25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Dua Rumah Joglo di Jakenan Pati Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

PATI – Kebakaran melanda dua rumah joglo milik Sugiyo warga Desa Tondokerto, Jakenan pada Selasa (27/9). Akibat kejadian tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Baca Juga : Diduga karena Obat Nyamuk Bakar, Dua Balita di Pati Tewas Terbakar Hidup-hidup saat Tidur Pulas

Sebelumnya, Selasa (27/9) pukul 06.30 warga Tondokerto, Jakenan digegerkan dengan kobaran api yang berasal dari rumah Sugiyo. Korban lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Para warga pun kemudian dengan alat seadanya mencoba memadamkan api. Sembari melaporkan pemadam kebaran (Damkar) pada pukul 07.30.


10 menit kemudian, tiga unit Damkar tiba di lokasi. Tepatnya di Dukuh Daulan RT/RW 03 Desa Tondokerto, Jakenan. Tiga anggota Polres Pati beserta 11 anggota Damkar mencoba memadamkan kobaran api itu.

Si Jago merah itu meludeskan dua rumah joglo yang saling berdekatan. Sisa-sisa bangunan pun berceceran di tanah.

Baca Juga :  Tambang Galian C di Sukolilo Longsor Lagi

”Api dapat dipadamkan 30 menit setelah tiga unit Damkar datang ke lokasi. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” terang Kasi Humas Polres Pati AKP Pujianti saat dikonfirmasi.

Puji menjelaskan kronologi kebakaran tersebut. Semula pada pukul 06.30, Kemat (ayah pemilik rumah), 90, tengah merokok di ruang tengah rumah. Karena pikun, putung rokok diletakkan di atas Kasur lantai. Sehingga menyebabkan kebakaran.

”Api yang berasal dari Kasur ini menjalar ke TV. Akibatnya TV meledak. Lalu, api kian membesar dan membakar dinding dari kayu,” jelasnya.

Dia menambahkan, akibat kebakaran tersebut kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Sebab bangunannya dari kayu jati.

”Sementara ini, kami menafsir kerugian korban mencapai Rp 200 juta. Sebab rumah ludes terbakar. Selain itu, dinding, kerangka rumah juga terbuat dari kayu jati,” tuturnya. (adr/khim)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Kebakaran melanda dua rumah joglo milik Sugiyo warga Desa Tondokerto, Jakenan pada Selasa (27/9). Akibat kejadian tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Baca Juga : Diduga karena Obat Nyamuk Bakar, Dua Balita di Pati Tewas Terbakar Hidup-hidup saat Tidur Pulas

Sebelumnya, Selasa (27/9) pukul 06.30 warga Tondokerto, Jakenan digegerkan dengan kobaran api yang berasal dari rumah Sugiyo. Korban lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Para warga pun kemudian dengan alat seadanya mencoba memadamkan api. Sembari melaporkan pemadam kebaran (Damkar) pada pukul 07.30.

10 menit kemudian, tiga unit Damkar tiba di lokasi. Tepatnya di Dukuh Daulan RT/RW 03 Desa Tondokerto, Jakenan. Tiga anggota Polres Pati beserta 11 anggota Damkar mencoba memadamkan kobaran api itu.

Si Jago merah itu meludeskan dua rumah joglo yang saling berdekatan. Sisa-sisa bangunan pun berceceran di tanah.

Baca Juga :  Terlalu Sempit, Akses Jalan Grobogan - Pati Diperlebar

”Api dapat dipadamkan 30 menit setelah tiga unit Damkar datang ke lokasi. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” terang Kasi Humas Polres Pati AKP Pujianti saat dikonfirmasi.

Puji menjelaskan kronologi kebakaran tersebut. Semula pada pukul 06.30, Kemat (ayah pemilik rumah), 90, tengah merokok di ruang tengah rumah. Karena pikun, putung rokok diletakkan di atas Kasur lantai. Sehingga menyebabkan kebakaran.

”Api yang berasal dari Kasur ini menjalar ke TV. Akibatnya TV meledak. Lalu, api kian membesar dan membakar dinding dari kayu,” jelasnya.

Dia menambahkan, akibat kebakaran tersebut kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Sebab bangunannya dari kayu jati.

”Sementara ini, kami menafsir kerugian korban mencapai Rp 200 juta. Sebab rumah ludes terbakar. Selain itu, dinding, kerangka rumah juga terbuat dari kayu jati,” tuturnya. (adr/khim)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/