25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Cegah Kasus Stunting, Pemkab Pati Gerakkan Program Bapak Asuh

PATI – Pemkab Pati terus berupaya mencegah kasus stunting. Kali ini, pihaknya menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jateng.

”Kami mulai melakukan percepatan-percepatan serta langkah hingga ke kelurahan- kelurahan atau desa. Ini demi penanganan kasus stunting di Kabupaten Pati. Bahkan beberapa waktu lalu, kami sudah mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting di Pati yang mana donasi yang terkumpul mencapai 209 juta rupiah untuk penanganan,” jelasnya.

Henggar berharap ke depan, program Bapak Asuh Anak Stunting ini semakin berkembang sebagai langkah percepatan dalam penanganan kasus stunting di Pati.


”Semua itu dapat terwujud dengan adanya komitmen bersama. Mulai dari pemerintah di tingkat kabupaten, OPD maupun pihak-pihak pemangku kepentingan yang lain,” tukasnya.

Pihaknya menggelar Promosi dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) program percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja, institusi masyarakat pedesaan/perkotaan (MP) di Provinsi Jateng, kemarin (21/11). TP PKK tingkat kabupaten-kecamatan, OPD, dan stakeholder terkait hadir di acara yang digelar di Pendapa Pati itu.

Baca Juga :  Terendam Banjir, Petani Tambak di Pati Rugi Ratusan Juta

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyampaikan, penurunan angka kasus stunting merupakan salah satu program yang diamanahkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dia diberikan misi tersebut saat dirinya dilantik pada Agustus lalu.

”Awalnya saya kurang paham ciri stunting itu seperti apa. Namun setelah sekian kali pada acara saya menjadi paham. Selain itu, setelah saya dilantik dan Pak Ganjar datang ke Pati, beliau kembali mengingatkan untuk menangani kasus stunting di Pati,” imbuhnya.

Henggar pun menyebut, sampai detik ini, pemerintah mulai berbenah kaitannya dengan penanganan kasus stunting. Semua pihak bisa bersinergi bersama dalam penurunan kasus stunting ini. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pemkab Pati terus berupaya mencegah kasus stunting. Kali ini, pihaknya menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jateng.

”Kami mulai melakukan percepatan-percepatan serta langkah hingga ke kelurahan- kelurahan atau desa. Ini demi penanganan kasus stunting di Kabupaten Pati. Bahkan beberapa waktu lalu, kami sudah mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting di Pati yang mana donasi yang terkumpul mencapai 209 juta rupiah untuk penanganan,” jelasnya.

Henggar berharap ke depan, program Bapak Asuh Anak Stunting ini semakin berkembang sebagai langkah percepatan dalam penanganan kasus stunting di Pati.

”Semua itu dapat terwujud dengan adanya komitmen bersama. Mulai dari pemerintah di tingkat kabupaten, OPD maupun pihak-pihak pemangku kepentingan yang lain,” tukasnya.

Pihaknya menggelar Promosi dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) program percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja, institusi masyarakat pedesaan/perkotaan (MP) di Provinsi Jateng, kemarin (21/11). TP PKK tingkat kabupaten-kecamatan, OPD, dan stakeholder terkait hadir di acara yang digelar di Pendapa Pati itu.

Baca Juga :  Anggota Klub Askab PSSI Pati Terus Bertambah

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyampaikan, penurunan angka kasus stunting merupakan salah satu program yang diamanahkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dia diberikan misi tersebut saat dirinya dilantik pada Agustus lalu.

”Awalnya saya kurang paham ciri stunting itu seperti apa. Namun setelah sekian kali pada acara saya menjadi paham. Selain itu, setelah saya dilantik dan Pak Ganjar datang ke Pati, beliau kembali mengingatkan untuk menangani kasus stunting di Pati,” imbuhnya.

Henggar pun menyebut, sampai detik ini, pemerintah mulai berbenah kaitannya dengan penanganan kasus stunting. Semua pihak bisa bersinergi bersama dalam penurunan kasus stunting ini. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/