alexametrics
26.2 C
Kudus
Saturday, July 23, 2022

Jelang Tahun Baru Harga Tiket Bus Semarang-Surabaya Naik, Ini Daftarnya

PATI – Tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) jurusan Semarang-Surabaya jelang tahun baru mengalami kenaikan sekitar Rp 25 ribu.

Crew Bus Jaya Utama Indo Prihadi mengungkapkan kenaikan jurusan bus Semarang-Surabaya sebagai bentuk penyesuaian mengingat penumpang yang masih sepi. Agar bus tetap bisa jalan. Penyesuaian tarif ini berlaku mulai 24 Desember pukul 24.00. Agar penumpang paham, tarif itu ditempel di dalam bus.

”Beberapa penumpang memang mempertanyakan kenapa tiketnya dinaikkan. Tapi kebanyakan tetap mengikuti, walau sebagian ada yang protes. Namun kebanyakan masih memakluminya,” jelas Prihadi di sela menunggu penumpang kemarin.


Saat ini, lanjut Prihadi, rata-rata penumpangnya masih di angka 50 persen. Dari 43 kursi, rata-rata diisi penumpang hanya 15-an saja.

ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS

Fitri, salah seorang penumpang mengaku tetap memilih transportasi bus. ”Ya karena butuh transportasi. Saya nyaman aja naik bus seperti ini,” kataya singkat.

Baca Juga :  Gaji ASN Ora Sido Dipotong

Natal dan jelang tahun baru di Terminal Kembangjoyo Pati belum nampak kepadatan penumpang. Di area tunggu terlihat hanya belasan penumpang saja yang menunggu kedatangan bus.

Koordinator Terminal Kembangjoyo Pati Sudibyo mengakui tahun ini belum ada lonjakan penumpang. ”Jumlah penumpang di terminal saat ini cenderung masih stabil. Masih seperti hari-hari biasanya. Tidak ada lonjakan yang signifikan yang terlihat, mungkin karena adanya imbauan untuk tetap di rumah karena adanya varian baru Covid-19,” jelasnya.

“Untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) seperti bus jurusan Pati – Jepara, maupun jurusan Purwodadi, juga stabil masih seperti hari-hari biasa. Bus AKDP yang masuk ke terminal ini ada sekitar 35-an armada. Malah penumpang bus AKDP cenderung sepi,” jelas Sudibyo. (zen)

 






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) jurusan Semarang-Surabaya jelang tahun baru mengalami kenaikan sekitar Rp 25 ribu.

Crew Bus Jaya Utama Indo Prihadi mengungkapkan kenaikan jurusan bus Semarang-Surabaya sebagai bentuk penyesuaian mengingat penumpang yang masih sepi. Agar bus tetap bisa jalan. Penyesuaian tarif ini berlaku mulai 24 Desember pukul 24.00. Agar penumpang paham, tarif itu ditempel di dalam bus.

”Beberapa penumpang memang mempertanyakan kenapa tiketnya dinaikkan. Tapi kebanyakan tetap mengikuti, walau sebagian ada yang protes. Namun kebanyakan masih memakluminya,” jelas Prihadi di sela menunggu penumpang kemarin.

Saat ini, lanjut Prihadi, rata-rata penumpangnya masih di angka 50 persen. Dari 43 kursi, rata-rata diisi penumpang hanya 15-an saja.

ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS

Fitri, salah seorang penumpang mengaku tetap memilih transportasi bus. ”Ya karena butuh transportasi. Saya nyaman aja naik bus seperti ini,” kataya singkat.

Baca Juga :  Puluhan ASN Pemkab Pati Dapat Penghargaan Masa Pengabdian

Natal dan jelang tahun baru di Terminal Kembangjoyo Pati belum nampak kepadatan penumpang. Di area tunggu terlihat hanya belasan penumpang saja yang menunggu kedatangan bus.

Koordinator Terminal Kembangjoyo Pati Sudibyo mengakui tahun ini belum ada lonjakan penumpang. ”Jumlah penumpang di terminal saat ini cenderung masih stabil. Masih seperti hari-hari biasanya. Tidak ada lonjakan yang signifikan yang terlihat, mungkin karena adanya imbauan untuk tetap di rumah karena adanya varian baru Covid-19,” jelasnya.

“Untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) seperti bus jurusan Pati – Jepara, maupun jurusan Purwodadi, juga stabil masih seperti hari-hari biasa. Bus AKDP yang masuk ke terminal ini ada sekitar 35-an armada. Malah penumpang bus AKDP cenderung sepi,” jelas Sudibyo. (zen)

 






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/