alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Pemda Pati Kawal Terus Perda Pesantren

PATI – Pemerintah Daerah (Pemda) Pati akan terus mengawal mengawal adanya Perpres Dana Abadi Pesantren. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati Bambang Susilo, adanya Perpres ini sangat penting bagi kehidupan pesantren. Soalnya, selama ini memakai biaya mandiri.

”Saat ini persiapan memasukkan usulan pembentukan Perda. Targetnya 2022 sudah punya Perda ini,” katanya.

Pihaknya mengupayakan pembahasan Perda tentang pesantren di Kabupaten Pati bisa menjadi prioritas. Soalnya, di dewan sendiri juga banyak pembahasan selain dana pesantren itu.


Pengusulan pembahasan Perda di DPRD Kabupaten Pati harus melalui mekanisme. Harus melalui usulan Perda. Juga harus masuk dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda). Setelah masuk Propemperda, akan di Paripurnakan.

”Sebelum pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2022. Soalnya untuk Propemperda tahun ini sudah di-dok/ditetapkan. Oleh karena itu, harus menunggu perancanaan pembentukan Perda tahun depan. Yang akan dilakukan akhir tahun ini,” jelas Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati itu.

Baca Juga :  Pagar Gedung DPRD Pati Digodam sampai Rubuh, Ada Apa?

Keputusan Pemerintah Republik Indonesia terkait Dana Abadi Pesantren disambut baik pihaknya. Menurut Bambang, keputusan ini merupakan buah dari perjuangan anggota Fraksi PKB di DPR RI.

Terbitnya Perpres Nomor 82 tahun 2021 Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren disambut antusias di daerah. Hal ini menandai kehadiran pemerintah secara nyata terhadap lembaga pendidikan pesantren.

”Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Presiden Jokowi telah menerbitkan Perpres ini. Harapannya agar pendidikan pesantren berjalan dengan baik. Memberi kontribusi yang nyata. Dan membangun moral yang baik di Pati,” ujarnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pemerintah Daerah (Pemda) Pati akan terus mengawal mengawal adanya Perpres Dana Abadi Pesantren. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati Bambang Susilo, adanya Perpres ini sangat penting bagi kehidupan pesantren. Soalnya, selama ini memakai biaya mandiri.

”Saat ini persiapan memasukkan usulan pembentukan Perda. Targetnya 2022 sudah punya Perda ini,” katanya.

Pihaknya mengupayakan pembahasan Perda tentang pesantren di Kabupaten Pati bisa menjadi prioritas. Soalnya, di dewan sendiri juga banyak pembahasan selain dana pesantren itu.

Pengusulan pembahasan Perda di DPRD Kabupaten Pati harus melalui mekanisme. Harus melalui usulan Perda. Juga harus masuk dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda). Setelah masuk Propemperda, akan di Paripurnakan.

”Sebelum pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2022. Soalnya untuk Propemperda tahun ini sudah di-dok/ditetapkan. Oleh karena itu, harus menunggu perancanaan pembentukan Perda tahun depan. Yang akan dilakukan akhir tahun ini,” jelas Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati itu.

Baca Juga :  Sowan ke PC NU, PPP Pati Komitmen Kawal Perda Pesantren Rampung Tahun 2022

Keputusan Pemerintah Republik Indonesia terkait Dana Abadi Pesantren disambut baik pihaknya. Menurut Bambang, keputusan ini merupakan buah dari perjuangan anggota Fraksi PKB di DPR RI.

Terbitnya Perpres Nomor 82 tahun 2021 Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren disambut antusias di daerah. Hal ini menandai kehadiran pemerintah secara nyata terhadap lembaga pendidikan pesantren.

”Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Presiden Jokowi telah menerbitkan Perpres ini. Harapannya agar pendidikan pesantren berjalan dengan baik. Memberi kontribusi yang nyata. Dan membangun moral yang baik di Pati,” ujarnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/