alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Pemkab Pati Segera Suntik Vaksin Untuk Anak 6-11 Tahun

PATI – Pemkab Pati akan vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun. Rencananya, vaksinasi sebanyak 100 ribuan anak akan digelar mulai pekan depan.

Program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pati dilakukan sebab, pencapaian vaksinasi sudah menembus target. ”Secara Komulatif sudah lebih dari 70 persen. Dan Lansia juga 60 persen,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Vanusia.

Ditanya soal persiapan vaksinasi usia 6-11 tahun itu, jawab dia, rencananya pencanangan terlebih dahulu. Selain itu, koordinasi dengan Dinkes Provinsi Jateng untuk tambahan vaksin. ”Mungkin pekan depan. Ini juga ada libur Natal dan Tahun Baru. Semoga bisa secepatnya,” ucapnya.


Dalam program vaksinasi anak usia 6-11 tahun mendatang, akan menggunakan jenis vaksin Sinovac. Soal pendataan daftar peserta vaksin sudah didata pihaknya.

 

Adapun sasaran vaksin akan mengacu pada data siswa usia Pendidikan SD yang dimiliki oleh Disdikbud. Selain sektor formal, untuk pendataan, Dinkes juga akan berkolaborasi dengan stakeholder non formal seperti madrasah dan madin.

Baca Juga :  Pembukaan Jalur Wangunrejo-Sukobubuk Dianggar Rp 7 Miliar

”Sekitar 100 ribuan anak yang akan divaksin. Beberapa data dari usulan Puskesmas dan dari kecamatan/desa,” imbuhnya.

Untuk mencapai target, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah. Di antaranya,  mengerahkan vaksinator di Puskesmas dan di rumah sakit untuk bergerak mencari sasaran vaksin setiap hari.

”Sekarang memang agak kesulitan karena sudah banyak yang divaksin. Yang masih belum ini kadangkala ketika ditanya bilangnya sudah-sudah. Jika kita tetap mengadakan vaksinasi tiap hari ditambah door to door, menyisir ke rumah,” tuturnya.

Soal percepatan vaksinasi ini, dia mengimbau kepada warga Pati yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri. Sehingga percepatan vaksinasi bisa terealisasi dengan baik.

”Untuk masyarakat umum yang belum divaksin tidak komorbit dan tidak ada kontra disuntik bisa ikut divaksin supaya di Puskesmas itu tidak terganjal dengan capaian vaksin. Yang membuat vaksinasi tinggi juga pelajar. Begitu sudah dapat vaksinnya, langsung gampang menaikkan angka vaksinasi. Sinovac sudah boleh,” tandasnya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pemkab Pati akan vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun. Rencananya, vaksinasi sebanyak 100 ribuan anak akan digelar mulai pekan depan.

Program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pati dilakukan sebab, pencapaian vaksinasi sudah menembus target. ”Secara Komulatif sudah lebih dari 70 persen. Dan Lansia juga 60 persen,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Vanusia.

Ditanya soal persiapan vaksinasi usia 6-11 tahun itu, jawab dia, rencananya pencanangan terlebih dahulu. Selain itu, koordinasi dengan Dinkes Provinsi Jateng untuk tambahan vaksin. ”Mungkin pekan depan. Ini juga ada libur Natal dan Tahun Baru. Semoga bisa secepatnya,” ucapnya.

Dalam program vaksinasi anak usia 6-11 tahun mendatang, akan menggunakan jenis vaksin Sinovac. Soal pendataan daftar peserta vaksin sudah didata pihaknya.

 

Adapun sasaran vaksin akan mengacu pada data siswa usia Pendidikan SD yang dimiliki oleh Disdikbud. Selain sektor formal, untuk pendataan, Dinkes juga akan berkolaborasi dengan stakeholder non formal seperti madrasah dan madin.

Baca Juga :  PPP Gandeng Puskesmas se-Rembang untuk Vaksinasi Massal

”Sekitar 100 ribuan anak yang akan divaksin. Beberapa data dari usulan Puskesmas dan dari kecamatan/desa,” imbuhnya.

Untuk mencapai target, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah. Di antaranya,  mengerahkan vaksinator di Puskesmas dan di rumah sakit untuk bergerak mencari sasaran vaksin setiap hari.

”Sekarang memang agak kesulitan karena sudah banyak yang divaksin. Yang masih belum ini kadangkala ketika ditanya bilangnya sudah-sudah. Jika kita tetap mengadakan vaksinasi tiap hari ditambah door to door, menyisir ke rumah,” tuturnya.

Soal percepatan vaksinasi ini, dia mengimbau kepada warga Pati yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri. Sehingga percepatan vaksinasi bisa terealisasi dengan baik.

”Untuk masyarakat umum yang belum divaksin tidak komorbit dan tidak ada kontra disuntik bisa ikut divaksin supaya di Puskesmas itu tidak terganjal dengan capaian vaksin. Yang membuat vaksinasi tinggi juga pelajar. Begitu sudah dapat vaksinnya, langsung gampang menaikkan angka vaksinasi. Sinovac sudah boleh,” tandasnya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/