alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Pemkab Pati Fokus Vaksinasi Lansia, Dewan Dorong Prioritaskan Pelajar

PATI – Pembelajaran tatap muka (PTM) tengah disimulasikan di Kabupaten Pati. Semua guru diklaim sudah divaksinasi. Namun, siswanya belum. Masih menunggu regulasi dari pusat. Namun, DPRD Pati mengimbau agar pelajar mendapat prioritas vaksinasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) tengah menyiapkan vaksinasi untuk pelajar. Sejak Agustus lalu, beberapa siswa usia 12 tahun ke atas divaksin. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga telah mendorong para pelajar menjalani vaksinasi. Mengingat hal itu sebagai bentuk percepatan vaksinasi.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati belum mendapat instruksi. Masih menunggu Pemprov Jateng. Secara umum, capaian vaksinasi di Pati mencapai 27 persen. Kisaran 200 ribu warga sudah divaksin. Sedangkan total target 1 juta penduduk.


”Vaksin anak atau pelajar belum. Kalau ada program, nanti anak-anak sebagian divaksin,” ujar Bupati Pati sekaligus Ketua Satgas covid-19 Haryanto kemarin.

Baca Juga :  Dana Desa di Pati Tahun 2022 Naik Rp 700 Juta

Sampai saat ini, pihaknya fokus vaksinasi lansia. Sebab, capaiannya masih rendah. Jika sudah ada instruksi vaksinasi anak atau siswa, pihaknya akan mendorong pelaksanaannya.

Sementara itu, dewan menilai vaksinasi pelajar sangat penting. Agar tidak menimbulkan klaster PTM seperti di daerah lain.

”Saya mendorong Pemkab Pati untuk memprioritaskan vaksinasi pelajar. Agar saat PTM nanti siswa sudah divaksin. Harapannya, tidak menimbulkan persoalan (klaste, Red),” papar Muntamah, komisi D DPRD Pati.

Menurutnya, walaupun kondisi korona sudah melandai, jangan sampai PTM muncul persoalan, sehingga menjadikan kondisi Covid-19 meningkat lagi. ”Pemkab Pati seharusnya juga melaksanakan pengawasan dengan sungguh-sungguh. Bantulah sekolah yang belum bisa melengkapi syarat simulasi PTM,” harapnya. (lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pembelajaran tatap muka (PTM) tengah disimulasikan di Kabupaten Pati. Semua guru diklaim sudah divaksinasi. Namun, siswanya belum. Masih menunggu regulasi dari pusat. Namun, DPRD Pati mengimbau agar pelajar mendapat prioritas vaksinasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) tengah menyiapkan vaksinasi untuk pelajar. Sejak Agustus lalu, beberapa siswa usia 12 tahun ke atas divaksin. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga telah mendorong para pelajar menjalani vaksinasi. Mengingat hal itu sebagai bentuk percepatan vaksinasi.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati belum mendapat instruksi. Masih menunggu Pemprov Jateng. Secara umum, capaian vaksinasi di Pati mencapai 27 persen. Kisaran 200 ribu warga sudah divaksin. Sedangkan total target 1 juta penduduk.

”Vaksin anak atau pelajar belum. Kalau ada program, nanti anak-anak sebagian divaksin,” ujar Bupati Pati sekaligus Ketua Satgas covid-19 Haryanto kemarin.

Baca Juga :  Warga Pati Geruduk DPRD Wadul Dugaan Kecurangan Pengisian Perangkat Desa

Sampai saat ini, pihaknya fokus vaksinasi lansia. Sebab, capaiannya masih rendah. Jika sudah ada instruksi vaksinasi anak atau siswa, pihaknya akan mendorong pelaksanaannya.

Sementara itu, dewan menilai vaksinasi pelajar sangat penting. Agar tidak menimbulkan klaster PTM seperti di daerah lain.

”Saya mendorong Pemkab Pati untuk memprioritaskan vaksinasi pelajar. Agar saat PTM nanti siswa sudah divaksin. Harapannya, tidak menimbulkan persoalan (klaste, Red),” papar Muntamah, komisi D DPRD Pati.

Menurutnya, walaupun kondisi korona sudah melandai, jangan sampai PTM muncul persoalan, sehingga menjadikan kondisi Covid-19 meningkat lagi. ”Pemkab Pati seharusnya juga melaksanakan pengawasan dengan sungguh-sungguh. Bantulah sekolah yang belum bisa melengkapi syarat simulasi PTM,” harapnya. (lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/