alexametrics
29.1 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Pasca Bencana Puting Beliung di Pati, TNI-Polri Bersih-Bersih Rumah Warga

PATI – Pasca musibah angin puting beliung Senin (21/2) lalu, aparat TNI/Polri terjun langsung untuk membantu warga membersihkan puing-puing yang masih berserakan. Hal ini seperti yang terlihat di Desa Tayu Wetan dan Tayu Kulon pagi kemarin.

“Hari ini kami giat gotong royong dalam rangka membantu warga yang terkena bencana alam angin puting beliung di wilayah Kecamatan Tayu,” jelas Kapolsek Tayu Iptu Aris Pristianto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Personel yang turun adalah anggota Polsek Tayu, dan juga Koramil 03/Tayu yang dipimpin Danramil Lettu Inf Suwoyo.


Terlihat aparat TNI/Polri ini membantu memasang genteng, membersihkan ranting pohon dan membersihkan sisa-sisa genteng yang rusak akibat disapa angin kencang sekitar pukul 13.00 kemarin.

Baca Juga :  Diperbaiki, Jalan Pantura Batangan Pati ke Rembang Mulus

Untuk diketahui bencana alam angin kencang itu dilaporkan menerjang Desa Tayu Kulon, Tayu Wetan, Keboromo, dan Sambiroto. Total ada 300-an lebih rumah yang terdampak. Rata-rata mengalami kerusakan bagian atapnya. Selain itu angin kencang ini juga menumbangkan pepohonan.

Terpisah Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, selain waspada banjir, masyarakat juga harus mewaspadai angin puting beliung. Menurut BMKG ini dampak fenomena La Nina. Selain banjir bandang, angin puting beliung harus diwaspadai.

Budi menambahkan, seharusnya dulu ada kearifan lokal masyarakat, yang saat ini bisa diterapkan kembali untuk mengurangi fatalitas bencana angin puting beliung, yakni menanam pohon bambu di batas-batas desa. (ali)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Pasca musibah angin puting beliung Senin (21/2) lalu, aparat TNI/Polri terjun langsung untuk membantu warga membersihkan puing-puing yang masih berserakan. Hal ini seperti yang terlihat di Desa Tayu Wetan dan Tayu Kulon pagi kemarin.

“Hari ini kami giat gotong royong dalam rangka membantu warga yang terkena bencana alam angin puting beliung di wilayah Kecamatan Tayu,” jelas Kapolsek Tayu Iptu Aris Pristianto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Personel yang turun adalah anggota Polsek Tayu, dan juga Koramil 03/Tayu yang dipimpin Danramil Lettu Inf Suwoyo.

Terlihat aparat TNI/Polri ini membantu memasang genteng, membersihkan ranting pohon dan membersihkan sisa-sisa genteng yang rusak akibat disapa angin kencang sekitar pukul 13.00 kemarin.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Juwana Pati Molor Lagi, Ini Penyebabnya

Untuk diketahui bencana alam angin kencang itu dilaporkan menerjang Desa Tayu Kulon, Tayu Wetan, Keboromo, dan Sambiroto. Total ada 300-an lebih rumah yang terdampak. Rata-rata mengalami kerusakan bagian atapnya. Selain itu angin kencang ini juga menumbangkan pepohonan.

Terpisah Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, selain waspada banjir, masyarakat juga harus mewaspadai angin puting beliung. Menurut BMKG ini dampak fenomena La Nina. Selain banjir bandang, angin puting beliung harus diwaspadai.

Budi menambahkan, seharusnya dulu ada kearifan lokal masyarakat, yang saat ini bisa diterapkan kembali untuk mengurangi fatalitas bencana angin puting beliung, yakni menanam pohon bambu di batas-batas desa. (ali)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/