alexametrics
30.8 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Digaruk Satpol PP Pati, Mbak-mbak Karaoke Disuntik Vaksin

PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati kembali menjaring 13 lady companion (LC) dan sembilan orang di salah satu karaoke di Juwana pukul 23.00 belum lama ini (24/11). Dari hasil pendataan, enam orang belum melakukan vaksinasi Covid-19. Oleh sebab itu, pihaknya membawa enam LC yang belum vaksin untuk disuntik vaksin di fasilitas kesehatan (faskes).

Kasatpol PP Pati Sugiyono mengatakan, sejumlah cafe karaoke kembali terjaring. Dari hasil razia, pihaknya mengamankan 22 orang.

Operasi tersebut dilakukan di wilayah Juwana. Pihaknya, mendata alamat orang yang terjaring razia. Hasilnya, pemandu karaoke di antaranya beralamat Wonosobo, Temanggung, dan Palembang.


”Kami jaring mereka pukul 23.00 Rabu (24/11). Ini mestinya kan tidak ada aktivitas. Karaoke tutup tapi mereka masih operasional. Sehingga diamankan dan dibina kantor kami,” imbuhnya.

Dari hasil razia, kemarin (25/11) pihaknya melakukan swab antigen di kantor setempat. ”Hasil swab negatif semua,” terang Sugiyono  saat diwawancarai kemarin (25/11).

Baca Juga :  Pasokan Solar Tersendat, Nelayan di Pati Libur Melaut

Selain swab antigen, pihaknya juga mendata para LC. Ini untuk mendata berapa yang sudah divaksinasi Covid-19 dari 22 orang tersebut. Pihaknya berkoorndinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk memfasilitasi vaksinasi.

”Data yang kami peroleh, ada enam orang yang belum divaksin. Karena itu, mereka kami fasilitasi vaksinasi di Graha Dipo. Ini bagian dari mendukung pemerintah terkait dengan vaksinasi di kabupaten Pati,” paparnya.

Sugiyono menuturkan, dari razia tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi fisik hingga denda kepada pelanggar. Mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. ”Total denda yang diperoleh Rp 26 Juta. Hasil denda kami setorkan ke kas daerah,” pungkasnya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati kembali menjaring 13 lady companion (LC) dan sembilan orang di salah satu karaoke di Juwana pukul 23.00 belum lama ini (24/11). Dari hasil pendataan, enam orang belum melakukan vaksinasi Covid-19. Oleh sebab itu, pihaknya membawa enam LC yang belum vaksin untuk disuntik vaksin di fasilitas kesehatan (faskes).

Kasatpol PP Pati Sugiyono mengatakan, sejumlah cafe karaoke kembali terjaring. Dari hasil razia, pihaknya mengamankan 22 orang.

Operasi tersebut dilakukan di wilayah Juwana. Pihaknya, mendata alamat orang yang terjaring razia. Hasilnya, pemandu karaoke di antaranya beralamat Wonosobo, Temanggung, dan Palembang.

”Kami jaring mereka pukul 23.00 Rabu (24/11). Ini mestinya kan tidak ada aktivitas. Karaoke tutup tapi mereka masih operasional. Sehingga diamankan dan dibina kantor kami,” imbuhnya.

Dari hasil razia, kemarin (25/11) pihaknya melakukan swab antigen di kantor setempat. ”Hasil swab negatif semua,” terang Sugiyono  saat diwawancarai kemarin (25/11).

Baca Juga :  Vaksinasi Pati Belum Capai 70 Persen, Anak Belum Bisa Disuntik

Selain swab antigen, pihaknya juga mendata para LC. Ini untuk mendata berapa yang sudah divaksinasi Covid-19 dari 22 orang tersebut. Pihaknya berkoorndinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk memfasilitasi vaksinasi.

”Data yang kami peroleh, ada enam orang yang belum divaksin. Karena itu, mereka kami fasilitasi vaksinasi di Graha Dipo. Ini bagian dari mendukung pemerintah terkait dengan vaksinasi di kabupaten Pati,” paparnya.

Sugiyono menuturkan, dari razia tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi fisik hingga denda kepada pelanggar. Mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. ”Total denda yang diperoleh Rp 26 Juta. Hasil denda kami setorkan ke kas daerah,” pungkasnya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/