alexametrics
30.4 C
Kudus
Monday, June 6, 2022

Usai Kebakaran, Pembongkaran Jembatan Juwana Dipercepat

PATI – Pasca kebakaran, jembatan baru Juwana diusulkan segera dibongkar. Karena kondisi jembatan itu dinilai tak layak. Kebakaran juga menjadi menyebabkan kontruksi rapuh. Sebenarnya, jembatan baru Juwana ini rencananya dibongkar bulan ini. Namun, rencananya itu diundur lantaran Pemkab dan Polres Pati belum mengizinkan.

Baca Juga : BREAKING NEWS! Jembatan Juwana Terbakar, Imbas Kebakaran Lima Rumah di Bawah Jembatan

Diberitakan sebelumnya kebakaran rumah semi permanen terjadi di bawah jembatan baru Juwana di Desa Doropayung, Juwana, terjadi Minggu (22/5) dini hari. Akibatnya, besi-besi di bawah jembatan melengkung. Sepuluh bangunan liar di bawah jembatan baru Juwana ludes.


Rencana pembongkaran jembatan itu dijadwalkan pada 4 Juli. Namun, karena kondisi jembatan yang melengkung akibat terbakar maka akan dipercepat pembongkarannya.

”Pembongkaran sebenarnya kan tanggal 4 Juli. Dengan kejadian ini mungkin dipercepat pembongkaran. Jadi langsung ditutup saja. Jadi dialihkan jalur ke sebelah jembatan selatan dengan diberlakukan contra flow,” terang Koordinator kontruksi PT Bukaka Teknik Utama, Jakarta Jasmin,saat meninjau kondisi jembatan Senin (23/5).

Meski demikian, usulan ini perlu persetujuan Bupati Pati Haryanto, Dishub Kabupaten Pati, dan Polres Pati. Ia pun berharap izin segera diterbitkan sehingga pembangunan jembatan dapat segera dilakukan.

Baca Juga :  Anak SD Terpaksa Bolos Sekolah Demi Tolak Pembongkaran Lokalisasi LI Pati

”Tanggal tutup total jalan mungkin pekan depan. Selanjutnya, tergantung dari izin Polres, Dishub dan Bupati nanti bagaiman. Pembongkaran kan perlu izin wilayah. Kami selesaikan administrasi di situ,” paparnya.

Ia memprediksi pembongkaran memerlukan waktu satu bulan. Maka dari itu pihaknya memerlukan bantuan Dishub Pati dan Satlantas Polres Pati agar tidak terjadi kemacetan yang panjang ketika ada pembongkaran jembatan ini.

”Pembongkaran total sekitar sebulan baru selesai. Kami perlu menata pengalihan arus lalu lintas. Pengecekan kondisi di sini juga (dari Dishub dan Polres, Red),” tandasnya.

Koordinator Penggantian Jembatan CH Jateng Fatoni menuturkan saat ini pihaknya telah mengupayakan permintaan pihak Pemkab Pati, yaitu memperbaiki jalur alternatif untuk meminimalisasi kemacetan.

”Jalannya alternatif diperbaiki. Aspal dan beton yang rusak ditambal. Ini sudah mulai persiapan perbaikan jalan di sana. Lalu, railing jembatan lama yang sudah rapuh juga akan diganti. Jadi pada intinya kami meminimalisasi kemacetan. Setelah perbaikan tersebut, akan dirapatkan lagi,” paparnya.






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pasca kebakaran, jembatan baru Juwana diusulkan segera dibongkar. Karena kondisi jembatan itu dinilai tak layak. Kebakaran juga menjadi menyebabkan kontruksi rapuh. Sebenarnya, jembatan baru Juwana ini rencananya dibongkar bulan ini. Namun, rencananya itu diundur lantaran Pemkab dan Polres Pati belum mengizinkan.

Baca Juga : BREAKING NEWS! Jembatan Juwana Terbakar, Imbas Kebakaran Lima Rumah di Bawah Jembatan

Diberitakan sebelumnya kebakaran rumah semi permanen terjadi di bawah jembatan baru Juwana di Desa Doropayung, Juwana, terjadi Minggu (22/5) dini hari. Akibatnya, besi-besi di bawah jembatan melengkung. Sepuluh bangunan liar di bawah jembatan baru Juwana ludes.

Rencana pembongkaran jembatan itu dijadwalkan pada 4 Juli. Namun, karena kondisi jembatan yang melengkung akibat terbakar maka akan dipercepat pembongkarannya.

”Pembongkaran sebenarnya kan tanggal 4 Juli. Dengan kejadian ini mungkin dipercepat pembongkaran. Jadi langsung ditutup saja. Jadi dialihkan jalur ke sebelah jembatan selatan dengan diberlakukan contra flow,” terang Koordinator kontruksi PT Bukaka Teknik Utama, Jakarta Jasmin,saat meninjau kondisi jembatan Senin (23/5).

Meski demikian, usulan ini perlu persetujuan Bupati Pati Haryanto, Dishub Kabupaten Pati, dan Polres Pati. Ia pun berharap izin segera diterbitkan sehingga pembangunan jembatan dapat segera dilakukan.

Baca Juga :  Dana Desa di Pati Tahun 2022 Naik Rp 700 Juta

”Tanggal tutup total jalan mungkin pekan depan. Selanjutnya, tergantung dari izin Polres, Dishub dan Bupati nanti bagaiman. Pembongkaran kan perlu izin wilayah. Kami selesaikan administrasi di situ,” paparnya.

Ia memprediksi pembongkaran memerlukan waktu satu bulan. Maka dari itu pihaknya memerlukan bantuan Dishub Pati dan Satlantas Polres Pati agar tidak terjadi kemacetan yang panjang ketika ada pembongkaran jembatan ini.

”Pembongkaran total sekitar sebulan baru selesai. Kami perlu menata pengalihan arus lalu lintas. Pengecekan kondisi di sini juga (dari Dishub dan Polres, Red),” tandasnya.

Koordinator Penggantian Jembatan CH Jateng Fatoni menuturkan saat ini pihaknya telah mengupayakan permintaan pihak Pemkab Pati, yaitu memperbaiki jalur alternatif untuk meminimalisasi kemacetan.

”Jalannya alternatif diperbaiki. Aspal dan beton yang rusak ditambal. Ini sudah mulai persiapan perbaikan jalan di sana. Lalu, railing jembatan lama yang sudah rapuh juga akan diganti. Jadi pada intinya kami meminimalisasi kemacetan. Setelah perbaikan tersebut, akan dirapatkan lagi,” paparnya.






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/