alexametrics
29 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Atasi Kelangkaan, Pemkab Pati Butuh 2.000 Liter Minyak Goreng

PATI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyediakan ribuan minyak goreng (migor) bersubsidi di Alun-alun Kambangjoyo pada Rabu (23/2). Ribuan warga pun menyerbu untuk mendapatkan minyak goreng murah ini. Langkah ini bagian dari operasi pasar. Pihaknya, menyikapi langkanya minyak goreng subsidi di Pati.

Meski demikian, diperkirakan Pemkab Pati masih membutuhkan sekitar 2.000 liter untuk mengatasi kelangkaan migor ini. Ribuan liter itu bakal didatangkan dari Bulog.

”Kami memperkirakan perlunya tambahan minyak goreng. Dari Bulog sekitar 2.000 liter dengan kemasan premium,” kata Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso.


Masyarakat Kabupaten Pati terlihat memenuhi Alun-alun Kembang Joyo kemarin. Mereka antre minyak goreng kemasan di sebelah pintu keluar alun-alun tersebut. Pihak Disdagperin menggunakan mobil pick up untuk membagikan minyak murah ini.

”Kami melayani masyarakat yang ingin membeli minyak goreng dengan kemasan sederhana seharga Rp 13.500 per liter,” katanya.

Minyak goreng yang dijual di alun-alun ini, pihaknya menyiapkan 4.000 liter dalam kemasan. Tiap warga dijatah maksimal membeli dua liter minyak goreng.

Baca Juga :  Pati Turun Level, Kantor Pelayanan Publik Mulai Dibuka

Hadi mengaku, pihaknya sudah tiga kali ini menggelar acara serupa. Dua operasi pasar sebelumnya digelar pada Januari lalu di Pasar Puri Baru.

Adanya pasar ini, warga pun terlihat antusias. Pembeli yang sedang antre Desi mengaku, tak lama antre untuk mendapatkan minyak goreng murah ini.

”Jam delapan antre. Setengah sembilan sudah dapat minyak goreng. Lumayan dengan adanya ini. Soalnya murah. Biasanya saya beli di warung Rp 15 ribu per liter. Ini Rp 13.500,” papar warga Pati Kota ini.

Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sebenarnya sudah ditentukan dalam Permendag Nomor 6 Tahun 2022. Di mana harga minyak goreng curah Rp 11.500, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 dan, kemasan premium Rp 14 ribu per liter. Sayangnya, harga minyak goreng di pasaran masih lebih tinggi dibandingkan HET itu. Harganya kisaran Rp 20 ribu. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyediakan ribuan minyak goreng (migor) bersubsidi di Alun-alun Kambangjoyo pada Rabu (23/2). Ribuan warga pun menyerbu untuk mendapatkan minyak goreng murah ini. Langkah ini bagian dari operasi pasar. Pihaknya, menyikapi langkanya minyak goreng subsidi di Pati.

Meski demikian, diperkirakan Pemkab Pati masih membutuhkan sekitar 2.000 liter untuk mengatasi kelangkaan migor ini. Ribuan liter itu bakal didatangkan dari Bulog.

”Kami memperkirakan perlunya tambahan minyak goreng. Dari Bulog sekitar 2.000 liter dengan kemasan premium,” kata Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso.

Masyarakat Kabupaten Pati terlihat memenuhi Alun-alun Kembang Joyo kemarin. Mereka antre minyak goreng kemasan di sebelah pintu keluar alun-alun tersebut. Pihak Disdagperin menggunakan mobil pick up untuk membagikan minyak murah ini.

”Kami melayani masyarakat yang ingin membeli minyak goreng dengan kemasan sederhana seharga Rp 13.500 per liter,” katanya.

Minyak goreng yang dijual di alun-alun ini, pihaknya menyiapkan 4.000 liter dalam kemasan. Tiap warga dijatah maksimal membeli dua liter minyak goreng.

Baca Juga :  Polres Pati Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Satu Juta Penduduk

Hadi mengaku, pihaknya sudah tiga kali ini menggelar acara serupa. Dua operasi pasar sebelumnya digelar pada Januari lalu di Pasar Puri Baru.

Adanya pasar ini, warga pun terlihat antusias. Pembeli yang sedang antre Desi mengaku, tak lama antre untuk mendapatkan minyak goreng murah ini.

”Jam delapan antre. Setengah sembilan sudah dapat minyak goreng. Lumayan dengan adanya ini. Soalnya murah. Biasanya saya beli di warung Rp 15 ribu per liter. Ini Rp 13.500,” papar warga Pati Kota ini.

Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sebenarnya sudah ditentukan dalam Permendag Nomor 6 Tahun 2022. Di mana harga minyak goreng curah Rp 11.500, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 dan, kemasan premium Rp 14 ribu per liter. Sayangnya, harga minyak goreng di pasaran masih lebih tinggi dibandingkan HET itu. Harganya kisaran Rp 20 ribu. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/