alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Kejari Pati Masih Selidiki Penyelewengan Dana Bumdesma, Ini Tanggapan Bupati

PATI – Kasus dana penyertaan modal badan usaha milik desa bersama (Bumdesma) sejahtera masih berlanjut. Biar tak “masuk angin”, Bupati Pati Haryanto menegaskan tak akan intervensi penyidik.

Bupati Pati Haryanto berharap ada yang bertanggung jawab soal pengelolaan anggaran dana penyertaan modal badan usaha milik desa bersama (Bumdesma) sejahtera yang saat ini sudah ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati.

Ia mengaku tidak akan ikut campur soal Bumdesma. Pasalnya, pihaknya selama ini sudah berupaya untuk memfasilitasi dan pembinaan sesuai dengan ranahnya.


”Kalau masalah Bumdesma ini kan kami sudah fasilitasi. Kemudian hasil audit dari inspektorat sudah sesuaikan dengan hasil audit independen,” tegasnya.

Pihaknya tak mau ikut campur dan mengintervensi aparat penegak hukum (APH) yang tengah penyelidikan. Pihaknya hanya sebatas pembinaan kepada para kepala desa (Kades).

”Yang ditangani APH ya biar APH yang menjalankan. Mereka juga pinya kewenangan. Saya tak mau intervensi itu. Kewenangan kami hanya pembinaan,” tukasnya.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Warga Winong Pati Gelar Beragam Lomba

Dia mengaku selama ini tak pernah melakukan koordinasi dengan APH. Hanya saja harapannya, ada yang bertanggung jawab soal pengelolaan anggaran Bumdesma ini. Dana miliaran itu tidak ada kejelasan dalam pengelolaannya.

”Bumdesma itu tujuannya baik. Kalau misalnya ada yang menggunakan ya wajib mengembalikan. Tapi kalau dipakai kegiatan operasional tak laba, barang tentu mencari langkah bagaimana anggaran ini bisa mendapatkan keuntungan,” tukasnya.

Di samping itu, pihak Kejari Pati melakukan penyelidikan selama dua pekan ini. Pihaknya belum tahu berapa lama proses perkara ini nanti. Sebab, persoalan ini menyangkut banyak pihak.

”Hampir merata persoalan ini di desa-desa. Oleh sebab itu, kami butuh waktu untuk menyelesaikannya,” terang Kasi Pidsus Kejari Pati Erwin. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Kasus dana penyertaan modal badan usaha milik desa bersama (Bumdesma) sejahtera masih berlanjut. Biar tak “masuk angin”, Bupati Pati Haryanto menegaskan tak akan intervensi penyidik.

Bupati Pati Haryanto berharap ada yang bertanggung jawab soal pengelolaan anggaran dana penyertaan modal badan usaha milik desa bersama (Bumdesma) sejahtera yang saat ini sudah ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati.

Ia mengaku tidak akan ikut campur soal Bumdesma. Pasalnya, pihaknya selama ini sudah berupaya untuk memfasilitasi dan pembinaan sesuai dengan ranahnya.

”Kalau masalah Bumdesma ini kan kami sudah fasilitasi. Kemudian hasil audit dari inspektorat sudah sesuaikan dengan hasil audit independen,” tegasnya.

Pihaknya tak mau ikut campur dan mengintervensi aparat penegak hukum (APH) yang tengah penyelidikan. Pihaknya hanya sebatas pembinaan kepada para kepala desa (Kades).

”Yang ditangani APH ya biar APH yang menjalankan. Mereka juga pinya kewenangan. Saya tak mau intervensi itu. Kewenangan kami hanya pembinaan,” tukasnya.

Baca Juga :  Jawa Pos Radar Kudus Biro Pati Tempati Kantor Baru

Dia mengaku selama ini tak pernah melakukan koordinasi dengan APH. Hanya saja harapannya, ada yang bertanggung jawab soal pengelolaan anggaran Bumdesma ini. Dana miliaran itu tidak ada kejelasan dalam pengelolaannya.

”Bumdesma itu tujuannya baik. Kalau misalnya ada yang menggunakan ya wajib mengembalikan. Tapi kalau dipakai kegiatan operasional tak laba, barang tentu mencari langkah bagaimana anggaran ini bisa mendapatkan keuntungan,” tukasnya.

Di samping itu, pihak Kejari Pati melakukan penyelidikan selama dua pekan ini. Pihaknya belum tahu berapa lama proses perkara ini nanti. Sebab, persoalan ini menyangkut banyak pihak.

”Hampir merata persoalan ini di desa-desa. Oleh sebab itu, kami butuh waktu untuk menyelesaikannya,” terang Kasi Pidsus Kejari Pati Erwin. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru