alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Perbaikan Jalan, Pantura Pati Alami Kemacetan hingga 5 Km

PATI – Jalur pantura yang melewati Batangan, Pati, mengalami kemacetan kisaran lima kilometer. Kemacetan mulai Desa Ketitang hingga Lengkong, Batangan. Penyebabnya ada proyek perbaikan jalan di sana.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, pengguna jalan terlihat terjebak macet di sebelah Utara PT HWI Batangan 2 turut Desa Ketitang, Batangan pada Sabtu (25/6) Pukul 10.00.
Lajur sebelah kiri dari arah Pati (utara), kendaran tersendat. Sedangkan di kanan salan (selatan) laju kendaraan padat merayap.

Kondisi kemacetan diperparah kondisi bahu jalan rusak parah. Kondisinya pun berbatu dan berlumpur.  Kemacetan terjadi sampai titik perbaikan jalan di Desa Lengkong, Batangan, Pati. Panjang kemacetan bahkan sampai 5 Km lebih.


Sedangkan dari timur Batang menuju barat atau ke Pati juga terjadi kemacetan. Antrean kendaraan terjadi di titik perbaikan jalan.

Berdasarkan pantauan, kemacetan disinyalir adanya perbaikan jalan di Desa Lengkong, Batangan. Sebab, di titik lokasi, hanya disediakan satu lajur kendaraan saja. Tepatnya di sebelah Utara SPBU Batangan.

Truk, bus, kendaraan pribadi, dan motor terlihat mengantre. Mereka bergantian melintasi area perbaikan jalan itu.

Salah satu pengguna motor Afifa mengaku terpaksa melintas bahu jalan karena kendaraan berat tersendat. Dia mengaku menyayangkan kondisi bahu jalan yang rusak dan berlumpur.

Baca Juga :  Pemkab Pati Siapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak dan Ibu Hamil

”Macet dari Ngerang (Desa Trimulyo, Red) itu sampai arah Batangan. Bahu jalan juga rusak parah, akhirnya macet lama,” katanya.

Terpisah Kabid Preservasi I pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Tengah Iqbal Tamher mengatakan pekerjaan perbaikan jalan ini setelah sempat ditunda karena arus mudik Lebaran lalu. Kemudian dilanjut pada 17 Juni lalu.

Pekerjaan perbaikan jalan ini dilakukan secara bertahap. Yakni dikerjakan per 100 meter dahulu. Pekerjaan yang dilakukan perbaikan sisi selatan jalan.

Pekerjaan pembongkaran rigid beton sampai pengecoran kembali ada beberapa item pekerjaan. Mulai pembongkaran rigid rusak dan lantai kerja. Galian pekerjaan berbutir dan kembali, pengecoran lantai kerja dan pengecoran rigid.

”Pelaksanaan pekerjaan dimulai dengan pembongkaran dan pengecoran kembali sepanjang per 100 meter (pekerjaan pembongkaran dan pengecoran selesai). Lalu akan pindah ke lokasi sebelahnya dan sampai seterusnya. Dimulai 17 Juni dan direncanakan akan selesai 14 November,” tandasnya. (adr/zen)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Jalur pantura yang melewati Batangan, Pati, mengalami kemacetan kisaran lima kilometer. Kemacetan mulai Desa Ketitang hingga Lengkong, Batangan. Penyebabnya ada proyek perbaikan jalan di sana.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, pengguna jalan terlihat terjebak macet di sebelah Utara PT HWI Batangan 2 turut Desa Ketitang, Batangan pada Sabtu (25/6) Pukul 10.00.
Lajur sebelah kiri dari arah Pati (utara), kendaran tersendat. Sedangkan di kanan salan (selatan) laju kendaraan padat merayap.

Kondisi kemacetan diperparah kondisi bahu jalan rusak parah. Kondisinya pun berbatu dan berlumpur.  Kemacetan terjadi sampai titik perbaikan jalan di Desa Lengkong, Batangan, Pati. Panjang kemacetan bahkan sampai 5 Km lebih.

Sedangkan dari timur Batang menuju barat atau ke Pati juga terjadi kemacetan. Antrean kendaraan terjadi di titik perbaikan jalan.

Berdasarkan pantauan, kemacetan disinyalir adanya perbaikan jalan di Desa Lengkong, Batangan. Sebab, di titik lokasi, hanya disediakan satu lajur kendaraan saja. Tepatnya di sebelah Utara SPBU Batangan.

Truk, bus, kendaraan pribadi, dan motor terlihat mengantre. Mereka bergantian melintasi area perbaikan jalan itu.

Salah satu pengguna motor Afifa mengaku terpaksa melintas bahu jalan karena kendaraan berat tersendat. Dia mengaku menyayangkan kondisi bahu jalan yang rusak dan berlumpur.

Baca Juga :  Gara-Gara Sengketa Tanah Sekolah, Kepala SD N 2 Dukuhseti Pati Akhirnya Dimutasi

”Macet dari Ngerang (Desa Trimulyo, Red) itu sampai arah Batangan. Bahu jalan juga rusak parah, akhirnya macet lama,” katanya.

Terpisah Kabid Preservasi I pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Tengah Iqbal Tamher mengatakan pekerjaan perbaikan jalan ini setelah sempat ditunda karena arus mudik Lebaran lalu. Kemudian dilanjut pada 17 Juni lalu.

Pekerjaan perbaikan jalan ini dilakukan secara bertahap. Yakni dikerjakan per 100 meter dahulu. Pekerjaan yang dilakukan perbaikan sisi selatan jalan.

Pekerjaan pembongkaran rigid beton sampai pengecoran kembali ada beberapa item pekerjaan. Mulai pembongkaran rigid rusak dan lantai kerja. Galian pekerjaan berbutir dan kembali, pengecoran lantai kerja dan pengecoran rigid.

”Pelaksanaan pekerjaan dimulai dengan pembongkaran dan pengecoran kembali sepanjang per 100 meter (pekerjaan pembongkaran dan pengecoran selesai). Lalu akan pindah ke lokasi sebelahnya dan sampai seterusnya. Dimulai 17 Juni dan direncanakan akan selesai 14 November,” tandasnya. (adr/zen)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/