara dimulai sekitar pukul 10.00. Aktivitas pelelangan ikan pun libur.

Baca Juga :  Rusak Parah, Perbaikan Jalan Tayu-Dukuhseti Telan Anggaran Rp 1 Miliar





Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Ratusan nelayan di Pati menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Spanduk yang dibentangkan para nelayan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Unit II Juwana itu tampak para nelayan menolak keras aturan tersebut karena angka 10 persen dinilai terlalu tinggi.

“PNBP 10% WUJUD PENINDASAN PADA NELAYAN” begitu kalimat pada spanduk itu.

“NELAYAN MENOLAK KERAS PNBP PASKA PRODUKSI MASUKNYA KAPAL EKS ASING DAN KAPAL ASING” bunyi spanduk yang lain.

Dalam keterangan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati,aksi diikuti 300 orang. Peserta aksi antara lain pelaku usaha, pengurus kapal, ABK, dan tukang gledek TPI. Acara dimulai sekitar pukul 10.00. Aktivitas pelelangan ikan pun libur.

Baca Juga :  Sejumlah Anggota Polres Pati Jalani Sumpah Jabatan, Siapa Saja Mereka?





Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/